LKPDPertemuan 7Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 5: Monolog Karakterku (Bagian 1): Menulis Naskah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Monolog Karakterku (Bagian 1): Menulis Naskah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 5: Monolog Karakterku (Bagian 1): Menulis Naskah

Seni Teater - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Monolog Karakterku (Bagian 1): Menulis Naskah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMonolog Karakterku (Bagian 1): Menulis Naskah
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menulis monolog sederhana untuk karakter yang dikembangkan, dengan struktur alur cerita yang jelas.

PETUNJUK UMUM

  • Selamat datang di LKPD Monolog Karakterku! Kamu akan belajar menulis naskah monolog — sebuah cerita yang diceritakan sendiri oleh satu tokoh.
  • Sebelum mulai, pastikan kamu sudah memiliki Lembar Profil Karakter yang pernah kamu isi sebelumnya. Lembar itu adalah 'peta harta karun' untuk membuat monologmu!
  • Kerjakan setiap kegiatan secara urut — dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3 — karena setiap kegiatan akan membantumu membangun naskahmu sedikit demi sedikit.
  • Tidak ada jawaban yang salah selama kamu menuliskan ide dengan sungguh-sungguh dan jujur sesuai karaktermu.
  • Gunakan pensil atau pena warna favoritmu agar kegiatan ini lebih menyenangkan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Karaktermu Lebih Dalam

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Profil Karakter yang sudah diisi sebelumnya
  • Pensil atau bolpoin
  • Penggaris (opsional, untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Keluarkan Lembar Profil Karakter yang sudah kamu isi sebelumnya.
  2. Baca ulang profil karaktermu dengan seksama selama 2 menit. Bayangkan karaktermu itu nyata dan berdiri di depanmu!
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan profil karaktermu. Jawablah dengan kalimat lengkap dan rinci ya!
  4. Setelah selesai menjawab, kamu akan punya gambaran yang lebih jelas tentang siapa karaktermu dan apa yang akan diceritakannya.

Pertanyaan:

1. Siapa nama karaktermu dan dari mana asalnya? Tuliskan juga 3 kata sifat yang paling menggambarkan karaktermu.

2. Apa satu hal terpenting yang diinginkan atau diperjuangkan oleh karaktermu dalam hidupnya? Mengapa hal itu penting bagi karaktermu?

3. Lengkapi tabel berikut untuk menggambarkan karaktermu lebih jelas!

Ruang tabel jawaban

4. Jika karaktermu bisa berbicara langsung kepada penonton, apa kalimat pertama yang akan dikatakannya untuk memperkenalkan diri? Tuliskan kalimat pembuka yang menurutmu paling menarik!

Pertanyaan 1 & 4: tulis jawaban dalam 2–4 kalimat di baris yang tersedia. Pertanyaan 2: tulis uraian minimal 3 kalimat. Pertanyaan 3: isi tabel 2 kolom (Aspek Karakter | Deskripsi) dengan 4 baris: Kebiasaan Unik, Hal yang Disukai, Hal yang Ditakuti, Cara Bicara.

Kegiatan 2: Rancang Alur Cerita Monologmu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau bolpoin
  • Lembar jawaban Kegiatan 1 sebagai referensi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebuah monolog yang baik punya alur cerita yang jelas: ada bagian awal (perkenalan), tengah (masalah atau kejadian penting), dan akhir (penyelesaian atau pesan).
  2. Bacalah contoh kerangka monolog berikut sebagai inspirasi: AWAL — Tokoh memperkenalkan diri dan situasinya. TENGAH — Tokoh menceritakan sebuah kejadian penting yang ia alami. AKHIR — Tokoh menyampaikan apa yang ia pelajari atau rasakan.
  3. Sekarang, buatlah kerangka alur monologmu sendiri dengan mengisi bagian-bagian di bawah ini.
  4. Ingat: kerangka ini adalah 'tulang punggung' naskahmu. Kamu tidak perlu menulis kalimat panjang — cukup ide pokoknya dulu!

Pertanyaan:

1. AWAL — Di mana dan kapan setting cerita monologmu? Apa yang sedang dilakukan karaktermu saat cerita dimulai? Tuliskan dengan 2–3 kalimat.

2. TENGAH — Kejadian penting apa yang dialami karaktermu? Masalah atau tantangan apa yang dihadapi? Gunakan diagram berikut untuk memetakan alur tengahnya!

Ruang gambar

3. AKHIR — Bagaimana cerita monologmu berakhir? Apa yang dirasakan atau dipelajari oleh karaktermu? Apakah masalahnya terselesaikan? Tuliskan dalam 2–3 kalimat.

4. Diskusikan kerangka alur monologmu dengan teman sebangku! Tanyakan: apakah alur ceritanya sudah jelas? Apakah ada bagian yang membingungkan? Tulis 1–2 masukan dari temanmu dan responmu terhadap masukan itu.

Pertanyaan 1 & 3: tulis uraian di baris yang tersedia (minimal 2–3 kalimat). Pertanyaan 2: gambar/isi diagram kotak alur 3 tahap yang sudah disediakan (Kejadian Pemicu → Reaksi Karakter → Puncak Konflik) dengan kata kunci singkat di setiap kotak. Pertanyaan 4: tulis dalam format 2 kolom (Masukan Teman | Responku).

Kegiatan 3: Tulis Naskah Monologku!

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau bolpoin
  • Lembar jawaban Kegiatan 1 dan 2 sebagai referensi
  • Kamus Bahasa Indonesia (opsional, untuk mencari kata yang tepat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya kamu menjadi penulis naskah! Gunakan kerangka alur yang sudah kamu buat di Kegiatan 2 sebagai panduan.
  2. Tulis naskah monologmu dalam sudut pandang orang pertama — artinya karaktermu yang berbicara langsung menggunakan kata 'aku'.
  3. Naskah monologmu terdiri dari minimal 3 paragraf: paragraf awal (perkenalan & setting), paragraf tengah (kejadian & konflik), dan paragraf akhir (penyelesaian & pesan).
  4. Tips menulis monolog yang hidup: gunakan kalimat yang menggambarkan perasaan karaktermu, tambahkan detail kecil yang menarik (bau, suara, warna), dan biarkan kepribadian unik karaktermu muncul melalui pilihan kata-katanya!
  5. Setelah selesai menulis, baca ulang naskahmu dengan suara keras (berbisik). Apakah terdengar alami? Apakah kamu merasakan emosi karaktermu?

Pertanyaan:

1. Tulislah naskah monologmu di bawah ini! Ingat strukturnya:

  1. Paragraf Awal — perkenalkan dirimu sebagai karakter dan ceritakan situasinya.
  2. Paragraf Tengah — ceritakan kejadian penting dan konflik yang kamu hadapi.
  3. Paragraf Akhir — selesaikan ceritamu dan sampaikan pesan atau perasaan akhirmu.

2. Setelah membaca ulang naskahmu, isi tabel cek mandiri berikut dengan memberikan tanda ✓ (sudah) atau ✗ (belum) dan catatan singkatmu!

Ruang tabel jawaban

3. Setelah menulis naskahmu, bagian mana yang paling kamu sukai dari monologmu? Mengapa bagian itu terasa spesial bagimu?

Pertanyaan 1: tulis naskah monolog di area menulis berlabel 'Naskah Monologku' (minimal 1 halaman, dibagi 3 paragraf bertanda Awal / Tengah / Akhir). Pertanyaan 2: isi tabel cek mandiri 3 kolom (Aspek | ✓/✗ | Catatan Singkatku) dengan 5 baris aspek yang sudah disediakan. Pertanyaan 3: tulis uraian 2–3 kalimat di baris yang tersedia.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari proses menulis naskah monolog yang paling menantang bagimu? Apa yang kamu lakukan untuk menghadapi tantangan itu?

2. Setelah menulis monolog ini, apakah kamu merasa semakin mengenal karaktermu? Apa hal baru yang kamu temukan tentang karaktermu saat menulis?

3. Bayangkan kamu menyaksikan penampilan monolog yang ditulis temanmu. Apa yang menurutmu membuat sebuah monolog terasa menyentuh hati penonton?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.