LKPDPertemuan 4Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Permasalahan Sosial Terkait Partikularisme dan Ketimpangan Sosial di Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Permasalahan Sosial Terkait Partikularisme dan Ketimpangan Sosial di Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Permasalahan Sosial Terkait Partikularisme dan Ketimpangan Sosial di Masyarakat

Sosiologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Permasalahan Sosial Terkait Partikularisme dan Ketimpangan Sosial di Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Permasalahan Sosial Terkait Partikularisme dan Ketimpangan Sosial di Masyarakat
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus fenomena sosial dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri pada kegiatan awal, lalu diskusikan temuanmu dalam kelompok kecil.
  • Fokuskan jawaban pada analisis permasalahan sosial berdasarkan konsep partikularisme dan ketimpangan sosial.
  • Tuliskan hasil analisismu secara terstruktur pada ruang jawaban atau format tabel yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Membedah Unsur Partikularisme dalam Masalah Sosial

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja/buku catatan
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Sosiologi Kelas 11 (Bab 1)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus singkat berikut: 'Di Perusahaan Maju Bersama, manajer HRD secara konsisten menolak berkas pelamar umum berkualifikasi tinggi dan hanya menerima pelamar yang berasal dari satu daerah suku yang sama dengannya serta kerabat dekatnya sendiri.'
  2. Analisislah permasalahan sosial yang terjadi pada kasus tersebut berdasarkan konsep partikularisme.
  3. Isilah tabel analisis pada ruang jawaban sesuai pertanyaan yang diajukan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi kasus, apa wujud permasalahan sosial yang muncul akibat sikap partikularisme manajer tersebut dan bagaimana mekanismenya merugikan masyarakat luas?

2. Lengkapilah analisis perbandingan antara cara pandang partikularisme dan universalisme dalam kasus pengalokasian sumber daya publik/organisasi pada format tabel yang ditentukan!

Ruang tabel jawaban

Format isian nomor 1 berupa paragraf analisis runtut (akar masalah - mekanisme kerugian). Format isian nomor 2 berupa tabel 2 kolom: Kolom 1 'Aspek Fokus dan Dasar Keputusan', Kolom 2 'Dampak Sosial terhadap Masyarakat'.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Kausalitas Ketimpangan Sosial dan Eksklusi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / kertas catatan kelompok
  • Spidol warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati data perbandingan kasus berikut: 'Wilayah A memiliki fasilitas sekolah digital terpadu dengan koneksi internet cepat, sedangkan Wilayah B yang terisolir mengalami kerusakan gedung sekolah dan ketiadaan akses internet, sehingga angka putus sekolah tinggi.'
  2. Secara berkelompok (3-4 orang), analisislah bagaimana ketimpangan akses terhadap sumber daya pendidikan tersebut berkembang menjadi permasalahan sosial yang meluas dan struktural.
  3. Tuliskan rantai sebab-akibat masalah sosial pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Analisislah mengapa ketimpangan akses terhadap sumber daya pendidikan antara Wilayah A dan Wilayah B tergolong sebagai permasalahan sosial, bukan sekadar masalah individu murid!

2. Petakan rantai sebab-akibat (kausalitas) permasalahan sosial dari kasus tersebut mulai dari akar struktural hingga dampak sosial jangka panjang di masyarakat!

Format uraian analitis nomor 1 dan format diagram/bagan rantai kausalitas nomor 2 (Akar Masalah -> Kondisi Perantara -> Dampak Masalah Sosial).

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Investigasi Sintesis Keterkaitan Partikularisme dan Ketimpangan Sosial

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Bahan bacaan artikel kontekstual

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermatilah integrasi kedua konsep: 'Ketika kelompok dominan dalam sebuah tatanan sosial menerapkan partikularisme (membatasi hak dan fasilitas strategis hanya untuk golongannya), ketimpangan sosial semakin mengkristal.'
  2. Diskusikan dan analisislah keterkaitan dialektis antara partikularisme kelompok dengan timbulnya segregasi serta ketimpangan sosial di masyarakat.
  3. Selesaikan butir analisis kritis secara mandiri dan lakukan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah sikap partikularisme kelompok dapat memicu eksklusi sosial dan memperparah ketimpangan sosial di masyarakat? Berikan analisis kritis dengan menghubungkan ketiga konsep tersebut!

2. Klasifikasikan 3 bentuk manifestasi permasalahan sosial nyata di masyarakat yang berakar dari persilangan partikularisme dan ketimpangan sosial beserta argumentasi sosiologisnya!

Format nomor 1 berbentuk esai argumentatif terstruktur (3 alinea: premis, analisis relasi konsep, simpulan). Format nomor 2 berbentuk 3 poin isian analitis berstruktur (Bentuk Masalah - Argumentasi Kaitan Partikularisme & Ketimpangan).

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis permasalahan sosial hari ini, apakah kamu pernah menemukan kecenderungan partikularisme dalam lingkungan pergaulan sehari-hari yang berpotensi memicu ketimpangan perlakuan?

2. Mengapa kemampuan menganalisis akar masalah sosial (seperti partikularisme dan ketimpangan) penting bagi seorang warga masyarakat dalam memandang fenomena ketidakadilan di sekitarnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.