LKPDPertemuan 14Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Identifikasi Kebutuhan Projek Kolaboratif Solutif atas Masalah Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Merancang Identifikasi Kebutuhan Projek Kolaboratif Solutif atas Masalah Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Merancang Identifikasi Kebutuhan Projek Kolaboratif Solutif atas Masalah Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

Sosiologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 14

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merancang Identifikasi Kebutuhan Projek Kolaboratif Solutif atas Masalah Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerancang Identifikasi Kebutuhan Projek Kolaboratif Solutif atas Masalah Sosial dalam Pendekatan Pemberdayaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang projek kolaboratif yang solutif atas masalah sosial dalam pendekatan pemberdayaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan skenario masalah sosial dengan saksama bersama kelompokmu (terdiri atas 4-5 orang).
  • Fokuskan seluruh aktivitas untuk merancang tahapan projek solutif yang menempatkan warga/komunitas sebagai pelaku utama (pendekatan pemberdayaan), bukan sekadar objek penerima bantuan.
  • Isilah ruang lembar kerja yang tersedia secara kolaboratif, runtut, dan terstruktur sesuai alokasi waktu yang ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Asesmen Kebutuhan dan Pemetaan Aset Komunitas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis
  • Catatan observasi/kondisi lingkungan sekitar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati salah satu masalah sosial nyata di lingkungan sekitar (misalnya: penumpukan sampah rumah tangga yang mencemari lingkungan atau tingginya pengangguran usia produktif).
  2. Rancanglah instrumen identifikasi kebutuhan berbasis aset (Asset-Based Community Development) agar projek yang dirancang bertumpu pada kekuatan lokal.
  3. Diskusikan dan lengkapi rancangan tabel identifikasi kebutuhan dan aset komunitas pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Rancanglah tabel pemetaan kebutuhan dan aset komunitas sasaran yang mencakup: (a) masalah sosial terpilih, (b) kebutuhan mendesak komunitas, (c) aset/potensi lokal yang dapat dioptimalkan, serta (d) peran aktif komunitas dalam projek pemberdayaan.

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom: [Masalah Sosial Terpilih] | [Kebutuhan Mendesak Komunitas] | [Potensi/Aset Lokal yang Dimiliki] | [Bentuk Peran Aktif Komunitas].

Kegiatan 2: Merancang Aksi Projek Kolaboratif Solutif Berbasis Pemberdayaan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Pena/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kebutuhan dan aset yang telah diidentifikasi pada Kegiatan 1, rancanglah skema projek kolaboratif secara operasional.
  2. Pastikan solusi yang dirancang bersifat partisipatoris dan memberdayakan komunitas hingga mencapai kemandirian.
  3. Tuliskan rancangan aksi projek tersebut ke dalam format rencana aksi.

Pertanyaan:

1. Rancanglah nama projek solutif kolaboratif kelompok kalian beserta rumusan tujuan konkret pelaksanaan projek tersebut!

2. Rancanglah pembagian peran kolaboratif antara tim projek murid, masyarakat lokal, dan mitra/pihak luar (misalnya: pengurus RT, bank sampah, atau penyuluh dinas terkait)!

3. Rancanglah tahapan pelaksanaan projek kolaboratif ini yang memuat tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut kemandirian!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Tuliskan nama projek dan rumusan tujuan dalam 1-2 paragraf singkat. Nomor 2: Uraian pembagian peran 3 pihak (murid, warga, mitra). Nomor 3: Tabel 3 kolom: [Tahapan Projek] | [Aktivitas Kerja] | [Keluaran/Output Konkret].

Kegiatan 3: Merancang Tolok Ukur Keberhasilan dan Mitigasi Kendala Projek

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebuah rancangan projek yang solid membutuhkan indikator keberhasilan yang realistis dan antisipasi terhadap hambatan.
  2. Diskusikan tolok ukur keberhasilan projek pemberdayaan kalian serta susun rencana mitigasi risiko pelaksanaan.
  3. Selesaikan kegiatan ini termasuk mengisi refleksi akhir dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Rancanglah 2 indikator keberhasilan projek kolaboratif kalian yang mencakup aspek keterlibatan warga dan keberlanjutan hasil solusi!

2. Rancanglah antisipasi/mitigasi solusi jika muncul kendala utama, yaitu keengganan sebagian warga untuk berpartisipasi dalam program projek!

Nomor 1: Uraian 2 butir indikator keberhasilan (partisipasi & keberlanjutan). Nomor 2: Uraian langkah mitigasi hambatan partisipasi warga.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perancangan projek kolaboratif ini yang paling menantang bagi kelompokmu untuk memastikan warga bertindak sebagai subjek berdaya, bukan penerima bantuan pasif?

2. Apa pengalaman bermakna yang kalian peroleh saat menyeimbangkan peran antara kelompok murid dan komunitas lokal dalam rancangan solusi masalah sosial ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.