LKPDPertemuan 3Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 9: Eksplorasi Tata Artistik Panggung Menggunakan Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 9 dengan topik "Eksplorasi Tata Artistik Panggung Menggunakan Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 9: Eksplorasi Tata Artistik Panggung Menggunakan Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar

Seni Teater - Kelas 9

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Eksplorasi Tata Artistik Panggung Menggunakan Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikEksplorasi Tata Artistik Panggung Menggunakan Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengeksplorasi tata artistik panggung dengan mempertimbangkan elemen-elemen rupa yang sederhana dari bahan yang ada di lingkungan sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 murid.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Manfaatkan bahan-bahan yang ditemukan di lingkungan sekitar kelas/sekolah dengan tetap menjaga kebersihan dan keselamatan.
  • Fokuskan perhatian pada proses eksplorasi elemen-elemen rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) untuk tata artistik panggung.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Potensi Elemen Rupa dari Bahan Lingkungan Sekitar

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Aneka bahan lingkungan sekitar (kardus bekas, botol plastik, ranting, daun kering, dsb.)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dan kumpulkan 3 jenis bahan alami atau limbah anorganik aman yang ada di sekitar sekolah (contoh: ranting kering, daun kering, kardus bekas, botol plastik bekas, kain perca, batu kerikil).
  2. Eksplorasi karakter fisik dan elemen rupa (bentuk, tekstur, warna, garis) dari masing-masing bahan tersebut.
  3. Isilah tabel pengamatan eksplorasi bahan sesuai kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lakukan eksplorasi pada 3 bahan yang kelompokmu temukan. Catat nama bahan, elemen rupa dominan yang dimiliki (garis/bidang/bentuk/warna/tekstur), dan bagaimana potensi bahan tersebut dapat digunakan sebagai elemen artistik panggung teater.

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom dengan 3 baris isi:
- Kolom 1: Nama Bahan Lingkungan
- Kolom 2: Elemen Rupa Dominan (Garis/Bidang/Bentuk/Warna/Tekstur)
- Kolom 3: Karakter Fisik Bahan (Keras/Lentur/Kasar/Halus/dsb.)
- Kolom 4: Potensi Kegunaan Artistik di Panggung

Kegiatan 2: Uji Coba Gubahan Tata Panggung Sederhana

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan lingkungan yang sudah dikumpulkan
  • Gunting/selotip kertas (hanya sebagai perekat sementara)
  • Alas kerja/meja panggung mini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu konsep suasana panggung: (A) Suasana Hutan Sunyi, (B) Suasana Kamar Sederhana, atau (C) Suasana Lorong Misterius.
  2. Gunakan bahan-bahan lingkungan yang telah dieksplorasi pada Kegiatan 1 untuk menyusun maket/gubahan tata letak artistik sederhana di atas meja kelompok.
  3. Cobalah 2 variasi penataan yang berbeda: Variasi 1 (menonjolkan elemen garis dan ruang vertikal) dan Variasi 2 (menonjolkan elemen bidang dan tekstur horizontal).
  4. Bandingkan kedua variasi penataan tersebut dan diskusikan bagaimana masing-masing penataan menciptakan kesan visual panggung.

Pertanyaan:

1. Konsep suasana panggung apa yang dipilih kelompokmu? Jelaskan bagaimana susunan bahan pada Variasi 1 menghasilkan kesan visual suasana tersebut!

2. Jelaskan bagaimana susunan bahan pada Variasi 2 mengubah kesan visual panggung dibandingkan Variasi 1!

Kolom uraian teks terstruktur: Bagian A berisi Pilihan Suasana Panggung dan Penjelasan Variasi 1; Bagian B berisi Penjelasan Variasi 2 dan Perbedaan Efek Visualnya.

Kegiatan 3: Galeri Berjalan dan Dokumentasi Sketsa Artistik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris
  • Hasil susunan tata artistik meja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetapkan susunan gubahan tata artistik terbaik yang dihasilkan kelompokmu di atas meja kerja.
  2. Lakukan kegiatan galeri berjalan (gallery walk): kelilingi meja kelompok lain untuk mengamati cara mereka mengolah elemen rupa dari bahan lingkungan sekitar.
  3. Kembalilah ke kelompokmu, buatlah sketsa kasar denah tata artistik panggung yang telah kalian eksplorasi beserta catatan elemen rupanya.
  4. Lengkapi refleksi belajar bersama seluruh anggota kelompok sebelum sesi berakhir.

Pertanyaan:

1. Gambarlah sketsa tampak depan tata letak artistik panggung kelompokmu dan berikan label keterangan bahan serta elemen rupa yang digunakan!

Ruang gambar

2. Dari hasil mengamati karya kelompok lain selama galeri berjalan, sebutkan satu cara pengolahan bahan lingkungan yang menurut kelompokmu paling kreatif dalam mengolah elemen rupa!

Kotak gambar berukuran 12 x 10 cm untuk sketsa denah/tampak depan panggung lengkap dengan ruang penulisan label panah, diikuti 3 baris bergaris untuk uraian nomor 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat melihat bahan-bahan bekas/alam di sekitarmu berubah menjadi elemen visual penunjang panggung yang menarik?

2. Elemen rupa apa (garis, bidang, bentuk, tekstur, warna, atau ruang) yang paling mudah dan paling menantang untuk dieksplorasi menggunakan bahan lingkungan sekitar?

3. Apa yang akan kelompokmu perbaiki jika diberi kesempatan untuk mengeksplorasi tata panggung dengan bahan lingkungan yang lebih beragam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.