LKPD Seni Teater Kelas 5: Membuat Dialog untuk Cerita Adaptasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Membuat Dialog untuk Cerita Adaptasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 5: Membuat Dialog untuk Cerita Adaptasi
Seni Teater - Kelas 5
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Membuat Dialog untuk Cerita Adaptasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Dialog yang ResponsifEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurutmu, apa perbedaan Dialog A dan Dialog B? Mana yang menurutmu lebih 'hidup' dan terasa nyata? Jelaskan alasanmu! 2. Isilah tabel berikut berdasarkan Dialog B! Tuliskan: (a) nama tokoh, (b) apa yang sedang dirasakan tokoh, (c) mengapa tokoh merespons seperti itu. Ruang tabel jawaban 3. Menurut kelompokmu, apa yang membuat sebuah dialog disebut 'responsif terhadap situasi'? Tulis minimal 2 ciri-cirinya! Nomor 1: tulis uraian 3–5 kalimat di kotak uraian. Nomor 2: tulis di tabel 3 kolom — Nama Tokoh | Perasaan Tokoh | Alasan Respons (2 baris, satu per tokoh). Nomor 3: tulis daftar 2–3 poin di kotak diskusi. Kegiatan 2: Menulis Dialog Cerita AdaptasimuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan judul cerita asli yang kalian pilih dan nama adegan yang akan diadaptasi! 2. Lengkapi tabel tokoh berikut: tuliskan nama tokoh, satu kata sifat karakter utamanya, dan apa yang sedang dirasakan tokoh di adegan ini. Ruang tabel jawaban 3. Tuliskan dialog adegan cerita adaptasimu di sini! Gunakan format: NAMA TOKOH: 'ucapan tokoh'. Minimal 8 baris. 4. Setelah membaca ulang dialog kalian: apakah ada baris dialog yang perlu diperbaiki agar lebih responsif terhadap situasi? Tuliskan baris aslinya dan versi perbaikannya! Nomor 1: isian satu baris untuk judul dan satu baris untuk nama adegan. Nomor 2: tabel 3 kolom — Nama Tokoh | Kata Sifat Karakter | Perasaan di Adegan Ini (isi minimal 2 tokoh). Nomor 3: kotak besar bernomor baris (baris 1–minimal 8) dengan format NAMA TOKOH: 'dialog'. Nomor 4: tabel 2 kolom — Dialog Asli | Dialog Perbaikan. Kegiatan 3: Merancang Pertunjukan SederhanaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan daftar pembagian peran kelompokmu: nama anggota dan tokoh yang diperankan (atau tugasnya jika menjadi sutradara). Ruang tabel jawaban 2. Gambarkan denah panggung sederhanamu! Tandai dengan simbol (lingkaran = tokoh, kotak = properti/meja). Beri keterangan nama di setiap simbol. Ruang gambar 3. Tuliskan 3 properti yang akan kalian gunakan, dari mana asalnya, dan fungsinya dalam adegan! Ruang tabel jawaban 4. Setelah latihan singkat, ceritakan satu hal yang terasa sudah bagus dari pertunjukan kelompokmu dan satu hal yang masih perlu diperbaiki! Nomor 1: tabel 3 kolom — Nama Anggota | Tokoh/Tugas | Alasan Singkat (isi semua anggota). Nomor 2: kotak gambar kosong berukuran setengah halaman dengan label 'Denah Panggung Kelompok Kami' — gambar bebas dengan simbol dan keterangan. Nomor 3: tabel 3 kolom — Nama Properti | Diambil dari Mana | Fungsinya dalam Adegan (3 baris). Nomor 4: tulis dua poin terpisah — satu paragraf 'Yang sudah bagus:' dan satu paragraf 'Yang perlu diperbaiki:'. REFLEKSI1. Dari semua dialog yang kalian tulis hari ini, bagian mana yang paling membuatmu merasa 'wah, ini benar-benar terasa nyata!'? Apa yang membuatnya terasa hidup? 2. Pernahkah kamu mengalami situasi di kehidupan nyata di mana kamu harus merespons sesuatu dengan perasaan yang kuat — seperti tokoh dalam ceritamu? Ceritakan singkat! 3. Bagaimana rasanya bekerja bersama kelompok untuk menciptakan sesuatu dari nol? Apa yang paling kamu pelajari dari teman-temanmu hari ini? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.