LKPDPertemuan 8Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 5: Latihan Olah Suara dan Ekspresi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Latihan Olah Suara dan Ekspresi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 5: Latihan Olah Suara dan Ekspresi

Seni Teater - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Latihan Olah Suara dan Ekspresi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikLatihan Olah Suara dan Ekspresi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengatur dinamika suara sesuai interpretasi situasi.
  2. Murid mampu menirukan cara bertutur sesuai sifat karakter yang diperankan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan sesuai urutan nomor agar pengalaman belajarmu semakin seru.
  • Boleh berdiskusi dengan teman saat diminta, tetapi tulis jawabanmu sendiri dengan kata-katamu sendiri.
  • Tidak ada jawaban benar atau salah dalam berekspresi — yang penting kamu berani mencoba!
  • Gunakan pensil untuk mencatat, agar mudah diperbaiki jika ingin mengubah jawaban.
  • Jaga ketertiban dan saling menghargai saat teman sedang berlatih atau tampil.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Petualangan Suara: Mengenal Dinamika Suara

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan nyaman, tarik napas perlahan, lalu hembuskan pelan-pelan sebanyak 3 kali.
  2. Dengarkan gurumu membacakan situasi berikut satu per satu, lalu bayangkan kamu berada di dalam situasi tersebut.
  3. Situasi A: Kamu berbisik kepada teman karena berada di perpustakaan yang sunyi.
  4. Situasi B: Kamu berteriak memperingatkan teman yang hampir jatuh di lapangan.
  5. Situasi C: Kamu menceritakan dongeng sebelum tidur kepada adikmu dengan suara lembut.
  6. Situasi D: Kamu berpidato di depan seluruh sekolah dengan percaya diri.
  7. Untuk setiap situasi, ucapkan kalimat 'Aku di sini!' dengan nada dan volume yang kamu anggap sesuai.
  8. Setelah mencoba semua situasi, isi tabel pada bagian ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengalamanmu mencoba keempat situasi tadi. Tuliskan: nama situasi, volume suara yang kamu gunakan (pelan/sedang/keras), dan alasannya.

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, apa yang dimaksud dengan 'dinamika suara' dalam teater? Tuliskan pemahamanmu dengan kalimatmu sendiri.

3. Dari keempat situasi di atas, situasi mana yang paling menantang untuk kamu peragakan? Mengapa?

Buat tabel 3 kolom dengan judul: Situasi | Volume Suara | Alasan. Isi 4 baris sesuai situasi A–D. Di bawah tabel, tulis jawaban uraian untuk pertanyaan 2 dan 3 masing-masing minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Aku Sang Karakter: Menirukan Cara Bertutur Tokoh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Kartu dialog (disiapkan guru, berisi kalimat: 'Di manakah harta karun itu disembunyikan?')
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca profil empat karakter berikut dengan cermat.
  2. Karakter 1 — Pak Tua Bijaksana: berbicara lambat, penuh jeda, nada rendah dan tenang, seperti orang yang sudah banyak pengalaman.
  3. Karakter 2 — Anak Kecil yang Penasaran: bicara cepat, nada tinggi, banyak bertanya, penuh semangat.
  4. Karakter 3 — Penyihir Jahat: nada serak dan dalam, ucapan terputus-putus, terasa misterius dan mengancam.
  5. Karakter 4 — Pahlawan Pemberani: suara tegas, lantang, tempo sedang, penuh keyakinan.
  6. Gurumu akan membagikan kartu dialog berisi satu kalimat: 'Di manakah harta karun itu disembunyikan?'
  7. Tugasmu: ucapkan kalimat tersebut sebanyak empat kali, masing-masing menggunakan gaya bertutur salah satu karakter di atas.
  8. Setelah mencoba sendiri, berpasanganlah dengan teman sebangku. Saling tebak: karakter mana yang sedang diperankan temanmu.
  9. Catat hasil tebakanmu dan jawab pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Pasangkan dengan garis atau tuliskan: karakter mana yang menggunakan ciri suara berikut ini? (a) nada tinggi dan cepat, (b) nada rendah dan lambat, (c) suara serak dan misterius, (d) suara tegas dan lantang.

2. Saat kamu mencoba menirukan karakter Penyihir Jahat, bagian mana dari suaramu yang paling kamu ubah? Ceritakan caramu melakukannya.

3. Diskusikan bersama pasanganmu: apa saja hal yang membuat cara bertutur seseorang terdengar seperti karakter tertentu? Tuliskan minimal 3 elemen suara yang kalian temukan.

4. Menurut kelompokmu, mengapa penting bagi seorang pemeran teater untuk bisa mengubah cara bertuturnya sesuai karakter yang diperankan?

Untuk pertanyaan 1: buat kolom pasangan dua sisi (Ciri Suara | Nama Karakter). Untuk pertanyaan 2: tulis uraian minimal 3 kalimat. Untuk pertanyaan 3 dan 4: tulis hasil diskusi bersama pasangan, masing-masing minimal 3 poin atau 2 kalimat penjelasan.

Kegiatan 3: Panggung Mini: Aku Tampil sebagai Tokohku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Kartu situasi/dialog (disiapkan guru)
  • Pensil atau pulpen
  • Ruang atau area kelas yang cukup untuk tampil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3–4 orang.
  2. Gurumu akan membagikan kartu situasi yang berisi penggalan cerita singkat dengan dua tokoh berbeda sifatnya.
  3. Contoh kartu situasi: 'Seorang petani tua yang lelah bertemu dengan seorang pedagang muda yang bersemangat. Mereka berdebat tentang jalan mana yang lebih cepat menuju pasar.'
  4. Diskusikan dalam kelompok: bagaimana suara dan cara bertutur masing-masing tokoh seharusnya terdengar? Tuliskan rencanamu di lembar LKPD sebelum berlatih.
  5. Latih dialog singkat tersebut di dalam kelompok selama 5 menit.
  6. Dua orang berperan sebagai tokoh, satu orang sebagai pengamat yang mengisi lembar pengamatan.
  7. Tampilkan dialog singkatmu di depan kelas (maksimal 1–2 menit).
  8. Setelah semua kelompok tampil, isi pertanyaan refleksi kegiatan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Sebelum berlatih, rencanakan cara bertutur masing-masing tokohmu. Isi tabel perencanaan berikut: nama tokoh, sifat tokoh, nada suara yang digunakan, tempo bicara, dan satu kata kunci yang menggambarkan suaranya.

Ruang tabel jawaban

2. Sebagai pengamat, amati penampilan teman-temanmu. Apakah suara pemeran sudah sesuai dengan sifat tokohnya? Tuliskan satu hal yang sudah bagus dan satu saran untuk perbaikan.

3. Setelah tampil, apakah ada perbedaan antara rencana cara bertuturmu sebelum berlatih dengan saat kamu benar-benar tampil? Jelaskan!

Untuk pertanyaan 1: buat tabel 5 kolom (Nama Tokoh | Sifat | Nada Suara | Tempo | Kata Kunci), isi 2 baris untuk 2 tokoh. Untuk pertanyaan 2 dan 3: tulis uraian bebas masing-masing minimal 2–3 kalimat di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Dari semua kegiatan hari ini, bagian mana yang paling membuatmu penasaran atau ingin mencoba lagi? Mengapa?

2. Bayangkan kamu menonton pertunjukan teater atau film favoritmu — sekarang perhatikan cara tokoh-tokohnya berbicara. Apa yang kamu sadari setelah latihan hari ini yang sebelumnya tidak kamu perhatikan?

3. Menurutmu, kemampuan mengatur suara dan cara bertutur berguna tidak hanya di teater, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Berikan satu contoh situasi nyata di luar teater di mana kamu bisa menerapkan apa yang sudah kamu pelajari hari ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.