LKPDPertemuan 22Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Tujuan dan Indikator Keberhasilan Projek Kolaboratif Berpendekatan Pemberdayaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Merancang Tujuan dan Indikator Keberhasilan Projek Kolaboratif Berpendekatan Pemberdayaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Tujuan dan Indikator Keberhasilan Projek Kolaboratif Berpendekatan Pemberdayaan

Sosiologi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 22

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merancang Tujuan dan Indikator Keberhasilan Projek Kolaboratif Berpendekatan Pemberdayaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerancang Tujuan dan Indikator Keberhasilan Projek Kolaboratif Berpendekatan Pemberdayaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang projek kolaboratif yang solutif dalam pendekatan pemberdayaan untuk membangun masyarakat yang harmonis

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus yang disajikan dengan cermat.
  • Kerjakan kegiatan secara kolaboratif bersama kelompok diskusi (4-5 murid).
  • Fokuskan perancangan pada prinsip pemberdayaan (memampukan masyarakat, partisipatif, bukan ketergantungan sepihak) demi membangun harmoni sosial.
  • Gunakan format tabel dan panduan isian yang telah disediakan secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merumuskan Kerangka Masalah dan Tujuan Projek Harmoni Sosial

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Sosiologi Kelas XI

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi kasus kerentanan sosial berikut: 'Di Kelurahan Sukadamai, terdapat kesenjangan interaksi antargenerasi dan minimnya wadah produktif bagi pemuda putus sekolah serta lansia, yang berpotensi memicu prasangka sosial dan renggangnya integrasi warga.'
  2. Diskusikan bersama kelompok dan rancanglah judul gagasan projek kolaboratif.
  3. Rumuskan tujuan umum dan tujuan khusus projek yang mencerminkan pendekatan pemberdayaan (partisipasi aktif warga) untuk menciptakan harmoni sosial.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus Kelurahan Sukadamai, rancanglah judul projek kolaboratif, 1 tujuan umum, dan 2 tujuan khusus yang mengedepankan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Tuliskan dalam format narasi terstruktur: [Judul Projek], [Tujuan Umum Projek], dan [Tujuan Khusus Projek: Poin A dan Poin B].

Kegiatan 2: Menyusun Matriks Indikator Keberhasilan dan Bentuk Aksi Partisipatif

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Kertas plano / format cetak matriks

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rumusan tujuan projek yang telah dibuat pada Kegiatan 1.
  2. Turunkan tujuan tersebut ke dalam indikator keberhasilan yang terukur (aspek proses kolaborasi dan aspek hasil pemberdayaan).
  3. Rancang bentuk aksi nyata yang melibatkan pihak-pihak terkait (pemuda, tokoh masyarakat, lansia) dalam perencanaan maupun pelaksanaan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi matriks rancangan indikator keberhasilan projek kolaboratif dan bentuk aksi pemberdayaan sesuai tabel yang disediakan.

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 4 kolom: [Tujuan Khusus] | [Bentuk Aksi Kolaboratif Berbasis Pemberdayaan] | [Pihak yang Terlibat & Diberdayakan] | [Indikator Keberhasilan Terukur (Kualitatif & Kuantitatif)].

Kegiatan 3: Uji Kelayakan Rancangan: Menyelaraskan Prinsip Pemberdayaan dan Keberlanjutan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Papan tulis / lembar pajang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Evaluasi rancangan projek kelompok Anda untuk memastikan prinsip pemberdayaan terpenuhi dan tidak menciptakan ketergantungan.
  2. Diskusikan bagaimana rancangan ini dapat diteruskan oleh warga secara mandiri demi harmoni sosial jangka panjang.
  3. Sajikan hasil akhir rancangan di hadapan kelas dan lengkapi sesi refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Rancang mekanisme alih peran (transfer peran) dari kelompok perancang kepada warga agar kegiatan dalam projek terus berjalan secara mandiri dan memperkuat kohesi sosial.

Tuliskan rancangan transfer peran dalam bentuk 3 langkah taktis: [Langkah 1: Pembentukan Komite Warga], [Langkah 2: Serah Terima Pengelolaan Kegiatan], [Langkah 3: Skema Pemantauan Harmoni Berkelanjutan oleh Warga].

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perancangan indikator keberhasilan yang paling menantang dalam memastikan warga benar-benar berdaya, bukan sekadar menjadi penonton?

2. Bagaimana rancangan projek kolaboratif ini dapat mengubah potensi prasangka atau ketegangan sosial menjadi kerja sama yang harmonis di lingkungan sekitar Anda?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.