LKPDPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 7: Eksplorasi Vokal Melalui Artikulasi Bunyi Bahasa dan Intonasi Ekspresi Dramatik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 7 dengan topik "Eksplorasi Vokal Melalui Artikulasi Bunyi Bahasa dan Intonasi Ekspresi Dramatik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 7: Eksplorasi Vokal Melalui Artikulasi Bunyi Bahasa dan Intonasi Ekspresi Dramatik

Seni Teater - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Eksplorasi Vokal Melalui Artikulasi Bunyi Bahasa dan Intonasi Ekspresi Dramatik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikEksplorasi Vokal Melalui Artikulasi Bunyi Bahasa dan Intonasi Ekspresi Dramatik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengeksplorasi vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui artikulasi bunyi bahasa dan intonasi ekspresi dramatik

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan eksplorasi vokal.
  • Lakukan pemanasan organ wicara (bibir, rahang, lidah) secara rileks.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau mandiri sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Perhatikan kejelasan artikulasi bunyi fonem serta variasi intonasi dalam setiap latihan suara.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Artikulasi Fonem dan Ketepatan Alat Ucap

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat latihan pada lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ucapkan kalimat uji pertama: 'Aku seorang kapitan' secara alami dan amati bagaimana bunyi suku kata terdengar.
  2. Lakukan pengucapan lambat dengan penekanan fonem vokal dan konsonan: 'A-ku se-o-rang ka-pi-tan'.
  3. Amati dan rasakan perubahan bentuk bibir, gerakan rahang, dan posisi lidah saat melafalkan fonem /a/, /u/, /e/, /o/, /p/, /t/, dan /k/.
  4. Uji kejelasan artikulasi dengan melafalkan kalimat uji kedua: 'Kucing kuning kencang mengejar tikus kecil'.
  5. Catat hasil pengamatan gerak organ ucap dan kejelasan artikulasi pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel eksplorasi artikulasi berikut berdasarkan hasil pelafalan lambat bertekanan pada kalimat 'Aku seorang kapitan' dan 'Kucing kuning kencang mengejar tikus kecil': identifikasi fonem yang paling memerlukan bukaan rahang/bibir lebar serta fonem yang memerlukan ketegasan letupan lidah/bibir.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan eksplorasi pelafalan cepat vs lambat bertekanan, apa perbedaan kejelasan artikulasi yang terdengar saat mengucapkan 'Aku seorang kapitan'?

Format jawaban: Tabel 3 kolom (Kolom 1: Bunyi Fonem yang Dieksplorasi; Kolom 2: Gerak Organ Ucap [Bibir/Rahang/Lidah]; Kolom 3: Pengaruh terhadap Kejelasan Suara), dilanjutkan uraian penjelasan perbedaan pelafalan cepat vs lambat (3-4 kalimat).

Kegiatan 2: Eksplorasi Intonasi dan Lagu Kalimat Ekspresi Dramatik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat latihan dramatik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil satu kalimat dramatik yang sama: 'Kamu benar-benar datang ke sini hari ini.'
  2. Eksplorasikan intonasi (tinggi-rendah nada suara dan letak penekanan kata) untuk 3 ekspresi emosi dramatik yang berbeda: (A) Heran/Takjub, (B) Marah/Kecewa, dan (C) Lega/Haru.
  3. Ucapkan secara bergantian di depan pasangan latihanmu dan amati perubahan tangga nada vokal yang dihasilkan.
  4. Isi hasil eksplorasi intonasi pada format analisis lagu kalimat.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah pola tinggi-rendah nada (lagu kalimat) dan kata yang diberi tekanan suara saat melafalkan kalimat 'Kamu benar-benar datang ke sini hari ini' pada ketiga ekspresi emosi tersebut?

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan mengapa perubahan letak penekanan kata (aksentuasi nada) dapat mengubah maksud dramatik kalimat meskipun kata-kata yang diucapkan persis sama!

Format jawaban: Tabel 4 kolom (Kolom 1: Ekspresi Emosi, Kolom 2: Kata yang Diberi Tekanan, Kolom 3: Arah Nada [Menaik/Menurun/Datar/Menghentak], Kolom 4: Efek Dramatik yang Terdengar), dilanjutkan uraian penjelasan peran aksentuasi nada (3-4 kalimat).

Kegiatan 3: Praktik Eksplorasi Vokal Mandiri dan Umpan Balik Pasangan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar observasi pasangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih salah satu dari kalimat berikut untuk dieksplorasi secara vokal: (1) 'Pintu gerbang istana telah terbuka lebar untuk kita semua' ATAU (2) 'Jangan sentuh benda pusaka itu sebelum waktu fajar tiba'.
  2. Latih suaramu dengan menggabungkan kejelasan artikulasi (seluruh huruf dilafalkan tuntas) dan intonasi ekspresi dramatik tertentu (pilih: penuh wibawa / panik tergesa-gesa / berbisik tegang).
  3. Tampilkan pelafalan vokalmu di hadapan rekan pasangan belajarmu secara bergantian.
  4. Berikan umpan balik pengamatan timbal-balik pada lembar pengamatan vokal yang tersedia.
  5. Selesaikan pencatatan umpan balik, ikuti refleksi bersama, dan penutupan kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan penampilan rekan pasanganmu, berikan catatan eksplorasi vokal: (a) Sebutkan kalimat dan emosi yang dipilih, (b) Apakah fonem-fonem dalam kata dilafalkan tuntas dan tidak bergumam? Berikan buktinya, (c) Bagaimana variasi tinggi-rendah nada yang ia gunakan untuk mengekspresikan dramatisasi kalimat tersebut?

Format jawaban: Format lembar observasi rekan sejawat (Isian terstruktur memuat: Nama Rekan, Kalimat & Emosi Terpilih, Catatan Kejelasan Artikulasi Fonem, Catatan Dinamika Intonasi/Lagu Kalimat).

REFLEKSI

1. Bagian organ wicara mana (bibir, rahang, atau lidah) yang terasa paling kaku saat kamu melatih artikulasi vokal tadi, dan bagaimana caramu membuatnya lebih luwes?

2. Bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa mengubah tinggi-rendah nada suara dapat mengubah kesan atau makna kalimat secara dramatis?

3. Apa arti penting kejelasan artikulasi dan ketepatan intonasi suara bagi seorang aktor ketika berada di panggung teater?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.