LKPDPertemuan 17Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Rencana Aksi Projek Kolaboratif Solutif atas Konflik Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Merancang Rencana Aksi Projek Kolaboratif Solutif atas Konflik Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Rencana Aksi Projek Kolaboratif Solutif atas Konflik Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

Sosiologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 17

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merancang Rencana Aksi Projek Kolaboratif Solutif atas Konflik Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerancang Rencana Aksi Projek Kolaboratif Solutif atas Konflik Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang projek kolaboratif yang solutif atas konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan dalam pendekatan pemberdayaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat bersama kelompokmu (4-5 orang).
  • Fokuskan seluruh aktivitas untuk merancang draf rencana aksi projek kolaboratif yang solutif dengan prinsip pemberdayaan (melibatkan dan memperkuat kapasitas pihak yang berkonflik/masyarakat).
  • Tuliskan seluruh rancangan secara sistematis pada format lembar kerja yang telah disediakan.
  • Konsultasikan perkembangan rancangan projek kelompokmu kepada guru saat proses pengerjaan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menentukan Fokus Isu dan Merancang Kerangka Kolaborasi Projek

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis
  • Teks stimulus kasus konflik lokal

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah stimulus kasus konflik akibat perbedaan antarkelompok pemuda di lingkungan sekitar yang disajikan.
  2. Diskusikan bersama kelompok untuk merumuskan nama projek, sasaran komunitas, dan bentuk kolaborasi yang akan dibangun.
  3. Isi tabel kerangka rancangan awal projek kolaboratif pada ruang jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan stimulus kasus ketegangan antarpemuda beda RW akibat prasangka dan perbedaan latar belakang sosial, rancanglah judul/nama projek kolaboratif kelompokmu beserta rumusan tujuan solutif yang ingin dicapai melalui keterlibatan aktif kedua belah pihak!

2. Rancanglah pemetaan pihak-pihak yang akan dilibatkan secara kolaboratif dalam projek ini (misal: perwakilan pemuda RW A, pemuda RW B, tokoh masyarakat/RT, fasilitator) beserta peran masing-masing dalam tabel kerangka kolaborasi!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada format berikut: 1) Isian Judul Projek & Rumusan Tujuan Solutif (2-3 kalimat); 2) Tabel Kerangka Kolaborasi 3 kolom: 'Pihak yang Dilibatkan', 'Potensi/Kekuatan yang Dimiliki', dan 'Peran Kolaboratif dalam Projek'.

Kegiatan 2: Merancang Rencana Aksi Projek Berbasis Pendekatan Pemberdayaan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / format lembar kerja
  • Spidol warna / pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah tahapan aksi konkret projek yang tidak sekadar memberi bantuan sepihak, melainkan memampukan dan memberdayakan komunitas agar mandiri mengelola perbedaan secara damai.
  2. Susun rencana aksi ke dalam tabel matriks projek: tahapan kegiatan, bentuk intervensi pemberdayaan, pembagian peran kolaboratif, serta indikator keberhasilan solutif.
  3. Pastikan setiap tahap mencerminkan prinsip pemberdayaan (partisipasi aktif warga/pihak yang berkonflik).

Pertanyaan:

1. Susunlah rancangan tahapan aksi projek kolaboratif kelompokmu ke dalam 3 fase utama:

  1. Fase Dialog & Kesepakatan Awal,
  2. Fase Aksi Bersama / Lokakarya Kapasitas Bersama, dan
  3. Fase Penguatan Keberlanjutan Komunitas!
Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan rancangan strategi pemberdayaan yang kalian gunakan dalam aksi projek ini: bagaimana rancangan kegiatan tersebut memastikan masyarakat/pemuda yang berkonflik memiliki daya/kemampuan mandiri dan tidak terus bergantung pada pihak luar dalam mencegah kekerasan akibat perbedaan?

Format isian: 1) Tabel Matriks Rencana Aksi 4 kolom: 'Fase/Tahap', 'Rencana Kegiatan Kolaboratif', 'Bentuk Keterlibatan Warga/Pemuda (Pemberdayaan)', dan 'Tolok Ukur Keberhasilan Solutif'; 2) Paragraf penjelasan strategi pemberdayaan (4-6 kalimat terstruktur).

Kegiatan 3: Merancang Mitigasi Kendala dan Finalisasi Draf Projek Kolaboratif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Format lembar kerja final
  • Catatan konsultasi draf

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Identifikasi potensi kendala yang mungkin muncul saat rencana aksi kolaboratif ini dijalankan di lapangan (misalnya: masih adanya penolakan sebagian anggota atau prasangka lama).
  2. Rancang solusi mitigasi atas kendala tersebut yang tetap menjunjung tinggi prinsip kolaboratif dan anti-kekerasan.
  3. Finalisasi draf dokumen rencana aksi projek kelompok secara utuh.
  4. Lakukan refleksi pembelajaran bersama di akhir kegiatan pengerjaan rancangan.

Pertanyaan:

1. Rancanglah tabel mitigasi risiko atas minimal 2 potensi hambatan kolaborasi di lapangan serta tindakan antisipasi solutif yang akan dilakukan tim projek!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan ringkasan rancangan rencana aksi projek kolaboratif kelompokmu secara utuh dan terpadu (mencakup judul, tujuan, mitra kolaborasi, tahapan utama, dan mitigasi risiko) untuk siap dikonsultasikan dalam pleno kelas!

Format pengerjaan: 1) Tabel Mitigasi Risiko 3 kolom: 'Potensi Hambatan', 'Penyebab Munculnya Hambatan', dan 'Tindakan Mitigasi Kolaboratif'; 2) Lembar Ringkasan Final Draf Rencana Aksi Projek Kolaboratif (1 halaman terstruktur).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perancangan projek kolaboratif ini yang paling menantang bagi kelompokmu dalam memadukan ide dari pihak-pihak yang sebelumnya berkonflik?

2. Bagaimana rancangan aksi yang kalian susun membantumu memahami bahwa mengatasi konflik akibat perbedaan memerlukan pemberdayaan warga, bukan sekadar paksaan atau perintah sepihak?

3. Apa komitmen personalmu dalam menerapkan semangat kerja sama dan anti-kekerasan saat menghadapi perbedaan di lingkungan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.