LKPDPertemuan 8Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Mengamati Potensi Konflik Sosial dan Kekerasan Akibat Perbedaan di Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Mengamati Potensi Konflik Sosial dan Kekerasan Akibat Perbedaan di Lingkungan Sekitar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Mengamati Potensi Konflik Sosial dan Kekerasan Akibat Perbedaan di Lingkungan Sekitar

Sosiologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengamati Potensi Konflik Sosial dan Kekerasan Akibat Perbedaan di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengamati Potensi Konflik Sosial dan Kekerasan Akibat Perbedaan di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan di lingkungan sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap panduan observasi dan deskripsi kasus dengan cermat secara mandiri atau bersama kelompok.
  • Fokuskan kegiatan pada keterampilan mengamati tanda-tanda, wujud, dan bentuk keterlibatan pihak yang berkonflik atau mengalami kekerasan akibat perbedaan.
  • Tuliskan hasil pengamatanmu secara objektif dan sistematis pada format lembar kerja yang telah disediakan.
  • Gunakan waktu secara efektif sesuai pembagian durasi pada masing-masing kegiatan hingga sesi refleksi akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan Ciri Fenomena Konflik Sosial Akibat Perbedaan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks studi kasus lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cuplikan rekaman peristiwa interaksi sosial berikut secara saksama.
  2. Kasus A: Di sebuah kompleks perumahan, warga kelompok penghuni lama dan kelompok penghuni pendatang baru saling melontarkan teguran bernada tinggi terkait batas area parkir dan jam ronda malam, yang berujung pada aksi saling mendiamkan serta penolakan hadir dalam kerja bakti RT.
  3. Kasus B: Sekelompok pedagang kaki lima dari daerah asal X dan daerah asal Y di pasar tradisional terlibat adu mulut yang berujung pada aksi saling dorong dan perusakan lapak dagangan karena perbedaan kesepakatan pembagian giliran tempat jualan.
  4. Lakukan pengamatan terhadap kedua kasus tersebut untuk mengidentifikasi wujud perbedaan yang melatari serta bentuk fenomena pertentangan yang teramati.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatan pada Kasus A dan Kasus B, catatlah wujud perbedaan latar belakang dan tanda-tanda pertentangan yang teramati pada kedua kasus ke dalam tabel perbandingan.

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil pengamatan terhadap kedua kasus di atas, sebutkan indikator apa yang membedakan peristiwa yang teramati sebagai konflik sosial biasa (tanpa kekerasan fisik) dengan peristiwa yang telah memuat kekerasan fisik.

Format tabel 3 kolom: [Kasus], [Wujud Perbedaan yang Teramati], [Tanda Pertentangan/Konflik yang Teramati]. Di bawah tabel, sediakan 3-4 baris bergaris untuk menuliskan indikator pembeda antara konflik verbal/sosial dan kekerasan fisik.

Kegiatan 2: Observasi Terpimpin: Menelusuri Potensi Konflik dan Kekerasan di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar instrumen observasi
  • Buku catatan lapangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan terarah terhadap lingkungan yang paling dekat dengan keseharianmu (lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal, atau interaksi kelompok pemuda di media sosial lokal).
  2. Amati satu fenomena nyata atau peristiwa interaksi sosial yang memperlihatkan adanya gesekan atau ketegangan akibat adanya perbedaan (misal: perbedaan kelompok teman sebaya, perbedaan latar belakang budaya/daerah, perbedaan kebiasaan/gaya hidup, atau perbedaan pendapat antarkelompok).
  3. Catat data mentah hasil pengamatanmu secara langsung ke dalam instrumen lembar pengamatan.

Pertanyaan:

1. Isilah instrumen lembar pengamatan berikut berdasarkan fakta fenomena yang kamu amati di lingkungan sekitarmu:

  1. Lokasi/Latar Pengamatan:
    1. Pihak-pihak yang Terlibat Pengamatan:
    2. Unsur Perbedaan yang Memicu Ketegangan:
    3. Bentuk Perilaku/Tindakan yang Teramati (apakah teramati dalam bentuk verbal, gestur pengucilan, atau kekerasan fisik):
    4. Akibat Langsung yang Tampak pada Hubungan Antarpihak:

2. Berdasarkan rincian fakta yang kamu catat, klasifikasikan apakah fenomena yang diamati tersebut tergolong:

  1. Masih berupa potensi konflik tersembunyi,
  2. Konflik sosial terbuka non-kekerasan, atau
  3. Sudah mengarah pada kekerasan. Berikan fakta amatan yang mendukung pilihanmu.

Format isian instrumen terstruktur butir a-e dengan kotak isian per poin (3 baris tiap butir), dilanjutkan kotak klasifikasi tingkat fenomena beserta 4 baris ruang penjelasan bukti faktual.

Kegiatan 3: Penyajian Hasil Pengamatan Fenomena Konflik dan Kekerasan

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Format kartu laporan observasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susun temuan hasil pengamatan lapangan/kasus dari kegiatan sebelumnya ke dalam format kartu laporan observasi singkat.
  2. Sajikan pokok-pokok pengamatanmu di hadapan rekan sejawat atau kelompok lain untuk mencocokkan objektivitas pengamatan.
  3. Kegiatan ini mencakup penyajian kartu observasi, saling menanggapi kesesuaian fakta amatan, serta pengisian lembar refleksi dan penutup.

Pertanyaan:

1. Sajikan rangkuman hasil pengamatanmu dalam bentuk matriks fakta pengamatan yang memuat: Fenomena yang Diamati, Objek Perbedaan, Wujud Konflik/Kekerasan yang Terlihat, dan Situasi Terkini yang Teramati.

Ruang tabel jawaban

2. Saat mengamati fenomena perselisihan antarkelompok, mengapa pengamat harus berfokus pada fakta tindakan nyata yang tampak daripada prasangka pribadi pengamat?

Tabel matriks 4 kolom: [Fenomena yang Diamati], [Objek Perbedaan], [Wujud Tindakan Konflik/Kekerasan], [Situasi Terkini yang Teramati]. Di bawahnya disediakan 4 baris isian untuk mencatat hasil diskusi objektivitas pengamatan.

REFLEKSI

1. Saat mengamati peristiwa perselisihan atau ketegangan akibat perbedaan di lingkungan sekitar, tanda-tanda apa yang paling mudah dan paling sulit kamu kenali secara langsung?

2. Apakah selama melakukan pengamatan kamu menemukan situasi di sekitarmu yang awalnya hanya berupa perbedaan biasa namun berkembang menjadi konflik atau kekerasan karena tidak disikapi dengan bijak?

3. Pengalaman berharga apa yang kamu dapatkan mengenai pentingnya bersikap objektif dan teliti saat mengamati fenomena sosial di kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.