LKPDPertemuan 2Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 6: Mempresentasikan Karakter

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Mempresentasikan Karakter". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Mempresentasikan Karakter

Seni Teater - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mempresentasikan Karakter

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMempresentasikan Karakter
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan latihan olah tubuh dan olah suara untuk mewujudkan tokoh dalam cerita adaptasi.

PETUNJUK UMUM

  • Ikuti setiap langkah kegiatan dengan perasaan senang dan kesadaran penuh.
  • Catat hasil latihanmu di ruang jawaban yang disediakan.
  • Jika ada teman yang kesulitan, bantulah dengan sopan dan semangat gotong royong.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghidupkan Tokoh lewat Gerak

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu tokoh dari cerita adaptasi yang sudah kalian pelajari.
  2. Ingat-ingat ciri fisik dan kebiasaan tokoh tersebut (cara berjalan, gestur tangan, posisi kepala, postur tubuh).
  3. Berdirilah dengan ruang yang cukup di sekitarmu. Tirukan gerakan-gerakan khas tokohmu selama 2–3 menit. Rasakan setiap perubahan pada tubuh.
  4. Setelah selesai, jawab pertanyaan berikut dengan jujur dan lengkap.

Pertanyaan:

1. Bagaimana perasaanmu saat menirukan gerakan tokoh? Bagian tubuh mana yang paling terasa aktif atau berbeda dari biasanya?

2. Apakah gerakan tokohmu berbeda dengan gerakan yang biasa kamu lakukan sehari-hari? Jelaskan perbedaannya.

Tulis jawaban di kolom berikut secara rapi dan jelas.

Kegiatan 2: Mewarnai Karakter dengan Suara

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks dialog/cuplikan cerita adaptasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pemanasan suara: tarik napas dalam, embuskan perlahan. Ucapkan 'Aa. Ii. Uu. Ee. Oo' dengan nada rendah, sedang, dan tinggi.
  2. Pilih satu kalimat singkat dari dialog tokohmu dalam cerita adaptasi.
  3. Ucapkan kalimat tersebut dengan tiga emosi berbeda (misalnya: marah, sedih, gembira). Rasakan getaran suara dan perubahan intonasi.
  4. Catat hasil latihanmu dalam tabel di bawah.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut untuk mendokumentasikan latihan olah suaramu:

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa olah suara penting saat memerankan tokoh di atas panggung?

Untuk soal tabel, gambarlah tabel tiga kolom (Ekspresi Suara, Deskripsi Suara, Kesan yang Ditimbulkan) di buku kerjamu. Untuk soal uraian, tuliskan jawaban di bawah tabel.

Kegiatan 3: Aksi Perpaduan: Tubuh dan Suara

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang pentas sederhana (depan kelas atau area lapang)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gabungkan latihan olah tubuh dan olah suara yang telah kamu lakukan.
  2. Siapkan satu adegan pendek (durasi 30–60 detik) yang memperlihatkan tokohmu secara utuh — gerak dan suara.
  3. Peragakan adegan tersebut di depan satu teman atau kelompok kecil. Temanmu akan memberikan apresiasi dan saran.
  4. Setelah tampil, jawab pertanyaan refleksi di bawah.

Pertanyaan:

1. Sebutkan satu hal yang menurutmu sudah baik dalam penampilanmu dan satu hal yang ingin kamu tingkatkan.

2. Tuliskan satu komentar atau saran dari teman yang menonton penampilanmu.

Tulis jawaban pada kolom yang disediakan.

REFLEKSI

1. Apa momen paling menyenangkan yang kamu alami saat latihan olah tubuh dan suara hari ini?

2. Bagaimana latihan ini membantumu lebih memahami dan menghayati karakter yang kamu perankan?

3. Sikap apa yang kamu kembangkan selama kegiatan ini (misalnya percaya diri, sabar, kerja sama)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.