LKPDPertemuan 13Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sosiologi kelas 11 dengan topik "Menyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sosiologi Kelas 11: Menyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan

Sosiologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 13

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sosiologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Sosial dalam Perspektif Pemberdayaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyusun pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus yang disajikan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok yang terdiri atas 4–5 orang.
  • Fokuskan penyusunan rencana pada prinsip pemberdayaan masyarakat (partisipatif, memanfaatkan potensi lokal, kemandirian, dan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan karitatif/santunan sesaat).
  • Gunakan format matriks kerja yang telah disediakan untuk menyusun tahapan rencana aksi secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Unsur Awal Pemecahan Masalah Berbasis Potensi Komunitas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja/buku catatan
  • Alat tulis
  • Teks studi kasus Sukamaju

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus singkat berikut: 'Kelompok pemuda usia produktif di Kelurahan Sukamaju mengalami pengangguran musiman akibat minimnya keterampilan terapan. Di sisi lain, wilayah tersebut memiliki sentra industri olahan singkong yang melimpah dan balai warga yang memiliki koneksi internet, namun belum ada kemasan produk yang layak maupun pemasaran digital.'
  2. Diskusikan bersama kelompok mengenai pemecahan masalah berbasis pemberdayaan (menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif, bukan penerima bantuan pasif).
  3. Susunlah 3 unsur utama rencana pemecahan: (1) rumusan fokus pemecahan, (2) potensi/aset lokal yang digerakkan, dan (3) bentuk keterlibatan aktif warga yang akan dibangun.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus Kelurahan Sukamaju, susunlah rumusan fokus pemecahan masalah sosial, identifikasi aset/potensi lokal yang dapat diberdayakan, serta bentuk peran aktif warga dalam pemecahan tersebut ke dalam tabel yang disediakan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom:
- Kolom 1: Rumusan Fokus Pemecahan Masalah (uraian 1-2 kalimat orientasi kemandirian)
- Kolom 2: Potensi/Aset Lokal Komunitas (sebutkan minimal 2 aset yang ada)
- Kolom 3: Bentuk Keterlibatan Aktif Warga (uraian partisipasi masyarakat sebagai subjek)

Kegiatan 2: Menyusun Matriks Rencana Pemecahan Masalah Berperspektif Pemberdayaan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/karton manila atau template matriks
  • Spidol warna/pena
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lanjutkan hasil rancangan pada Kegiatan 1 menjadi sebuah matriks rencana kerja pemecahan masalah sosial yang utuh dan bertahap.
  2. Pastikan matriks memuat 3 tahapan kunci pemberdayaan: Tahap Inisiasi/Penyadaran, Tahap Pelaksanaan/Pengorganisasian Aksi, dan Tahap Pemantapan/Kemandirian Berkelanjutan.
  3. Lengkapi setiap tahapan dengan komponen: Rincian Kegiatan, Pihak yang Terlibat (Subjek & Pendamping), Sumber Daya Lokal yang Digunakan, dan Indikator Keberhasilan Pemberdayaan.

Pertanyaan:

1. Susunlah matriks rencana pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaan secara komprehensif untuk ketiga tahapan (penyadaran, pelaksanaan, dan pemantapan kemandirian) sesuai format matriks yang ditentukan!

Ruang tabel jawaban

Tabel Matriks Kerja 5 kolom:
- Kolom 1: Tahap Pemberdayaan (Baris 1: Inisiasi/Penyadaran, Baris 2: Pelaksanaan/Pengorganisasian, Baris 3: Pemantapan/Kemandirian)
- Kolom 2: Rincian Kegiatan Aksi
- Kolom 3: Pihak Terlibat (Peran Warga & Pendamping)
- Kolom 4: Pemanfaatan Sumber Daya Lokal
- Kolom 5: Indikator Keberhasilan Pemberdayaan

Kegiatan 3: Menyusun Penyesuaian dan Uji Keberlanjutan Rencana Pemecahan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Matriks hasil Kegiatan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok mengenai kemungkinan kendala kemandirian warga dalam pelaksanaan matriks rencana yang telah disusun (misalnya: penurunan motivasi warga atau kendala akses pasar).
  2. Susunlah klausul tindakan antisipasi keberlanjutan pada matriks pemecahan masalah agar masyarakat tidak kembali bergantung pada pihak eksternal/donatur.
  3. Finalisasi matriks rencana pemecahan masalah sosial kelompok secara utuh.
  4. Waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi perumusan penyesuaian, refleksi belajar, dan penutupan kelas bersama guru.

Pertanyaan:

1. Susunlah 2 langkah strategis antisipasi keberlanjutan yang disisipkan ke dalam rencana aksi kelompok agar pemecahan masalah sosial tersebut tetap berkesinambungan dan tidak menciptakan ketergantungan baru!

Uraian 2 butir pernyataan strategis: (1) Mekanisme kaderisasi/regenerasi peran warga; (2) Mekanisme pembiayaan mandiri/pengelolaan aset lokal berkelanjutan.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan paling mendasar antara rencana pemecahan masalah berperspektif pemberdayaan yang kalian susun hari ini dengan tindakan santunan langsung (karitatif)?

2. Bagian mana dari penyusunan matriks pemecahan masalah tadi yang menurutmu paling menantang dalam memastikan warga menjadi aktor utama?

3. Bagaimana prinsip pemberdayaan ini dapat kamu gunakan saat melihat masalah sosial sederhana di lingkungan tempat tinggalmu sendiri?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.