LKPDPertemuan 10Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 6: Latihan Peran Berkelompok

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Latihan Peran Berkelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Latihan Peran Berkelompok

Seni Teater - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Latihan Peran Berkelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikLatihan Peran Berkelompok
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan permainan peran berkelompok dengan improvisasi untuk melatih aksi dan reaksi.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan kegiatan ini bersama kelompokmu dengan penuh semangat dan saling menghargai.
  • Gunakan imajinasimu untuk menciptakan tokoh dan situasi yang menarik.
  • Jangan takut salah! Improvisasi adalah kesempatan untuk berani mencoba dan berkreasi.
  • Perhatikan temanmu saat bermain peran agar aksi dan reaksimu tepat dan natural.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Permainan Pemanasan: Cermin Aksi-Reaksi

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang kosong untuk bergerak
  • Semangat dan konsentrasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok berpasangan (2 orang).
  2. Tentukan siapa yang menjadi A (pemimpin) dan B (cermin).
  3. Pemain A melakukan gerakan sederhana (misalnya: mengangkat tangan, membungkuk, tersenyum, terkejut).
  4. Pemain B harus meniru gerakan A seperti bayangan cermin, secepat dan seakurat mungkin.
  5. Lakukan selama 2 menit, lalu tukar peran.
  6. Setelah selesai, jawab pertanyaan di bawah ini secara individu.

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu rasakan saat menjadi 'cermin' yang harus mengikuti gerakan temanmu?

2. Mengapa penting bagi seorang aktor untuk bisa bereaksi cepat terhadap aksi lawan mainnya?

Tuliskan jawabanmu dalam 3-5 kalimat untuk setiap pertanyaan di kolom yang disediakan.

Kegiatan 2: Improvisasi Situasi Sederhana

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang untuk berakting
  • Properti sederhana jika ada (opsional: tas, botol minum, dll)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  2. Pilih salah satu situasi berikut untuk dimainkan secara improvisasi (tanpa naskah): (a) Di pasar tradisional yang ramai, ada penjual dan pembeli yang tawar-menawar. (b) Di halte bus, beberapa orang menunggu bus yang terlambat datang. (c) Di kantin sekolah saat istirahat, ada yang kehabisan uang jajan.
  3. Setiap anggota kelompok menentukan tokoh yang akan diperankan (misalnya: penjual sayur, ibu-ibu cerewet, anak kecil lapar, dll).
  4. Mainkan adegan improvisasi selama 3-5 menit. Perhatikan aksi temanmu dan berikan reaksi yang sesuai!
  5. Setelah tampil, diskusikan bersama kelompok dan jawab pertanyaan di bawah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perencanaan tokoh kelompokmu:

Ruang tabel jawaban

2. Ceritakan satu momen dalam improvisasi ketika kamu harus bereaksi terhadap aksi temanmu. Apa yang terjadi dan bagaimana reaksimu?

3. Apa tantangan terbesar yang kelompokmu hadapi saat melakukan improvisasi?

4. Apa yang bisa diperbaiki agar improvisasi kelompokmu lebih baik?

Untuk tabel: buat 3 kolom (Nama Murid | Tokoh | Ciri Khas Tokoh) dan isi untuk semua anggota kelompok. Untuk pertanyaan uraian dan diskusi: tuliskan jawaban bersama kelompok dengan lengkap.

Kegiatan 3: Menciptakan Adegan Improvisasi Berkelompok

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas untuk merancang
  • Pensil atau pulpen
  • Properti sederhana sesuai kebutuhan (opsional)
  • Ruang panggung/area penampilan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetap dalam kelompok yang sama (4-5 orang).
  2. Sekarang ciptakan situasi improvisasi sendiri! Diskusikan bersama kelompokmu: Dimana adegan berlangsung? Siapa saja tokohnya? Apa masalah atau konflik yang terjadi?
  3. Tuliskan rancangan singkat di kolom yang tersedia (tidak perlu menulis dialog lengkap, cukup garis besar cerita).
  4. Lakukan latihan singkat: setiap anggota mencoba tokohnya, berlatih aksi dan reaksi.
  5. Tampilkan improvisasi kelompokmu di depan kelas selama 5-7 menit.
  6. Setelah semua kelompok tampil, amati penampilan kelompok lain dan berikan apresiasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi rancangan improvisasi kelompokmu:

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan posisi awal tokoh-tokoh di panggung (blocking sederhana). Beri label siapa di posisi mana.

Ruang gambar

3. Tuliskan 3 hal yang berhasil dilakukan kelompokmu dengan baik dalam improvisasi ini:

4. Sebutkan satu hal menarik yang kamu pelajari dari penampilan kelompok lain:

Untuk tabel rancangan: buat 3 baris (Lokasi | Tokoh-tokoh | Masalah/Konflik). Untuk gambar: sediakan kotak kosong berukuran 10x10 cm untuk sketsa blocking. Untuk pertanyaan uraian: tuliskan dalam bentuk poin-poin atau paragraf singkat.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan yang kamu rasakan antara bermain peran dengan naskah dan improvisasi tanpa naskah?

2. Bagaimana pengalaman berlatih aksi dan reaksi dalam kelompok membantumu memahami pentingnya kerja sama dalam teater?

3. Jika kamu diminta melakukan improvisasi lagi, apa yang akan kamu lakukan berbeda untuk tampil lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.