LKPDPertemuan 5Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 6: Mencari Konteks Masa Kini dalam Cerita Rakyat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Mencari Konteks Masa Kini dalam Cerita Rakyat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Mencari Konteks Masa Kini dalam Cerita Rakyat

Seni Teater - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mencari Konteks Masa Kini dalam Cerita Rakyat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMencari Konteks Masa Kini dalam Cerita Rakyat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kaitan cerita rakyat dengan konteks kehidupan sehari-hari.
  2. Menyusun adaptasi cerita rakyat yang sesuai dengan konteks kekinian.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu. Pastikan semua anggota berpartisipasi aktif.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk mengisi jawaban. Boleh mencoret dan menulis ulang — proses berpikir itu penting!
  • Jika ada kata atau istilah yang belum dipahami, diskusikan dulu dengan teman sekelompok sebelum bertanya kepada guru.
  • Hargai setiap ide yang muncul dari teman satu kelompok — tidak ada jawaban yang salah dalam proses eksplorasi.
  • Simpan LKPD ini baik-baik karena akan digunakan pada pertemuan selanjutnya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Cerita Rakyat: Menemukan Jejak Masa Kini

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Sinopsis cerita rakyat (fotokopi atau ringkasan yang sudah disiapkan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah sinopsis singkat cerita rakyat yang sudah dipilih oleh kelompokmu (misalnya: Malin Kundang, Timun Mas, Lutung Kasarung, atau cerita rakyat daerahmu).
  2. Diskusikan bersama kelompok: peristiwa, konflik, dan nilai-nilai apa saja yang ada dalam cerita rakyat tersebut.
  3. Sekarang, jadilah 'detektif'! Cari persamaan atau kemiripan antara isi cerita rakyat itu dengan kejadian atau situasi yang mungkin terjadi di kehidupan sehari-hari kalian saat ini.
  4. Isi tabel di bawah ini secara bersama-sama. Setiap baris mewakili satu elemen cerita yang kalian temukan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan judul cerita rakyat yang dipilih kelompokmu dan sebutkan 3 peristiwa penting dalam cerita tersebut (bisa berupa konflik, keputusan tokoh, atau kejadian berkesan).

2. Lengkapi tabel berikut! Temukan kaitan antara elemen cerita rakyatmu dengan situasi kehidupan sehari-hari masa kini.

Kolom tabel:

  1. Elemen dalam Cerita Rakyat |
  2. Situasi Serupa di Kehidupan Sehari-hari |
  3. Mengapa Menurutmu Masih Relevan?
Ruang tabel jawaban

3. Dari kaitan yang sudah kalian temukan, nilai atau pesan apa dari cerita rakyat itu yang menurutmu paling penting untuk disampaikan kepada anak-anak seusiamu saat ini? Jelaskan alasanmu!

Jawab nomor 1 dalam format isian bebas (tulis judul + 3 poin peristiwa). Jawab nomor 2 dalam tabel 3 kolom dengan minimal 3 baris isian. Jawab nomor 3 dalam bentuk paragraf singkat 3–5 kalimat.

Kegiatan 2: Transformasi Cerita: Dari Dahulu Kala ke Masa Kini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas tambahan jika diperlukan untuk coretan ide

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah menemukan kaitan cerita rakyatmu dengan kehidupan sehari-hari, sekarang saatnya berpikir kreatif!
  2. Bayangkan kamu adalah seorang penulis cerita. Tugasmu adalah mengubah (mengadaptasi) cerita rakyat tersebut agar cocok dengan kehidupan anak-anak zaman sekarang.
  3. Perhatikan 3 hal penting saat membuat adaptasi: (a) jalan cerita atau tema utama harus tetap ada, (b) tokoh boleh diubah agar lebih modern, (c) konflik atau masalah boleh disesuaikan dengan kehidupan masa kini.
  4. Isi rancangan adaptasi di bawah ini bersama kelompokmu.
  5. Ingat: kalian tidak harus mengubah segalanya! Pilih 1–2 bagian paling penting yang ingin kalian adaptasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi kartu perbandingan tokoh berikut. Gambarkan atau deskripsikan tokoh utamamu dalam versi asli cerita rakyat dan dalam versi adaptasi kalian.

Kolom:

  1. Aspek Tokoh |
  2. Versi Asli Cerita Rakyat |
  3. Versi Adaptasi Masa Kini

Baris: Nama tokoh | Latar belakang (siapa dia?) | Masalah/konflik yang dihadapi | Cara tokoh menyelesaikan masalah

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan ringkasan cerita adaptasi kelompokmu dalam 1 paragraf (sekitar 5–8 kalimat). Pastikan ceritamu mengandung: perkenalan tokoh, konflik/masalah, dan penyelesaian.

3. Diskusikan dalam kelompok: Apakah adaptasi yang kalian buat masih mempertahankan pesan utama cerita aslinya? Berikan tanda centang (✓) dan jelaskan jawabanmu!

[ ] Ya, pesan utama masih sama karena...
[ ] Tidak sepenuhnya, karena kami mengubah... tetapi pesan yang ingin kami sampaikan adalah...

Jawab nomor 1 dalam tabel 3 kolom x 4 baris. Jawab nomor 2 dalam kotak uraian (tulis paragraf 5–8 kalimat). Jawab nomor 3 dengan memberi centang pada pilihan yang sesuai, lalu tuliskan penjelasan di baris yang tersedia.

Kegiatan 3: Pentas Mini: Hidup dalam Cerita Adaptasi Kita!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk bagian gambar)
  • Ruang kelas atau area yang cukup luas untuk bergerak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selamat! Kalian sudah punya cerita adaptasi. Sekarang saatnya menghidupkan cerita itu!
  2. Bersama kelompok, pilih SATU adegan paling menarik dari cerita adaptasi kalian — boleh bagian konflik atau penyelesaian.
  3. Bagi peran kepada seluruh anggota kelompok. Setiap orang harus mendapat bagian (boleh sebagai tokoh, narator, atau penata suasana).
  4. Latih adegan tersebut selama ±5 menit, lalu tampilkan di depan kelas selama 2–3 menit.
  5. Saat menonton penampilan kelompok lain, isi lembar pengamatan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Sebelum tampil, isi kartu peran berikut untuk kelompokmu.

Kolom:

  1. Nama Anggota |
  2. Peran dalam Adegan |
  3. Satu kalimat kunci yang akan diucapkan/dilakukan tokohmu
Ruang tabel jawaban

2. Setelah menyaksikan penampilan salah satu kelompok lain, jawab pertanyaan berikut:

  1. Cerita rakyat apa yang mereka adaptasi, dan apa perubahan paling menarik yang mereka buat?
    1. Apakah pesan utama cerita aslinya masih terasa dalam penampilan mereka? Jelaskan!

3. Gambarkan atau tulis deskripsi singkat tentang ekspresi wajah atau gerak tubuh yang menurutmu paling berkesan dari penampilan hari ini — bisa dari kelompokmu sendiri atau kelompok lain. Jelaskan mengapa itu berkesan bagimu!

Ruang gambar

Jawab nomor 1 dalam tabel 3 kolom (isi sesuai jumlah anggota kelompok). Jawab nomor 2 dalam bentuk uraian 2–4 kalimat per bagian (a dan b). Jawab nomor 3 dengan gambar sederhana + keterangan tulisan di bawahnya, atau deskripsi tulisan minimal 3 kalimat.

REFLEKSI

1. Dari cerita rakyat yang kalian pelajari hari ini, nilai atau pesan apa yang paling kamu rasa penting untuk kamu bawa dalam kehidupanmu sehari-hari? Mengapa?

2. Bagian mana dari proses mengadaptasi cerita yang paling menantang bagimu? Apa yang kamu lakukan untuk menghadapi tantangan itu?

3. Setelah hari ini, apakah menurutmu cerita-cerita lama seperti cerita rakyat masih perlu diceritakan ulang untuk anak-anak zaman sekarang? Berikan pendapatmu dengan alasan yang jelas!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.