LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Perkembangan dan Faktor Penyebab Permasalahan Sosial di Masyarakat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Perkembangan dan Faktor Penyebab Permasalahan Sosial di Masyarakat".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Sosiologi Kelas 11: Menganalisis Perkembangan dan Faktor Penyebab Permasalahan Sosial di Masyarakat
Sosiologi - Kelas 11
Bab 1 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Sosiologi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Perkembangan dan Faktor Penyebab Permasalahan Sosial di Masyarakat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Kriteria dan Unsur Permasalahan SosialEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan studi kasus antrean bantuan sosial tersebut, analisislah mengapa fenomena itu dikategorikan sebagai permasalahan sosial dan bukan sekadar masalah individual/personal? 2. Analisislah elemen permasalahan sosial dalam kasus tersebut ke dalam tabel berikut: (a) Kondisi Objektif yang terjadi, (b) Definisi/Persepsi Subjektif masyarakat, dan (c) Norma/Nilai yang terlanggar. Ruang tabel jawaban Format jawaban: Nomor 1 ditulis dalam bentuk uraian analitis 1-2 paragraf. Nomor 2 ditulis dalam bentuk tabel 3 kolom: [Elemen Masalah Sosial | Bukti/Fakta dalam Kasus | Analisis Sosiologis]. Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Faktor Penyebab dan Perkembangan Permasalahan SosialEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lakukan analisis komparatif mengenai faktor-faktor penyebab maraknya jeratan judi dan pinjaman daring ilegal berdasarkan 4 dimensi: faktor ekonomi, faktor sosial-budaya, faktor teknologi, dan faktor psikologis. Ruang tabel jawaban 2. Analisislah alur perkembangan permasalahan sosial tersebut, mulai dari tahap awal (gejala partikular/individu), tahap eskalasi (penyebaran/kolektif), hingga menjadi krisis sosial yang diakui publik sebagai ancaman bersama. Format jawaban: Pertanyaan 1 diisi pada tabel 4 baris [Faktor Penyebab | Uraian Analisis Penyebab | Dampak Turunan]. Pertanyaan 2 diisi dalam bentuk bagan alur teks kronologis [Tahap Awal -> Tahap Eskalasi -> Tahap Krisis] disertai uraian deskriptif analisisnya. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menganalisis Keterkaitan Antar-Masalah Sosial dan Refleksi KritisEstimasi: 55 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah hubungan sebab-akibat (kausalitas) yang saling mengaitkan antara fenomena kemiskinan struktural, putus sekolah, pengangguran, dan peningkatan tindak kriminalitas di kawasan perkotaan. 2. Berdasarkan hasil analisis keterkaitan masalah tersebut, simpulkan mengapa upaya penyelesaian suatu masalah sosial tidak dapat dilakukan secara parsial (terisolasi) melainkan harus komprehensif-sistemik? Format jawaban: Nomor 1 dituangkan dalam bentuk bagan panah kausalitas sebab-akibat yang dilengkapi penjelasan naratif per hubungan. Nomor 2 dituangkan dalam bentuk paragraf kesimpulan analitis (minimal 5-7 kalimat mendalam). REFLEKSI1. Setelah menganalisis berbagai faktor penyebab masalah sosial, bagaimana cara pandangmu berubah ketika melihat individu yang terjerumus dalam masalah sosial di sekitarmu: apakah semata kesalahan pribadi mereka, ataukah ada faktor sistemik lingkungan? 2. Permasalahan sosial apa yang paling nyata terjadi di lingkungan tempat tinggal atau sekolahmu saat ini, dan faktor penyebab utama apa yang berhasil kamu identifikasi setelah pembelajaran hari ini? 3. Bagian mana dari aktivitas analisis masalah sosial hari ini yang paling menantang cara berpikir kritismu, dan apa wawasan terpenting yang kamu peroleh? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.