LKPD Sosiologi Kelas 11: Mengumpulkan Fenomena Sosial terkait Kampanye Sosial Membangun Harmoni dari Media Digital
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Fenomena Sosial terkait Kampanye Sosial Membangun Harmoni dari Media Digital".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Sosiologi Kelas 11: Mengumpulkan Fenomena Sosial terkait Kampanye Sosial Membangun Harmoni dari Media Digital
Sosiologi - Kelas 11
Bab 3 Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Sosiologi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Mengumpulkan Fenomena Sosial terkait Kampanye Sosial Membangun Harmoni dari Media Digital INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi dan Inventarisasi Kampanye Harmoni Sosial di Media DigitalEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel inventarisasi dengan mencantumkan 3 fenomena kampanye sosial di media digital terkait upaya membangun harmoni sosial yang kalian temukan (sertakan nama akun/lembaga, tautan/sumber, bentuk media, dan isu harmoni yang diangkat). Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan data yang terkumpul, tuliskan daftar kata kunci (keywords) dan tagar (hashtags) yang paling efektif kalian gunakan dalam mengumpulkan fenomena kampanye harmoni sosial tersebut. Tabel 4 kolom pada lembar kerja: Kolom 1 (Nama Gerakan/Akun Sumber), Kolom 2 (Bentuk Media Kampanye: poster digital/video/utas), Kolom 3 (Tautan/Platform), Kolom 4 (Fokus Isu Harmoni Sosial). Di bawah tabel disediakan 2 baris isian untuk daftar kata kunci dan tagar pencarian. Kegiatan 2: Klasifikasi Data Fenomena Kampanye SosialEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel klasifikasi data dengan mengumpulkan rincian pesan kunci, target sasaran audiens, dan bukti keterlibatan publik dari 3 kampanye sosial yang telah kalian himpun sebelumnya. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan pengumpulan data kalian, kelompokkan media kampanye mana yang mengumpulkan respon keterlibatan publik paling banyak dalam menyuarakan harmoni sosial beserta bukti angkanya. Tabel 4 kolom: Kolom 1 (Nama Kampanye), Kolom 2 (Pesan Kunci Harmoni), Kolom 3 (Target Audiens), Kolom 4 (Bukti Keterlibatan Publik). Dilanjutkan 1 kotak uraian (4-5 baris) untuk jawaban pengelompokan respon audiens. Kegiatan 3: Penyusunan Lembar Kompilasi Data Fenomena Harmoni SosialEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Susunlah rangkuman inventarisasi data temuan kelompok ke dalam lembar kompilasi fenomena sosial, yang memuat ringkasan identitas kampanye, tautan bukti digital, fokus harmoni sosial, dan saluran media yang digunakan. Ruang tabel jawaban 2. Lakukan pengecekan terhadap data kelompok rekanmu: sebutkan satu fenomena kampanye sosial unik dari data kelompok lain yang belum tercatat pada daftar kelompok kalian. Format lembar kompilasi data berupa tabel terstruktur (Nomor, Nama Kampanye, Sumber Tautan Digital, Kategori Harmoni, Bentuk Keterlibatan Publik). Dilanjutkan 2 baris isian untuk mencatat data tambahan dari kelompok lain. Alokasi waktu sudah mencakup pengerjaan tugas, rekap data, dan sesi refleksi murid. REFLEKSI1. Apa kendala utama yang kamu dan kelompokmu hadapi saat mencari dan mengumpulkan data fenomena kampanye sosial di media digital? 2. Dari sekian banyak konten di media digital, langkah apa yang paling membantumu membedakan konten kampanye yang benar-benar membangun harmoni sosial dengan konten biasa? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil mengumpulkan bukti-bukti nyata bahwa banyak aksi kebaikan dan harmoni sosial disebarkan melalui media digital? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.