Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menggambar dan Menceritakan Gagasan tentang Kebersihan Diri dari Kuman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menggambar dan Menceritakan Gagasan tentang Kebersihan Diri dari Kuman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menggambar dan Menceritakan Gagasan tentang Kebersihan Diri dari Kuman

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menggambar dan Menceritakan Gagasan tentang Kebersihan Diri dari Kuman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenggambar dan Menceritakan Gagasan tentang Kebersihan Diri dari Kuman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menggambar, murid dapat menggambarkan gagasan terkait ide pokok bacaan 'Awas Kuman!' tentang cara menjaga kebersihan diri dari kuman dengan baik.
  2. Melalui kegiatan berbicara berpasangan, murid dapat menceritakan gambar yang dibuatnya tentang kebiasaan hidup bersih terhindar dari kuman kepada guru dan teman dengan runtut, jelas, dan baik.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian sakit pilek? Bagaimana rasanya?
  2. Apa yang kalian lakukan agar tidak tertular penyakit dari teman?
  3. Kalau kalian mau makan buah atau jajan, apa yang kalian lakukan dulu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan kondisi murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian sakit pilek? Bagaimana rasanya?' dan 'Apa yang kalian lakukan agar tidak tertular penyakit dari teman?' Beri kesempatan 2–3 anak menjawab.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menunjukkan gambar sederhana dua situasi (anak mencuci tangan vs. anak tidak mencuci tangan) dan bertanya, 'Gambar mana yang menurut kalian benar? Mengapa?' Guru mencatat respons untuk memahami pengetahuan awal murid tentang kebersihan diri.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan menggambar cara menjaga tubuh kita dari kuman, lalu menceritakannya kepada teman.'
  • Guru mengajak murid mengingat kembali isi cerita 'Awas Kuman!' dengan pertanyaan singkat: 'Siapa yang ingat, apa yang dilakukan teman-teman Dilo agar tidak tertular kuman?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menutup mata sejenak dan membayangkan cerita 'Awas Kuman!': 'Bayangkan kuman Dilo yang bersin-bersin. Apa yang kamu rasakan kalau tertular pilek?' (Berkesadaran)
  • Guru membacakan ulang secara singkat tiga ide pokok dari cerita 'Awas Kuman!': (1) kuman bisa menular lewat bersin, (2) mencuci buah sebelum dimakan, (3) mencuci tangan agar terhindar dari kuman. Murid menyimak dengan saksama.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman lisan kepada kelas: 'Apa yang terjadi kalau kita tidak cuci tangan sebelum makan?' dan 'Cara apa saja yang bisa kita lakukan agar tidak kena kuman?' (Bermakna — mengaitkan isi bacaan dengan kehidupan nyata murid)
  • Murid diberi kesempatan menjawab secara bergantian. Guru memandu dengan pertanyaan lanjutan bila jawaban masih singkat.
  • Guru menjelaskan tugas menggambar: 'Sekarang kita akan menggambar satu cara menjaga kebersihan diri dari kuman. Bisa menggambar cuci tangan, cuci buah, atau cara lain yang kalian tahu. Gambar boleh bebas, yang penting menunjukkan cara menjaga kebersihan diri.'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan kertas gambar dan alat mewarnai (krayon/pensil warna) kepada setiap murid.
  • Murid secara mandiri menggambar satu gagasan tentang cara menjaga kebersihan diri dari kuman berdasarkan ide pokok cerita 'Awas Kuman!'. (Kemandirian — DPL-6; Kreativitas — DPL-4)
  • Guru berkeliling kelas, memberikan dorongan positif, dan membantu murid yang kesulitan menentukan ide dengan pertanyaan pancingan: 'Tadi di cerita, Dilo teman-temannya melakukan apa? Coba gambar itu!'
  • Setelah gambar selesai, guru meminta murid menuliskan atau mendikte satu kalimat sederhana di bawah gambar mereka sebagai keterangan, misalnya 'Aku cuci tangan.' (bagi yang sudah bisa menulis) atau guru yang menuliskan kalimat dikte murid (bagi yang belum bisa menulis). (Bermakna — menghubungkan gambar dengan makna verbal)
  • Asesmen proses (observasi): Guru mengamati apakah gambar mencerminkan ide pokok bacaan dan mencatat murid yang perlu pendampingan tambahan.
  • Guru memandu kegiatan berbicara berpasangan: 'Sekarang tunjukkan gambar kalian kepada teman di sebelah dan ceritakan: Ini gambar apa? Mengapa kamu menggambar ini?' (Menggembirakan — suasana berbagi yang menyenangkan; Komunikasi — DPL-8; Kolaborasi — DPL-5)
  • Setiap murid mendapat giliran bercerita kepada pasangannya selama ±1–2 menit.
  • Guru memilih 3–4 pasangan secara acak (atau sukarela) untuk menceritakan gambarnya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan membantu murid bercerita lebih runtut bila diperlukan dengan pertanyaan: 'Lalu, apa yang terjadi setelah itu?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar kecil (atau tetap di tempat duduk) dan bertanya: 'Dari gambar yang kalian buat hari ini, kebiasaan apa yang paling ingin kalian lakukan mulai sekarang di rumah?' (Berkesadaran — menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata)
  • Murid diberi kesempatan menjawab secara bergantian. Guru mencatat dan merespons tiap jawaban dengan hangat.
  • Guru memandu murid melakukan penilaian diri sederhana dengan bertanya: 'Apakah kamu sudah bisa menceritakan gambarmu dengan jelas kepada teman? Angkat jempol kalau sudah bisa, angkat telapak tangan kalau masih perlu berlatih.' (Assessment as learning — penilaian diri)
  • Guru meminta murid memberikan bintang (stiker/gambar bintang) pada gambar milik teman pasangan mereka sebagai bentuk apresiasi: 'Berikan bintang untuk temanmu kalau kamu suka ceritanya!' (Penilaian sejawat sederhana; Kolaborasi — DPL-5)
  • Guru merangkum pembelajaran: 'Kalian sudah menggambar dan menceritakan cara menjaga tubuh dari kuman. Itu artinya kalian sudah merawat kesehatan diri kalian dengan cara yang kreatif!'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Apa saja cara menjaga kebersihan diri dari kuman yang kalian gambar hari ini?' (2–3 anak menjawab)
  • Asesmen akhir (sumatif lisan): Guru memilih 4–5 murid secara acak dan meminta masing-masing menceritakan gambarnya dalam 2–3 kalimat. Guru mengisi rubrik penilaian selama kegiatan ini berlangsung.
  • Guru memberikan pesan kesehatan singkat: 'Mulai hari ini, jangan lupa cuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet ya!'
  • Guru mengumpulkan hasil gambar murid sebagai portofolio.
  • Murid berdoa bersama dan guru menutup pelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum memahami ide pokok bacaan, guru menyediakan kartu gambar bergambar langkah-langkah cuci tangan dan mencuci buah sebagai referensi visual saat menggambar. Bagi murid yang sudah sangat memahami, guru meminta mereka menggambar lebih dari satu cara menjaga kebersihan diri.
  • Proses: Bagi murid yang kesulitan menggambar sendiri, guru mendampingi dengan memberikan sketsa garis besar yang bisa diwarnai dan dilengkapi. Bagi murid yang cepat selesai menggambar, guru mendorong mereka untuk menambahkan detail gambar dan menulis keterangan lebih lengkap, atau melatih cerita mereka dengan pasangan yang berbeda.
  • Produk: Murid yang belum lancar berbicara dapat menunjuk bagian gambar sambil menjawab pertanyaan guru dengan kata-kata pendek. Murid yang sudah lancar berbicara didorong untuk menceritakan gambarnya dalam 3–5 kalimat yang runtut tanpa bantuan pertanyaan dari guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar situasi (anak mencuci tangan vs. anak tidak mencuci tangan) dan bertanya: 'Gambar mana yang benar? Mengapa?' Respons murid dicatat guru untuk mengetahui pemahaman awal tentang kebersihan diri dan membantu penyesuaian scaffolding selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat murid menggambar: guru mencatat nama murid yang gambarnya belum sesuai tema kebersihan diri dan memberikan bimbingan langsung.
  • Mendengarkan kegiatan berbicara berpasangan: guru mencatat murid yang belum mampu bercerita dan akan diprioritaskan mendapat giliran presentasi dengan panduan pertanyaan.
  • Pertanyaan lisan oleh guru selama tahap Memahami untuk mengukur pemahaman isi bacaan secara real-time.

Akhir:

  • Presentasi lisan individual: 4–5 murid terpilih menceritakan gambarnya di depan kelas atau kepada guru dalam 2–3 kalimat. Dinilai menggunakan rubrik aspek kesesuaian gambar dan kelancaran bercerita.
  • Pengumpulan portofolio gambar sebagai bukti fisik capaian TP 1.3.8.1.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid menggambar: apakah gambar mencerminkan ide pokok bacaan 'Awas Kuman!' tentang cara menjaga kebersihan diri dari kuman.
  • Pengamatan saat kegiatan berbicara berpasangan: apakah murid mampu menceritakan gambarnya kepada teman dengan bahasa yang dapat dipahami.
  • Penilaian diri murid (tunjuk jempol/telapak tangan) untuk mengukur kepercayaan diri dalam bercerita.
  • Penilaian sejawat sederhana melalui pemberian stiker bintang pada gambar teman.

Sumatif:

  • Guru memilih 4–5 murid secara acak di akhir pembelajaran untuk menceritakan gambarnya dalam 2–3 kalimat. Penilaian menggunakan rubrik 4 level pada aspek kesesuaian gambar dengan ide pokok bacaan dan kemampuan bercerita secara runtut dan jelas.
  • Portofolio gambar murid dikumpulkan sebagai bukti capaian TP 1.3.8.1 (menggambar gagasan terkait ide pokok bacaan).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menggambar Gagasan Kebersihan Diri (TP 1.3.8.1)Gambar tidak menunjukkan gagasan tentang kebersihan diri dari kuman, atau murid belum dapat menyelesaikan gambar meskipun dengan bimbingan penuh.Gambar menunjukkan gagasan kebersihan diri namun belum jelas kaitannya dengan ide pokok bacaan 'Awas Kuman!', dan memerlukan bimbingan guru untuk menyelesaikannya.Gambar menunjukkan satu cara menjaga kebersihan diri yang sesuai dengan ide pokok bacaan 'Awas Kuman!' (misalnya cuci tangan atau cuci buah) dengan cukup jelas.Gambar menunjukkan satu atau lebih cara menjaga kebersihan diri yang sesuai dengan ide pokok bacaan 'Awas Kuman!' secara jelas dan detail, disertai keterangan gambar secara mandiri.
Bercerita tentang Gambar (TP 1.3.8.2)Murid belum dapat menceritakan gambarnya meskipun telah diberi pertanyaan pancingan oleh guru.Murid dapat menceritakan gambarnya dengan sangat singkat (1 kata atau 1 frasa pendek) dan masih memerlukan banyak pertanyaan bantu dari guru.Murid dapat menceritakan gambarnya dalam 1–2 kalimat yang dapat dipahami, dengan atau tanpa pertanyaan pancingan dari guru.Murid dapat menceritakan gambarnya dalam 3 kalimat atau lebih secara runtut dan jelas tanpa bantuan pertanyaan dari guru, dan mampu menjawab pertanyaan teman atau guru dengan tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menggambar gagasan yang relevan dengan ide pokok bacaan 'Awas Kuman!'? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu untuk kegiatan menggambar dan berbicara berpasangan sudah seimbang dan cukup bagi murid?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif membantu murid yang kesulitan hari ini?
  • Apakah kegiatan berbicara berpasangan cukup memfasilitasi semua murid untuk berlatih bercerita, atau perlu format lain di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu gambar hari ini? Kenapa kamu memilih gambar itu?
  • Apakah kamu sudah bisa menceritakan gambarmu kepada teman? Bagian mana yang terasa sulit?
  • Satu kebiasaan bersih apa yang akan kamu lakukan di rumah setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' untuk SD/MI Kelas 1 (Edisi Revisi), Penulis: Sofie Dewayani, Kemdikbudristek 2023 — Bab 3 'Awas Kuman!' halaman 58–66
  2. Panduan Guru: Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' untuk SD/MI Kelas 1 (Edisi Revisi) — Bab 3, halaman 96–116
  3. Kertas gambar ukuran A4 (1 lembar per murid)
  4. Krayon atau pensil warna
  5. Kartu gambar visual langkah-langkah cuci tangan dan cuci buah (untuk diferensiasi — disiapkan guru)
  6. Stiker bintang atau gambar bintang untuk kegiatan penilaian sejawat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.