LKPDPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 6: Membedah Struktur Cerita Rakyat (Lanjutan)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Membedah Struktur Cerita Rakyat (Lanjutan)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Membedah Struktur Cerita Rakyat (Lanjutan)

Seni Teater - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membedah Struktur Cerita Rakyat (Lanjutan)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembedah Struktur Cerita Rakyat (Lanjutan)
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis perkembangan karakter dan emosi tokoh dalam cerita rakyat asli.
  2. Menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan dalam cerita rakyat.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan cerita rakyat yang sudah kamu baca pada pertemuan sebelumnya (Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas, Malin Kundang, atau Si Kancil).
  • Kerjakan LKPD ini dengan kelompokmu yang sama seperti pertemuan lalu.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan seksama sebelum mengerjakan.
  • Diskusikan jawabanmu dengan teman sekelompok, karena setiap orang punya cara pandang yang berbeda dan menarik!
  • Jika ada yang belum jelas, jangan ragu bertanya pada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melacak Jejak Perubahan Tokoh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku cerita rakyat atau salinan cerita yang sudah dibaca
  • Alat tulis (pensil/pulpen, penghapus)
  • Kertas tambahan jika diperlukan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih SATU tokoh utama dari cerita rakyat kelompokmu.
  2. Baca kembali cerita dari awal sampai akhir, fokus pada tokoh yang dipilih.
  3. Perhatikan: Bagaimana tokoh itu di awal cerita? Apa yang terjadi padanya? Bagaimana ia berubah di akhir cerita?
  4. Isi tabel perkembangan tokoh yang tersedia.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu: Mengapa tokoh ini berubah? Apa yang menyebabkan perubahannya?

Pertanyaan:

1. Siapa nama tokoh yang kelompokmu pilih untuk dianalisis?

2. Lengkapi tabel perkembangan karakter tokoh berikut!

Ruang tabel jawaban

3. Menurut kelompokmu, perubahan apa yang paling besar terjadi pada tokoh ini? Jelaskan!

Untuk nomor 2, buat tabel dengan 4 kolom: (1) Bagian Cerita (Awal/Pertengahan/Akhir), (2) Sifat & Sikap Tokoh, (3) Peristiwa Penting yang Dialami, (4) Emosi yang Dirasakan Tokoh. Isi setiap kolom dengan kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Membaca Emosi Tokoh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku cerita rakyat
  • Alat tulis dan pensil warna/krayon untuk menggambar ekspresi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih TIGA adegan atau peristiwa penting yang dialami tokoh dalam cerita.
  2. Untuk setiap adegan, identifikasi emosi yang dirasakan tokoh (contoh: sedih, marah, takut, gembira, bingung, sesal, dll).
  3. Cari petunjuk dalam cerita yang menunjukkan emosi tersebut (bisa dari dialog, tindakan tokoh, atau deskripsi pencerita).
  4. Gambarkan ekspresi wajah tokoh pada setiap adegan tersebut di kotak yang disediakan.
  5. Jelaskan mengapa tokoh merasakan emosi tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis emosi tokoh untuk 3 adegan penting!

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan ekspresi wajah tokoh pada ketiga adegan tersebut di kotak yang disediakan (gambar sederhana, fokus pada mata, alis, dan mulut)!

Ruang gambar

3. Dari ketiga emosi tersebut, emosi mana yang paling kuat dirasakan tokoh? Mengapa?

Untuk nomor 1, buat tabel dengan 5 kolom: (1) Adegan/Peristiwa, (2) Emosi yang Dirasakan, (3) Bukti dari Cerita (dialog/tindakan), (4) Alasan Tokoh Merasakan Emosi Itu, (5) Kotak Gambar Ekspresi. Untuk nomor 2, gunakan kotak gambar pada tabel, atau buat 3 lingkaran besar untuk menggambar wajah.

Kegiatan 3: Menyampaikan Pendapat tentang Tokoh

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil kegiatan 1 dan 2
  • Kertas karton/kertas besar untuk membuat poin presentasi (opsional)
  • Spidol warna untuk membuat visual presentasi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kelompokmu menyampaikan pendapat tentang tokoh yang sudah dianalisis.
  2. Diskusikan dalam kelompok: Apakah kalian suka dengan tokoh ini? Apakah tindakannya bisa dibenarkan? Apa yang bisa dipelajari dari tokoh ini?
  3. Setiap anggota kelompok boleh punya pendapat berbeda, tuliskan semua pendapat.
  4. Siapkan presentasi singkat (2-3 menit) untuk menyampaikan hasil analisis kelompokmu ke kelas.
  5. Gunakan hasil kegiatan 1 dan 2 sebagai bahan presentasi.

Pertanyaan:

1. Menurut kelompokmu, apa sifat paling menonjol dari tokoh ini? (Pilih 3 sifat dan beri alasan)

2. Apakah menurut kelompokmu tokoh ini adalah contoh yang baik atau tidak? Mengapa?

3. Jika tokoh ini hidup di zaman sekarang dan menjadi teman sekelasmu, bagaimana sikapmu terhadapnya? Apa yang akan kamu katakan kepadanya?

4. Tuliskan poin-poin penting yang akan kelompokmu presentasikan ke kelas (minimal 5 poin)!

Untuk nomor 1, buat daftar bernomor 3 sifat dengan penjelasan masing-masing 2-3 kalimat. Untuk nomor 2 dan 3, tulis pendapat dalam bentuk paragraf (5-7 kalimat). Untuk nomor 4, buat daftar poin presentasi bernomor.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis tokoh cerita rakyat, apa yang kamu pelajari tentang cara memahami karakter seseorang?

2. Apakah ada tokoh dalam cerita rakyat yang mengingatkanmu pada seseorang dalam kehidupan nyata (bisa diri sendiri, teman, atau keluarga)? Jelaskan!

3. Bagaimana perasaanmu saat menganalisis emosi tokoh? Apakah kamu jadi lebih mengerti mengapa tokoh bertindak seperti itu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.