LKPDPertemuan 18Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menyusun Model Aksi Filantropi Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan Warga Kurang Mampu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menyusun Model Aksi Filantropi Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan Warga Kurang Mampu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menyusun Model Aksi Filantropi Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan Warga Kurang Mampu

Sosiologi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 18

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menyusun Model Aksi Filantropi Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan Warga Kurang Mampu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenyusun Model Aksi Filantropi Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan Warga Kurang Mampu
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyusun pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaan untuk mendukung harmoni sosial

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus yang disajikan dengan saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan kolaboratif dalam kelompok yang terdiri atas 4-5 murid.
  • Fokuskan penyusunan solusi pada prinsip pemberdayaan masyarakat (membangun kemandirian jangka panjang), bukan sekadar bantuan karitas (charity) sesaat.
  • Tuliskan hasil penyusunan pemecahan masalah sosial pada ruang jawaban atau lembar kerja yang tersedia secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kerangka Transformasi: Dari Bantuan Langsung (Charity) ke Model Pemberdayaan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano/HVS
  • Teks studi kasus pada LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi kasus berikut: Komunitas Kampung Nelayan Pesisir Sejahtera menghadapi kemiskinan musiman akibat cuaca ekstrem. Selama ini, bantuan yang diterima hanya berupa pembagian paket sembako bulanan dari donatur yang langsung habis dan tidak menyelesaikan akar masalah ketergantungan serta ketimpangan sosial.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menyusun pemecahan masalah tersebut dengan mengubah pendekatan bantuan karitas jangka pendek menjadi program pemecahan masalah berbasis pemberdayaan sosial.
  3. Lengkapi tabel penyusunan transformasi pemecahan masalah sosial yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus Kampung Nelayan Pesisir Sejahtera, susunlah rancangan transformasi pemecahan masalah sosial ke dalam tabel yang memuat: (a) Akar Masalah Sosial yang dihadapi, (b) Bentuk Bantuan Karitas Konvensional yang berjalan, (c) Gagasan Pemecahan Berbasis Pemberdayaan yang solutif, serta (d) Dampak Pemberdayaan tersebut bagi terciptanya harmoni sosial.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan hasil diskusi dalam tabel 4 kolom: [1. Akar Masalah Sosial] | [2. Bentuk Bantuan Karitas Saat Ini] | [3. Gagasan Solusi Berbasis Pemberdayaan] | [4. Kontribusi Solusi terhadap Harmoni Sosial].

Kegiatan 2: Menyusun Model Aksi Pemecahan Masalah Sosial Berbasis Pemberdayaan Komunitas

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Spidol warna
  • Kertas plano / lembar folio bergaris
  • Buku Siswa Sosiologi Kelas XI

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu kelompok sasaran warga kurang mampu di sekitar lingkungan kalian (misalnya: buruh harian lepas, pemulung sampah, atau pedagang asongan).
  2. Susunlah sebuah model rencana aksi pemecahan masalah sosial berbasis filantropi pemberdayaan yang terstruktur dan aplikatif.
  3. Pastikan rancangan pemecahan masalah memuat 5 tahapan esensial pemberdayaan: Perencanaan/Pemetaan Kebutuhan, Pengorganisasian Sumber Daya, Pelaksanaan Aksi Partisipatif, Pendampingan/Penguatan Kapasitas, dan Keberlanjutan/Kemandirian untuk Mendukung Harmoni Sosial.

Pertanyaan:

1. Susunlah tahapan operasional model aksi pemecahan masalah sosial berbasis pemberdayaan untuk kelompok sasaran yang telah kalian tentukan secara runut mulai dari tahap pemetaan hingga keberlanjutan program!

2. Jelaskan bagaimana model aksi pemberdayaan yang kalian susun mampu mencegah timbulnya konflik sosial akibat kecemburuan sosial serta mewujudkan harmoni sosial di masyarakat!

Gunakan format bagan/peta alur alur bertingkat untuk Pertanyaan 1 (Tahap 1 hingga Tahap 5). Gunakan ruang uraian paragraf sistematis (minimal 2 paragraf) untuk Pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Menyusun Matriks Uji Kelayakan dan Keberlanjutan Solusi Harmoni Sosial

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja LKPD
  • Papan tulis / proyektor (untuk pemaparan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tinjau kembali model aksi pemecahan masalah sosial yang telah disusun pada Kegiatan 2.
  2. Lakukan penyusunan matriks kelayakan dan mitigasi kendala agar pemecahan masalah tersebut benar-benar berdaya guna dan berkelanjutan.
  3. Paparkan hasil susunan model aksi kelompokmu di depan kelas, berikan masukan konstruktif atas susunan kelompok lain, dan ikuti kegiatan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Susunlah matriks mitigasi hambatan pemecahan masalah sosial yang memuat:

  1. Potensi Kendala/Hambatan Sosial yang mungkin muncul selama aksi,
  2. Solusi Penyelesaian Hambatan berbasis pemberdayaan warga, dan
  3. Indikator Keberhasilan terciptanya harmoni sosial!
Ruang tabel jawaban

Isikan pada tabel 3 kolom: [Potensi Hambatan Sosial] | [Solusi Penyelesaian Berbasis Pemberdayaan] | [Indikator Keberhasilan Harmoni Sosial].

REFLEKSI

1. Setelah menyusun model aksi filantropi pemberdayaan, apa perubahan sudut pandangmu mengenai cara mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial di masyarakat?

2. Prinsip pemberdayaan apa yang menurutmu paling menantang untuk diwujudkan dalam rencana aksi sosial kelompokmu?

3. Bagaimana keterlibatanmu dalam menyusun rencana aksi sosial ini membantumu memahami pentingnya menjaga harmoni dan solidaritas sosial?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.