LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 9: Eksplorasi Olah Tubuh Berirama dan Penggayaan Gerak Dasar Keaktoran Stilistik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 9 dengan topik "Eksplorasi Olah Tubuh Berirama dan Penggayaan Gerak Dasar Keaktoran Stilistik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 9: Eksplorasi Olah Tubuh Berirama dan Penggayaan Gerak Dasar Keaktoran Stilistik

Seni Teater - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Eksplorasi Olah Tubuh Berirama dan Penggayaan Gerak Dasar Keaktoran Stilistik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikEksplorasi Olah Tubuh Berirama dan Penggayaan Gerak Dasar Keaktoran Stilistik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengeksplorasi olah tubuh sebagai dasar keaktoran murid dalam gaya akting stilistik

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai pembelajaran dan kenakan pakaian olahraga atau pakaian yang leluasa untuk bergerak.
  • Lakukan pemanasan tubuh ringan secara mandiri atau bersama kelompok sebelum memulai aktivitas fisik.
  • Ikuti setiap instruksi eksplorasi olah tubuh secara bertahap dengan penuh kesadaran (mindful) dan sungguh-sungguh.
  • Catat hasil pengamatan gerak dan eksplorasi tubuhmu pada lembar/format yang disediakan sesuai panduan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Peregangan dan Bentuk Ruang Tubuh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang kelas/aula yang lapang
  • Matras atau lantai bersih
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah dengan ruang gerak yang cukup di sekitarmu (pastikan tidak bersenggolan dengan teman).
  2. Lakukan eksplorasi olah tubuh 1: 'Merentang Karet' (regangkan seluruh tubuh dari posisi merapat mengecil hingga meregang selebar mungkin dengan ketegangan otot seolah tubuhmu terbuat dari karet tebal).
  3. Lakukan eksplorasi olah tubuh 2: 'Aku Balon' (mulai dari posisi kempis di lantai, perlahan mengembang terisi udara hingga tubuh melayang ringan, lalu mengempis kembali).
  4. Amati perubahan bentuk tubuh, ruang gerak (luas/sempit), dan tegangan otot yang kamu rasakan pada kedua eksplorasi tersebut, lalu lengkapi tabel perbandingan eksplorasi olah tubuh.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengalaman fisikmu melakukan eksplorasi 'Merentang Karet' dan 'Aku Balon', lengkapilah tabel perbandingan bentuk olah tubuh berikut untuk membedakan jangkauan ruang dan tegangan otot yang dihasilkan tubuh!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom yang harus diisi murid:
| Nama Eksplorasi Tubuh | Bentuk & Jangkauan Ruang Tubuh | Kondisi Tegangan Otot Tubuh |
| 1. Merentang Karet | [Tuliskan jangkauan ruang gerak] | [Tuliskan sensasi tegangan otot] |
| 2. Aku Balon | [Tuliskan jangkauan ruang gerak] | [Tuliskan sensasi tegangan otot] |

Kegiatan 2: Eksplorasi Stilisasi Gerak Realistik ke Gerak Stilistik

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pemberi ketukan/metronom sederhana atau tepukan tangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu gerak tubuh keseharian (realistik) yang biasa kamu lakukan, misalnya: gerakan berjalan terburu-buru, gerakan menyapu, atau gerakan menolak sesuatu.
  2. Lakukan proses penggayaan (stilisasi) pada gerak tubuh tersebut dengan menerapkan prinsip stilistik: dilebih-lebihkan jangkauannya (eksplorasi tempo lambat/cepat, diperbesar volumenya, atau diperindah/dipatahkan jalurnya).
  3. Cobalah 2 variasi penggayaan gerak tubuh yang berbeda dari satu gerak dasar yang sama.
  4. Tuliskan deskripsi perubahan olah tubuh dari gerak realistik menjadi gerak berkarakter stilistik pada lembar analisis gerak.

Pertanyaan:

1. Tuliskan gerak tubuh keseharian (realistik) yang kamu pilih, lalu deskripsikan secara rinci bagaimana kamu mengeksplorasi dan mengubah gerak tubuh tersebut menjadi gerak stilistik (sebutkan bagian tubuh yang digerakkan, perubahan tempo gerak, dan pembesaran jangkauan ruangnya)!

Tuliskan jawaban dalam 3 poin terstruktur: (a) Gerak Keseharian Terpilih: ..., (b) Eksplorasi Olah Tubuh & Bagian Tubuh yang Digayakan: ..., (c) Perubahan Tempo & Jangkauan Ruang Gerak Stilistik: ...

Kegiatan 3: Eksplorasi Rangkaian Olah Tubuh Berirama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pemutar musik instrumental ritmis/alat musik perkusi ritmis (rebana/kendang/tepukan)
  • Lembar kerja murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berpasangan atau mandiri, susunlah 3 variasi gerak stilistik tubuh yang telah dieksplorasi menjadi satu rangkaian olah tubuh berirama (memiliki hitungan 1 sampai 8).
  2. Lakukan peragaan rangkaian olah tubuh tersebut secara mengalir: Hitungan 1-2 (Gerak Renggangan Ekstrem), Hitungan 3-4 (Gerak Memilin/Melengkung), Hitungan 5-8 (Gerak Melayang & Berhenti Mematung/Freeze).
  3. Diskusikan bersama teman pasangan/kelompok mengenai keselarasan olah tubuh dan ketepatan irama gerak, lalu buat catatan pengamatan eksplorasi tubuhmu.

Pertanyaan:

1. Catatlah struktur rangkaian olah tubuh berirama 8 hitungan yang kamu peragakan dan jelaskan bagaimana tubuhmu mempertahankan keseimbangan serta artikulasi gerak stilistik pada saat posisi berhenti mematung (freeze)!

Tuliskan dalam format deskripsi: (1) Urutan Hitungan Rangkaian Olah Tubuh (Hitungan 1-2, 3-4, 5-8). (2) Cara Menjaga Keseimbangan dan Kuncian Gerak Tubuh saat Freeze.

REFLEKSI

1. Bagian tubuh mana yang terasa paling menantang atau kaku saat kamu mencoba menggayakan gerak realistik menjadi gerak stilistik?

2. Apa perbedaan sensasi fisik yang kamu rasakan antara menggerakkan tubuh secara biasa (keseharian) dengan menggerakkan tubuh yang dilebih-lebihkan (stilistik) menggunakan irama?

3. Bagaimana eksplorasi olah tubuh hari ini membantumu menyadari potensi kelenturan dan kekuatan tubuhmu sendiri?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.