LKPDPertemuan 7Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 6: Melakukan Pementasan Percobaan (Bagian 2)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Melakukan Pementasan Percobaan (Bagian 2)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Melakukan Pementasan Percobaan (Bagian 2)

Seni Teater - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Melakukan Pementasan Percobaan (Bagian 2)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMelakukan Pementasan Percobaan (Bagian 2)
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memperbaiki kekurangan pementasan berdasarkan masukan dari guru dan kelompok lain.
  2. Menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun.

PETUNJUK UMUM

  • Kalian telah melakukan pementasan percobaan di pertemuan sebelumnya. Sekarang saatnya mendengarkan masukan dari teman dan guru untuk membuat pementasan kalian lebih baik lagi!
  • LKPD ini akan membantumu mencatat kritik dan saran, merencanakan perbaikan, dan melatih sikap terbuka dalam menerima masukan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan terbuka. Ingat, kritik yang membangun adalah hadiah untuk kemajuan kelompokmu!
  • Siapkan alat tulis, hasil catatan penilaian dari pertemuan sebelumnya, dan buku catatan latihanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mendengarkan dan Mencatat Masukan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Catatan penilaian dari pertemuan sebelumnya
  • Alat tulis (pulpen, pensil warna untuk menandai prioritas)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduk bersama kelompok pementasanmu (4-5 orang).
  2. Guru akan membacakan hasil penilaian dari kelompok lain dan guru terhadap pementasan percobaan kelompokmu.
  3. Dengarkan dengan seksama setiap kritik dan saran yang diberikan. Jangan langsung membela diri atau membantah!
  4. Catat semua masukan dalam tabel di bawah ini. Kelompokkan masukan berdasarkan aspek pementasan.
  5. Setelah selesai mendengarkan, diskusikan bersama kelompok: masukan mana yang paling penting untuk diperbaiki?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel kritik dan saran dari kelompok lain dan guru!

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua masukan yang kalian terima, pilih 3 masukan TERPENTING yang harus segera diperbaiki. Tuliskan alasannya!

3. Bagaimana perasaanmu saat mendengarkan kritik dari teman dan guru? Jujurlah!

Sediakan tabel dengan 3 kolom: Aspek Pementasan (Olah Tubuh, Olah Suara, Karakter Tokoh, Blocking, Properti/Kostum, dll) | Kritik yang Diterima | Saran Perbaikan. Minimal 5 baris. Untuk pertanyaan 2 dan 3 sediakan ruang uraian 5-7 kalimat.

Kegiatan 2: Menyusun Rencana Perbaikan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil catatan dari Kegiatan 1
  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk menggambar blocking)
  • Pensil warna (untuk membedakan posisi pemain)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya membuat rencana konkret untuk memperbaiki kekurangan pementasan kalian!
  2. Bersama kelompok, bahas setiap masukan yang sudah kalian catat di Kegiatan 1.
  3. Untuk setiap kekurangan, tentukan: siapa yang bertanggung jawab memperbaiki, bagaimana cara memperbaikinya, dan kapan akan dilatih.
  4. Buat rencana yang realistis dan bisa dilakukan sebelum pementasan akhir.
  5. Ketua kelompok memastikan semua anggota memahami tugasnya masing-masing.

Pertanyaan:

1. Buatlah Rencana Aksi Perbaikan kelompokmu dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Aspek apa yang paling mudah diperbaiki? Aspek apa yang paling sulit? Jelaskan alasanmu!

3. Gambarkan blocking baru yang sudah kalian perbaiki! Gunakan lingkaran atau kotak untuk setiap pemain, beri label nama/tokoh.

Ruang gambar

Tabel dengan 4 kolom: Kekurangan yang Diperbaiki | Cara Memperbaiki (langkah konkret) | Penanggung Jawab | Target Waktu. Minimal 5 baris. Untuk pertanyaan 2 sediakan 4-5 kalimat. Untuk gambar blocking, sediakan ruang kotak 15x10 cm dengan keterangan di bawahnya.

Kegiatan 3: Berlatih Menerima Kritik dengan Sikap Positif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman menerima kritik dari Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini melatih kalian untuk lebih bijak menerima kritik dan saran.
  2. Bacalah cerita pendek tentang dua kelompok teater yang menerima kritik dengan cara berbeda.
  3. Renungkan: kelompok mana yang sikapnya lebih baik? Mengapa?
  4. Kemudian, refleksikan sikap kelompokmu sendiri saat menerima kritik hari ini.
  5. Tuliskan komitmen pribadi dan kelompok untuk bersikap terbuka terhadap masukan.

Pertanyaan:

1. Bacalah cerita berikut: KELOMPOK A: Setelah mendengar kritik, mereka langsung membantah: 'Kami sudah latihan keras! Kelompok kalian juga banyak salahnya!' Mereka kesal dan tidak mau memperbaiki apa pun. KELOMPOK B: Setelah mendengar kritik, mereka berkata: 'Terima kasih masukannya! Kami akan coba perbaiki. Tolong bantu kami berlatih ya!' Mereka mencatat semua saran dan langsung membuat rencana perbaikan. Menurutmu, kelompok mana yang akan berhasil menghasilkan pementasan lebih baik? Mengapa?

2. Jujurlah: apakah kelompokmu lebih mirip Kelompok A atau B saat menerima kritik hari ini? Ceritakan contohnya!

3. Buatlah KOMITMEN KELOMPOK: tuliskan 3 sikap positif yang akan kalian tunjukkan saat menerima kritik dan saran dari siapa pun (guru, teman, penonton)!

Untuk pertanyaan 1 dan 2, sediakan ruang uraian 5-7 kalimat. Untuk pertanyaan 3, sediakan kotak khusus 'Komitmen Kelompok' dengan 3 poin dan tempat tanda tangan semua anggota kelompok di bawahnya.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari hari ini tentang menerima kritik dan saran?

2. Bagaimana sikapmu terhadap kritik berubah setelah mengerjakan LKPD ini?

3. Selain dalam teater, di mana lagi dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa menerapkan sikap terbuka terhadap kritik? Berikan 2 contoh konkret!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.