LKPDPertemuan 4Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 7: Memainkan Beragam Karakter dengan Imajinasi dan Kreativitasnya melalui Laku Gerak Pantomim

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 7 dengan topik "Memainkan Beragam Karakter dengan Imajinasi dan Kreativitasnya melalui Laku Gerak Pantomim".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 7: Memainkan Beragam Karakter dengan Imajinasi dan Kreativitasnya melalui Laku Gerak Pantomim

Seni Teater - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Memainkan Beragam Karakter dengan Imajinasi dan Kreativitasnya melalui Laku Gerak Pantomim

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMemainkan Beragam Karakter dengan Imajinasi dan Kreativitasnya melalui Laku Gerak Pantomim
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memainkan beragam karakter dengan imajinasi dan kreativitasnya melalui laku gerak pantomim

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah setiap petunjuk aktivitas secara cermat sebelum mempraktikkan laku gerak pantomim.
  • Lakukan eksplorasi gerak tubuh dan mimik wajah tanpa mengeluarkan suara (hening).
  • Gunakan daya imajinasi dan kreativitasmu seluas-luasnya dalam memainkan laku gerak setiap karakter.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat kegiatan berpasangan atau berkelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Laku Gerak 3 Karakter Benda Imajiner

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang kelas/area gerak yang bebas dari penghalang
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah dan berikan ruang gerak yang cukup di sekitarmu.
  2. Bayangkan tiga karakter yang berbeda: (1) Kakek/Nenek tua yang berjalan tertatih, (2) Robot kaku berdaya baterai melemah, dan (3) Kucing lincah yang mengendap-endap.
  3. Mainkan laku gerak tubuh dan mimik wajah pantomim untuk masing-masing karakter tersebut secara bergantian (masing-masing sekitar 1-2 menit gerak fisik).
  4. Tuliskan deskripsi laku gerak tubuh dan ekspresi wajah yang telah kamu mainkan ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel laku gerak pantomim berikut berdasarkan karakter yang telah kamu mainkan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris dan 3 kolom:
- Kolom 1: Nama Karakter (Kakek/Nenek Tua, Robot Daya Melemah, Kucing Mengendap)
- Kolom 2: Laku Gerak Tubuh yang Dimainkan
- Kolom 3: Mimik Wajah yang Dimainkan

Kegiatan 2: Tantangan Tebak Karakter Berpasangan melalui Laku Gerak Pantomim

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang gerak berpasangan
  • Lembar kerja dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan dengan teman sebangkumu (Murid A dan Murid B).
  2. Pilihlah salah satu dari 4 pilihan karakter profesi/aktivitas berikut tanpa memberitahu pasanganmu: (A) Dokter bedah yang tegang melakukan operasi, (B) Nelayan yang menarik jaring ikan berat di tengah badai, (C) Koki yang terburu-buru memasak di dapur panas, (D) Penjahit baju yang fokus memasukkan benang ke jarum kecil.
  3. Secara bergantian, mainkan karakter pilihanmu di hadapan pasangan melalui laku gerak pantomim murni (tanpa suara/kata-kata).
  4. Pasangan yang mengamati bertugas menebak karakter yang dimainkan beserta alasan pengamatan geraknya, lalu tuliskan hasilnya pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Tuliskan karakter yang kamu mainkan di depan pasanganmu, bagaimana respons pasangan saat menebak, serta laku gerak spesifik apa yang membuat karakter tersebut berhasil teridentifikasi!

2. Ketika giliran pasanganmu memainkan karakternya, karakter apakah yang ia mainkan dan laku gerak pantomim apa yang paling meyakinkanmu atas karakter tersebut?

Uraian terstruktur 2 nomor: masing-masing disediakan kolom berisi 3-4 baris untuk mencatat nama karakter dan rincian laku gerak pantomim yang dimainkan/diamati.

Kegiatan 3: Pertunjukan Adegan Pantomim Mini: Transformasi Karakter

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Panggung kelas/ruang terbuka kelas
  • Stopwatch/alat pencatat waktu guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah ke dalam kelompok kecil beranggotakan 3-4 orang.
  2. Tentukan sebuah situasi bersama (misal: ruang tunggu stasiun kereta atau halte bus saat hujan deras).
  3. Tiap anggota kelompok wajib memilih dan memainkan 1 karakter yang berbeda secara serempak/bergantian dalam satu bingkai adegan pantomim berdurasi 2-3 menit (contoh karakter: orang terburu-buru yang takut tertinggal, anak kecil yang bermain genangan air, satpam yang sigap berpatroli, atau pedagang payung yang menawarkan dagangan).
  4. Tampilkan adegan pantomim kelompok di depan kelas dengan mengeksplorasi laku gerak tubuh, interaksi ruang/benda imajiner, dan ekspresi emosi tanpa suara.
  5. Setelah tampil, tuliskan peran masing-masing anggota kelompok serta laku gerak utama yang dimainkan ke dalam tabel adegan pantomim.

Pertanyaan:

1. Catatlah pembagian karakter dan detail laku gerak pantomim yang dimainkan oleh setiap anggota kelompok dalam adegan bersama!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris dan 3 kolom:
- Kolom 1: Nama Anggota Kelompok
- Kolom 2: Karakter yang Dimainkan
- Kolom 3: Rincian Laku Gerak & Mimik Pantomim dalam Adegan

REFLEKSI

1. Bagian tubuh atau mimik wajah mana yang paling menantang untuk digerakkan saat menyampaikan karakter tanpa suara, dan bagaimana caramu melatihnya tadi?

2. Bagaimana daya imajinasi membantumu memperlakukan benda-benda imajiner (seperti payung, jarum, atau tongkat) agar penonton percaya pada karakter yang kamu mainkan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.