LKPDPertemuan 23Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Pembagian Peran dan Mitra Kerja dalam Projek Kolaboratif Pendekatan Pemberdayaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Merancang Pembagian Peran dan Mitra Kerja dalam Projek Kolaboratif Pendekatan Pemberdayaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Pembagian Peran dan Mitra Kerja dalam Projek Kolaboratif Pendekatan Pemberdayaan

Sosiologi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 23

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merancang Pembagian Peran dan Mitra Kerja dalam Projek Kolaboratif Pendekatan Pemberdayaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerancang Pembagian Peran dan Mitra Kerja dalam Projek Kolaboratif Pendekatan Pemberdayaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang projek kolaboratif yang solutif dalam pendekatan pemberdayaan untuk membangun masyarakat yang harmonis

PETUNJUK UMUM

  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 4-5 murid secara kolaboratif.
  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama dan gunakan panduan rancangan yang tersedia.
  • Fokuskan rancangan pada pembagian peran internal dan pemetaan mitra eksternal dalam kerangka projek pemberdayaan masyarakat.
  • Diskusikan secara aktif dan pastikan setiap anggota kelompok berkontribusi dalam pengisian lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Gagasan Solutif Projek Kolaboratif Berbasis Pemberdayaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sosiologi Kelas XI
  • Kertas plano/lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Identifikasi satu fokus isu harmoni sosial di lingkungan sekitar (misalnya kesenjangan sosial-ekonomi antarkelompok warga, integrasi pemuda pendatang dan warga lokal, atau pemanfaatan ruang publik bersama).
  2. Rancang gagasan projek kolaboratif yang mengedepankan pendekatan pemberdayaan (bukan bantuan amal pasif, melainkan membangun kemandirian dan partisipasi warga).
  3. Tuliskan nama projek, sasaran komunitas, tujuan pemberdayaan, dan bentuk kegiatan kolaboratif yang dirancang pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Rumuskan rancangan dasar projek kolaboratif kelompokmu: (a) Nama Projek, (b) Komunitas Sasaran, (c) Tujuan Pemberdayaan dalam membangun harmoni sosial, dan (d) Bentuk Kegiatan Utama.

Format isian uraian terstruktur: 1) Nama Projek: [Tuliskan nama], 2) Komunitas Sasaran: [Sebutkan kelompok warga], 3) Tujuan Pemberdayaan: [Deskripsikan target harmoni & kemandirian], 4) Bentuk Kegiatan Utama: [Tuliskan 1-2 kegiatan kolaboratif].

Kegiatan 2: Merancang Struktur Pembagian Peran Internal Tim Projek

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel pembagian peran
  • Pena/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bagi peran anggota kelompok secara adil, jelas, dan saling melengkapi agar pelaksanaan projek kolaboratif berjalan efektif.
  2. Tetapkan divisi/posisi kerja (misalnya: Koordinator Pelaksana, Divisi Humas & Hubungan Komunitas, Divisi Logistik/Operasional, Divisi Dokumentasi & Pelaporan).
  3. Rancang deskripsi tugas operasional dan target luaran untuk setiap peran dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Susun rancangan pembagian peran tim internal ke dalam tabel 4 kolom:

  1. Nama Anggota & Peran/Posisi,
  2. Tanggung Jawab Operasional,
  3. Keterampilan/Kekuatan Pendukung, dan
  4. Target Luaran Kerja.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom dengan minimal 4 baris: Kolom 1 (Nama & Posisi/Peran), Kolom 2 (Tanggung Jawab Operasional), Kolom 3 (Keterampilan Pendukung), Kolom 4 (Target Luaran Kerja).

Kegiatan 3: Merancang Pemetaan Mitra Kerja Kolaboratif dan Penutup

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja matriks kemitraan
  • Buku catatan
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Identifikasi pihak-pihak eksternal yang relevan untuk diajak bermitra dalam projek pemberdayaan harmoni sosial (misalnya: Pengurus RT/RW, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Komunitas Peduli Lingkungan, atau UMKM lokal).
  2. Rancang strategi kemitraan: peran mitra, kontribusi mutual (saling menguntungkan), dan bentuk koordinasi kerja sama.
  3. Simulasikan dan diskusikan dalam kelompok langkah pengikatan komitmen awal dengan mitra kerja tersebut.
  4. Selesaikan pengisian rancangan, lakukan refleksi bersama, dan ikuti sesi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel rancangan pemetaan mitra kerja: sebutkan minimal 2 pihak mitra eksternal, jelaskan peran/kontribusi yang diharapkan dari mitra, manfaat timbal balik bagi mitra, serta kanal komunikasi/koordinasi yang dirancang.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan rancangan peran tim dan mitra kerja di atas, rumuskan satu prosedur koordinasi ketika terjadi hambatan komunikasi antardivisi atau dengan mitra agar projek pemberdayaan tetap berjalan harmonis.

1) Tabel 4 kolom: Pihak Mitra, Peran/Kontribusi Mitra, Manfaat Timbal Balik, Kanal Koordinasi (minimal 2 baris mitra). 2) Ruang uraian 1 paragraf untuk prosedur koordinasi penanganan hambatan komunikasi.

REFLEKSI

1. Bagaimana pembagian peran yang telah kelompokmu rancang mencerminkan prinsip keadilan dan saling mendukung dalam bekerja sama?

2. Mengapa pelibatan mitra lokal menjadi kunci penting dalam perancangan projek pemberdayaan yang harmonis dan berkelanjutan?

3. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat menyelaraskan ide anggota kelompok selama merancang projek kolaboratif ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.