LKPDPertemuan 12Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 6: Refleksi dan Asesmen Sumatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Refleksi dan Asesmen Sumatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 6: Refleksi dan Asesmen Sumatif

Seni Teater - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Asesmen Sumatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikRefleksi dan Asesmen Sumatif
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menceritakan pendapat tentang pengalaman memerankan monolog dan mengevaluasi proses belajar.

PETUNJUK UMUM

  • Selamat datang di pertemuan refleksi dan asesmen sumatif! Kalian telah menyelesaikan perjalanan panjang mempelajari dasar-dasar pemeranan dan mementaskan monolog.
  • Di LKPD ini, kalian akan menceritakan pengalaman, perasaan, dan pendapat tentang proses belajar yang telah dilalui.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan penuh kesadaran. Tidak ada jawaban benar atau salah, yang terpenting adalah kejujuran dan refleksi mendalam dari hati kalian.
  • Siapkan alat tulis, buku catatan, dan hati yang terbuka untuk berbagi cerita!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Perjalanan Monologku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Buku catatan atau kertas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tutup matamu sejenak dan tarik napas dalam-dalam.
  2. Ingat kembali seluruh perjalananmu dari pertama kali belajar monolog hingga saat pementasan.
  3. Buka matamu dan tuliskan pengalamanmu dalam bentuk cerita singkat.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah dengan jujur berdasarkan pengalamanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Ceritakan pengalamanmu saat pertama kali belajar monolog. Apa yang kamu rasakan? (gugup, senang, bingung, semangat, dll)

2. Tokoh apa yang kamu perankan dalam monolog? Mengapa kamu memilih tokoh tersebut?

3. Lengkapi tabel berikut tentang proses latihanmu:

Ruang tabel jawaban

4. Saat pementasan monolog, apa yang paling berkesan bagimu? Ceritakan dengan detail!

Untuk nomor 1, 2, dan 4: tulis dalam bentuk paragraf minimal 5 kalimat. Untuk nomor 3: isi tabel dengan 3 kolom (Kesulitan yang Dihadapi | Cara Mengatasinya | Hasil yang Dicapai) dan minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Evaluasi Diri: Aku dan Kemampuan Pemerananku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Pensil warna atau spidol (untuk menggambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya mengevaluasi dirimu sendiri dengan jujur.
  2. Renungkan kemampuan pemerananmu dari awal hingga akhir pembelajaran.
  3. Beri tanda centang (✓) atau bintang (★) sesuai penilaianmu sendiri.
  4. Kemudian jawab pertanyaan refleksi untuk melihat perkembanganmu.

Pertanyaan:

1. Beri penilaian untuk kemampuanmu dalam aspek-aspek berikut (gunakan skala: ★ = Perlu Belajar Lagi, ★★ = Cukup Baik, ★★★ = Baik, ★★★★ = Sangat Baik):

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel di atas, aspek mana yang menurutmu sudah baik? Mengapa kamu merasa sudah baik di aspek tersebut?

3. Aspek mana yang masih perlu kamu tingkatkan? Apa rencanamu untuk meningkatkan aspek tersebut?

4. Bandingkan kemampuanmu di awal pembelajaran dengan sekarang. Gambarkan perkembanganmu dalam bentuk diagram, grafik, atau ilustrasi sederhana!

Ruang gambar

Untuk nomor 1: buat tabel dengan 2 kolom (Aspek Pemeranan | Penilaian Diri) dengan aspek: Menghapal dialog, Ekspresi wajah, Gerakan tubuh, Intonasi suara, Volume suara, Penghayatan karakter, Konsentrasi saat tampil, Kepercayaan diri. Untuk nomor 2 dan 3: tulis minimal 4 kalimat. Untuk nomor 4: gunakan setengah halaman untuk menggambar.

Kegiatan 3: Berbagi Cerita dan Belajar Bersama

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas besar atau papan tulis kecil (jika tersedia) untuk diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi dengan 4-5 teman.
  2. Setiap anggota kelompok bergantian menceritakan pengalaman dan evaluasi dirinya.
  3. Dengarkan cerita teman-temanmu dengan penuh perhatian dan hargai setiap pengalaman yang dibagikan.
  4. Setelah diskusi, jawab pertanyaan untuk merangkum pembelajaran bersama.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 hal menarik atau inspiratif yang kamu pelajari dari cerita teman-teman sekelompokmu:

2. Menurut kelompokmu, apa manfaat terbesar yang kalian dapatkan dari belajar monolog dan bermain teater? Diskusikan dan tuliskan minimal 5 manfaat:

3. Jika ada kesempatan bermain teater lagi di masa depan, apa yang ingin kalian lakukan atau perbaiki? Buat rencana aksi kelompok:

Ruang tabel jawaban

4. Apakah ilmu teater yang kalian pelajari bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan 3 contoh konkret!

Untuk nomor 1, 2, dan 4: tulis dalam bentuk poin-poin dengan penjelasan singkat. Untuk nomor 3: buat tabel dengan 3 kolom (Yang Ingin Dilakukan | Cara Melakukannya | Siapa yang Terlibat) minimal 3 baris.

REFLEKSI

1. Setelah menyelesaikan semua kegiatan, tuliskan 3 kata yang menggambarkan perasaanmu sekarang tentang pengalaman belajar monolog dan teater!

2. Apa hal paling berharga yang akan kamu ingat dari pembelajaran teater semester ini? Mengapa hal itu sangat berarti bagimu?

3. Bagaimana pengalaman bermain teater mengubah cara pandangmu tentang diri sendiri dan orang lain? Jelaskan dengan contoh!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.