LKPDPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 7: Eksplorasi Mimik Wajah dan Vokal sebagai Dasar Keaktoran Murid melalui Penghayatan Ingatan Emosi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 7 dengan topik "Eksplorasi Mimik Wajah dan Vokal sebagai Dasar Keaktoran Murid melalui Penghayatan Ingatan Emosi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 7: Eksplorasi Mimik Wajah dan Vokal sebagai Dasar Keaktoran Murid melalui Penghayatan Ingatan Emosi

Seni Teater - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Eksplorasi Mimik Wajah dan Vokal sebagai Dasar Keaktoran Murid melalui Penghayatan Ingatan Emosi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikEksplorasi Mimik Wajah dan Vokal sebagai Dasar Keaktoran Murid melalui Penghayatan Ingatan Emosi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengeksplorasi mimik wajah dan vokal sebagai dasar keaktoran murid melalui penghayatan ingatan emosi

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan eksplorasi seni teater.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau mandiri sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Ingat kembali satu peristiwa nyata yang pernah kamu alami untuk menggali rasa senang, sedih, atau terkejut secara jujur (ingatan emosi).
  • Lakukan eksplorasi bentuk mimik wajah dan bunyi vokal secara leluasa, aman, dan saling menghargai.
  • Tuliskan catatan hasil eksplorasimu pada kolom dan format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Mimik Wajah Melalui Ingatan Emosi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cermin kecil (opsional/dapat berhadapan dengan teman sekelas)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang, pejamkan mata sejenak, lalu hadirkan ingatan tentang peristiwa nyata yang pernah membuatmu: (1) sangat senang, (2) sangat sedih, dan (3) sangat terkejut.
  2. Rasakan kembali getaran emosi tersebut pada wajahmu, lalu buka mata di depan cermin atau hadaplah teman pasanganmu.
  3. Eksplorasi bentuk perubahan otot wajah: posisi alis, bentuk mata, dan tarikan bibir untuk masing-masing emosi tersebut.
  4. Catat ciri fisik perubahan mimik wajah yang kamu hasilkan pada tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel eksplorasi mimik wajah berdasarkan penghayatan ingatan emosi untuk 3 emosi dasar (Senang, Sedih, Terkejut). Deskripsikan perubahan pada bagian alis, mata, dan bibir!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom x 4 baris:
- Kolom: [Emosi yang Dihayati] | [Bentuk Alis] | [Bentuk Mata] | [Bentuk Bibir]
- Baris 1: Senang | ... | ... | ...
- Baris 2: Sedih | ... | ... | ...
- Baris 3: Terkejut | ... | ... | ...

Kegiatan 2: Eksplorasi Warna Bunyi Vokal Berdasarkan Ingatan Emosi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat latihan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan satu kalimat netral yang sama: 'Hari ini hujan turun lagi.'
  2. Hadirkan ingatan emosi rasa senang (misal: bermain air saat kecil), rasa sedih (misal: gagal bepergian bersama orang terkasih), dan rasa terkejut (misal: petir menyambar tiba-tiba).
  3. Ucapkan kalimat tersebut secara bersuara dengan mengeksplorasi warna vokal yang keluar (tekanan, tempo cepat/lambat, tinggi/rendah nada bicara) sesuai dorongan emosi yang dihayati.
  4. Analisis perbedaan karakter suara vokal yang kamu eksplorasi pada format catatan vokal.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan eksplorasi pelafalan kalimat netral 'Hari ini hujan turun lagi', bagaimana karakteristik warna bunyi vokal yang kamu hasilkan saat menghayati emosi Senang, Sedih, dan Terkejut? Deskripsikan perbedaan tempo, tekanan, dan nada bicaranya!

Format isian 3 bagian:
1. Eksplorasi Vokal Senang: (Uraikan tempo, tekanan, dan nada suara saat mengucapkan kalimat)
2. Eksplorasi Vokal Sedih: (Uraikan tempo, tekanan, dan nada suara saat mengucapkan kalimat)
3. Eksplorasi Vokal Terkejut: (Uraikan tempo, tekanan, dan nada suara saat mengucapkan kalimat)

Kegiatan 3: Eksplorasi Terpadu: Penyatuan Mimik Wajah dan Vokal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata seru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu kata seru sederhana: 'Wah!', 'Aduh!', atau 'Hei!'.
  2. Secara berpasangan, A memperagakan perpaduan utuh mimik wajah dan bunyi vokal dari kata seru tersebut dengan menghayati salah satu ingatan emosi tanpa memberi tahu emosinya terlebih dahulu.
  3. Teman B mengamati mimik wajah dan mendengarkan vokal yang dikeluarkan, lalu mencatat tangkapannya.
  4. Lakukan bergantian, kemudian diskusikan keterpaduan antara ekspresi wajah dan resonansi suara vokal yang dieksplorasi.
  5. Gunakan sisa waktu kegiatan ini untuk melakukan refleksi mandiri, transisi merapikan ruang kelas, dan penutup.

Pertanyaan:

1. Catatlah hasil eksplorasi perpaduan mimik wajah dan vokal dari kata seru yang kamu peragakan di hadapan pasanganmu! Jelaskan bagaimana ingatan emosi yang kamu hayati membantu menyatukan bentuk mimik wajah dan bunyi vokal yang kamu hasilkan!

Format laporan pengamatan berpasangan:
- Kata seru yang dipilih: ...
- Emosi yang dihayati: ...
- Bentuk mimik wajah yang muncul: ...
- Karakter bunyi vokal yang dihasilkan: ...
- Ulasan keselarasan mimik wajah dan vokal melalui ingatan emosi: (Uraikan minimal 2-3 kalimat)

REFLEKSI

1. Bagian wajah atau saluran vokal mana yang terasa paling mudah dan paling menantang untuk kamu kendalikan saat mengeksplorasi emosi yang berbeda?

2. Bagaimana menghadirkan ingatan emosi nyata dari pengalaman pribadimu membantumu memunculkan ekspresi wajah dan suara secara alami tanpa dibuat-buat?

3. Apa perbedaan yang paling kamu rasakan pada suaramu ketika berbicara biasa dibandingkan saat berbicara dengan penghayatan emosi teater?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.