LKPDPertemuan 1Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Konsep Konflik yang Terjadi di Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Konsep Konflik yang Terjadi di Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Konsep Konflik yang Terjadi di Masyarakat

Sosiologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Konsep Konflik yang Terjadi di Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Konsep Konflik yang Terjadi di Masyarakat
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan konsep dan faktor penyebabnya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat sebelum menjawab pertanyaan.
  • Gunakan konsep sosiologis tentang konflik sosial dan faktor penyebabnya yang telah dipelajari sebagai pisau analisis.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan kritis bersama anggota kelompokmu.
  • Tuliskan hasil analisis secara sistematis pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Diferensiasi Konsep: Membedakan Konflik Pribadi dan Konflik Sosial

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Sosiologi Kelas XI Bab 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua narasi kasus singkat di bawah ini.
  2. Kasus A: Perdebatan sengit antara Andi dan Budi mengenai pembagian jadwal piket kamar kos yang berakhir dengan saling mendiamkan selama tiga hari.
  3. Kasus B: Perselisihan antara kelompok pedagang kaki lima (PKL) dan aparat ketertiban kota yang berujung pada penutupan akses jalan pasar karena penolakan relokasi sepihak oleh pemerintah daerah.
  4. Diskusikan perbedaan mendasar antara kedua kasus berdasarkan batasan konsep konflik.
  5. Lengkapi tabel analisis perbandingan pada lembar jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A dan Kasus B, lakukan analisis perbandingan konsep dengan mengisi tabel: tentukan pihak yang terlibat, cakupan dampak/skala peristiwa, dan klasifikasikan apakah peristiwa tersebut tergolong konflik pribadi atau konflik sosial beserta alasannya!

Ruang tabel jawaban

2. Rumuskanlah definisi konseptual tentang 'konflik sosial' dengan kata-kata kelompokmu sendiri berdasarkan hasil analisis ciri-ciri pembeda pada Kasus B!

Format tabel analisis 4 kolom: Kolom 1 (Aspek Pembanding: Pihak Terlibat, Skala Dampak, Klasifikasi Jenis Konflik), Kolom 2 (Kasus A), Kolom 3 (Kasus B), Kolom 4 (Alasan Sosiologis). Di bawah tabel, sediakan 4 baris kosong bergaris untuk merumuskan simpulan definisi konseptual.

Kegiatan 2: Investigasi Kasus: Menganalisis Faktor Penyebab Konflik di Masyarakat

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus konflik agraria Desa Sukamaju
  • Buku catatan/kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks kasus konflik agraria berikut dengan saksama:
  2. 'Teks Kasus: Di Desa Sukamaju, ketegangan memuncak antara kelompok warga petani lokal dan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta. Perusahaan mengklaim memiliki izin Hak Guna Usaha (HGU) resmi dari pemerintah pusat di atas lahan seluas 200 hektar. Sebaliknya, masyarakat adat/petani setempat menolak penggusuran karena menganggap lahan tersebut adalah tanah ulayat leluhur yang telah dikelola turun-temurun tanpa sertifikat formal. Ketegangan diperparah oleh masuknya tenaga kerja dari luar daerah yang memicu prasangka warga lokal bahwa keberadaan perkebunan tidak memberi manfaat ekonomi bagi warga setempat melainkan mengancam identitas budaya serta ruang hidup mereka.'
  3. Bedahlah faktor-faktor penyebab konflik sosial yang termuat di dalam kasus tersebut.
  4. Jawablah pertanyaan analisis secara terperinci bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Uraikan 3 (tiga) faktor penyebab utama terjadinya konflik sosial antara petani Desa Sukamaju dan perusahaan kelapa sawit berdasarkan narasi kasus di atas!

2. Analisislah bagaimana perbedaan persepsi mengenai status kepemilikan lahan (hukum positif HGU vs hukum adat tanah ulayat) memicu eskalasi konflik antarpihak dalam kasus tersebut!

Format uraian berbutir terstruktur: Nomor 1 sediakan 3 kotak bernomor untuk masing-masing faktor penyebab beserta bukti kutipan teksnya. Nomor 2 sediakan 1 kolom paragraf uraian analisis komparasi hukum formal vs adat.

Kegiatan 3: Pemetaan Analitis: Mengurai Konflik Nyata di Lingkungan Masyarakat

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/HVS LKPD
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu fenomena konflik sosial yang pernah atau sedang terjadi di lingkungan masyarakat (lingkungan sekitar sekolah/daerah tinggal atau fenomena nasional yang faktual).
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap fenomena konflik tersebut dengan mengisi Matriks Analisis Konflik.
  3. Susun kesimpulan analisis kelompok mengenai keterkaitan antara konsep konflik dan faktor pemicunya.
  4. Sajikan hasil kerja secara singkat di depan kelas dan selesaikan lembar refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Matriks Analisis Konflik Masyarakat dengan menganalisis komponen: (a) Nama fenomena konflik, (b) Bentuk perseteruan/benturan yang terjadi, (c) Aktor/kelompok sosial yang berkonflik, dan (d) Identifikasi minimal 2 faktor penyebab sosiologis yang mendasarinya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan matriks analisis yang telah disusun, buatlah kesimpulan kritis: Mengapa pemahaman atas konsep dan faktor penyebab konflik sosial sangat penting bagi masyarakat sebelum mengambil tindakan apa pun?

Format matriks tabel 4 baris: Baris 1 (Nama Fenomena), Baris 2 (Bentuk Perseteruan), Baris 3 (Aktor Sosial Terlibat), Baris 4 (Dua Faktor Penyebab Sosiologis). Di bagian bawah disediakan 1 kotak sintesis bertajuk 'Simpulan Analitis Kelompok' dan kolom refleksi akhir.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis konsep dan berbagai faktor penyebab konflik hari ini, bagaimana caramu memandang perbedaan pendapat atau perbedaan kepentingan yang muncul di lingkungan sekolahmu?

2. Bagian mana dari kegiatan analisis konflik sosial tadi yang paling menantang kemampuan berpikir kritismu, dan mengapa?

3. Apa makna baru yang kamu peroleh tentang pentingnya memahami penyebab masalah secara objektif sebelum menghakimi suatu kelompok masyarakat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.