LKPDPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 6: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Refleksi Adaptasi Cerita Rakyat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Presentasi dan Refleksi Adaptasi Cerita Rakyat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Refleksi Adaptasi Cerita Rakyat

Seni Teater - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Presentasi dan Refleksi Adaptasi Cerita Rakyat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Presentasi dan Refleksi Adaptasi Cerita Rakyat
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memerankan lakon adaptasi cerita rakyat secara berkelompok dengan penuh tanggung jawab.
  2. Mengevaluasi kelebihan dan kekurangan konsep adaptasi cerita rakyat yang dipresentasikan.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini adalah lembar asesmen sumatif untuk menilai hasil kerja adaptasi cerita rakyat yang telah kalian kerjakan bersama kelompok.
  • Kalian akan mempresentasikan naskah adaptasi cerita rakyat dengan pembacaan dramatik di depan kelas.
  • Setelah presentasi, kalian akan saling memberikan evaluasi dan merefleksikan proses pembelajaran yang telah dilalui.
  • Kerjakan dengan jujur, penuh tanggung jawab, dan hormati pendapat teman-teman.
  • Siapkan naskah adaptasi cerita rakyat kelompok kalian, alat tulis, dan semangat untuk tampil!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Presentasi Pembacaan Dramatik Adaptasi Cerita Rakyat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah adaptasi cerita rakyat
  • Alat tulis
  • Ruang kelas atau aula untuk presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok maju ke depan kelas secara bergantian untuk mempresentasikan naskah adaptasi cerita rakyat.
  2. Lakukan pembacaan dramatik: bacakan dialog dengan ekspresi, intonasi, dan penghayatan sesuai karakter tokoh.
  3. Jika belum siap pembacaan penuh, presentasikan susunan adegan dan bacakan potongan dialog serta nebentext dari adegan paling penting.
  4. Kelompok lain menyimak dengan saksama dan mencatat hal-hal menarik atau yang perlu diperbaiki.
  5. Setiap kelompok mendapat waktu maksimal 10 menit untuk presentasi.

Pertanyaan:

1. Cerita rakyat apa yang kelompok kalian adaptasi? Tuliskan judul cerita asli dan judul adaptasi kalian.

2. Jelaskan konteks kekinian yang kalian gunakan dalam adaptasi (misalnya: latar waktu, tempat, atau profesi tokoh yang diubah).

3. Apakah tema atau pesan moral cerita asli masih dipertahankan dalam adaptasi kalian? Jelaskan!

Tulis jawaban dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat) atau poin-poin penting.

Kegiatan 2: Evaluasi Presentasi Kelompok Lain

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar evaluasi (tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Saat menyaksikan presentasi kelompok lain, kalian berperan sebagai pengamat dan penilai.
  2. Isi tabel evaluasi di bawah ini untuk minimal 2 kelompok lain (selain kelompok sendiri).
  3. Berikan penilaian yang jujur, objektif, dan disertai alasan yang jelas.
  4. Fokus pada 3 aspek: kreativitas adaptasi, kerapian naskah, dan kekompakan kelompok.
  5. Setelah semua presentasi selesai, perwakilan kelompok dapat menyampaikan evaluasi secara lisan dengan sopan.

Pertanyaan:

1. Isi tabel evaluasi untuk 2 kelompok lain yang kalian amati.

Ruang tabel jawaban

2. Sebutkan 2 kelebihan dari salah satu presentasi kelompok lain yang paling berkesan bagi kalian.

3. Berikan 1-2 saran perbaikan untuk kelompok yang kalian evaluasi agar adaptasi mereka lebih baik.

Gunakan tabel 3 kolom untuk pertanyaan 1: Nama Kelompok | Aspek yang Dinilai (Kreativitas/Kerapian/Kekompakan) | Komentar dan Skor (1-5). Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulis dalam bentuk poin atau paragraf singkat.

Kegiatan 3: Refleksi Diri dan Kelompok

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hati yang terbuka untuk refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah semua kelompok presentasi dan saling memberi evaluasi, sekarang saatnya merefleksikan proses pembelajaran kalian.
  2. Jawab pertanyaan-pertanyaan refleksi di bawah ini secara jujur dan mendalam.
  3. Refleksi ini bersifat pribadi, jadi tuliskan pendapat dan perasaan kalian sendiri.
  4. Pikirkan kembali seluruh proses dari awal mempelajari cerita rakyat, membuat adaptasi, hingga mempresentasikannya.
  5. Refleksi ini akan membantu kalian memahami apa yang sudah kalian pelajari dan bagaimana kalian bisa berkembang.

Pertanyaan:

1. Apa tantangan terbesar yang kelompok kalian hadapi saat mengadaptasi cerita rakyat ke konteks kekinian?

2. Bagaimana peran kalian dalam kelompok? Apakah kalian sudah menjalankan tanggung jawab dengan baik? Jelaskan!

3. Apa yang paling kalian pelajari dari kegiatan mengadaptasi dan mementaskan cerita rakyat ini? Bagaimana kalian bisa menerapkan pembelajaran ini dalam kehidupan sehari-hari?

4. Jika kalian diberi kesempatan mengulang proyek ini, apa yang ingin kalian perbaiki atau lakukan secara berbeda?

Tulis jawaban dalam bentuk paragraf (minimal 3-5 kalimat per pertanyaan). Jawablah dengan jujur dan renungkan pengalaman kalian.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan kalian setelah mempresentasikan hasil adaptasi cerita rakyat di depan teman-teman?

2. Apa hal baru yang kalian temukan tentang cerita rakyat Nusantara melalui kegiatan ini?

3. Nilai apa dari cerita rakyat yang paling berkesan bagi kalian dan ingin kalian terapkan dalam kehidupan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.