LKPDPertemuan 3Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Faktor Perbedaan Kepentingan dan Kebudayaan Penyebab Konflik di Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Faktor Perbedaan Kepentingan dan Kebudayaan Penyebab Konflik di Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Faktor Perbedaan Kepentingan dan Kebudayaan Penyebab Konflik di Masyarakat

Sosiologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Faktor Perbedaan Kepentingan dan Kebudayaan Penyebab Konflik di Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Faktor Perbedaan Kepentingan dan Kebudayaan Penyebab Konflik di Masyarakat
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan konsep dan faktor penyebabnya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi dan teks studi kasus pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama anggota kelompok untuk membedah konsep dan faktor penyebab konflik sosial.
  • Gunakan konsep sosiologis terkait faktor perbedaan kepentingan dan faktor perbedaan kebudayaan dalam menganalisis masalah.
  • Tuliskan hasil analisis secara sistematis pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Konflik Berdasarkan Perbedaan Kepentingan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sosiologi Kelas XI
  • Alat tulis / kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus konflik sosial berikut: 'Pemerintah daerah bersama pihak pengembang merencanakan alih fungsi area persawahan produktif di Desa Sukamaju menjadi kawasan industri terpadu demi mendongkrak pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja industri. Namun, kelompok petani setempat menolak keras karena lahan tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama turun-temurun dan basis ketahanan pangan lokal. Ketegangan berujung pada unjuk rasa dan penghentian paksa aktivitas pengukuran lahan.'
  2. Diskusikan dengan teman kelompok untuk menganalisis konflik tersebut menggunakan konsep konflik sosial dan faktor perbedaan kepentingan.
  3. Jawablah dua pertanyaan analisis di bawah ini pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi kasus Desa Sukamaju, analisislah benturan kepentingan ekonomi antara pihak pengembang/pemerintah daerah dengan kelompok petani!

2. Analisislah mengapa perbedaan kepentingan terhadap sumber daya lahan dalam kasus tersebut dapat berkembang menjadi konflik sosial terbuka!

Format uraian naratif analitis: Setiap nomor dijawab dalam 1-2 paragraf terstruktur yang memuat identifikasi pihak, analisis tujuan masing-masing pihak, dan analisis titik gesekan.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Konflik Berdasarkan Perbedaan Kebudayaan

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus
  • Kertas lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus dinamika masyarakat multikultural berikut: 'Di sebuah lingkungan permukiman baru, warga kelompok pendatang menyelenggarakan perayaan tradisi dengan memainkan musik tradisional hingga larut malam di ruang terbuka permukiman karena menganggapnya sebagai bagian dari kebersamaan dan ritus sakral. Di sisi lain, warga kelompok asli setempat merasa terganggu ketenangannya dan menganggap hal tersebut melanggar norma kesopanan permukiman yang mewajibkan keheningan setelah pukul 21.00. Terjadi adu mulut, prasangka etnis, hingga saling lapor ke pengurus lingkungan.'
  2. Bedahlah faktor perbedaan kebudayaan (nilai, norma, kebiasaan) yang melandasi ketegangan tersebut.
  3. Lengkapi tabel analisis faktor kebudayaan pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel analisis komparatif berikut untuk menganalisis dimensi perbedaan nilai, norma sosial, dan persepsi perilaku antara kedua kelompok masyarakat!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang telah diisi, analisislah bagaimana prasangka budaya dan etnosentrisme dapat mempercepat eskalasi konflik antarkelompok tersebut!

Tabel Analisis Budaya (3 kolom: Dimensi Analisis, Kelompok Pendatang, Kelompok Asli) dengan 3 baris aspek (Nilai Budaya yang Dijunjung, Aturan/Norma Sosial yang Dipegang, Tafsir Perilaku) dan 1 kolom simpulan titik gesekan; dilanjutkan 1 lembar uraian analisis eskalasi untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Komparatif Kasus Nyata dan Refleksi Penutup

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / lembar portofolio kelompok
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berkelompok, analisislah satu kasus konflik horizontal atau vertikal yang pernah terjadi di Indonesia (misalnya: konflik perebutan pengelolaan ruang parkir/pasar antara dua kelompok ormas, atau ketegangan relokasi pedagang kaki lima oleh aparat).
  2. Uraikan analisis keterkaitan antara faktor kepentingan dan faktor kebudayaan/identitas yang saling berkelindan di dalam kasus tersebut.
  3. Sajikan temuan analisis dalam bentuk bagan keterkaitan faktor dan rumusan telaah kritis.
  4. Selesaikan kegiatan dengan mengisi refleksi pembelajaran dan mendengarkan umpan balik penutup dari guru.

Pertanyaan:

1. Analisislah sebuah contoh konflik nyata di masyarakat: uraikan secara mendalam bagaimana faktor perbedaan kepentingan dan faktor kebudayaan/identitas saling berkelindan memperkeruh konflik tersebut!

Format diagram alur analisis (Bagan hubungan: Aktor -> Perbedaan Kepentingan + Perbedaan Budaya -> Gesekan -> Konflik Terbuka) disertai 2 paragraf sintesis analitis.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman terhadap faktor perbedaan kepentingan dan kebudayaan membantumu bersikap lebih objektif ketika melihat perselisihan antarwarga di sekitarmu?

2. Ketika terjadi perbedaan norma atau kebiasaan dengan teman yang berbeda latar belakang, langkah kritis apa yang perlu diambil agar tidak berkembang menjadi konflik?

3. Bagian analisis mana dari LKPD ini yang paling menantang nalarmu dalam membedah akar konflik sosial?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.