LKPD Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Emosi Karakter
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Eksplorasi Emosi Karakter". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Emosi Karakter
Seni Teater - Kelas 5
Bab 3 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Eksplorasi Emosi Karakter INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Emosi — Mengenal Wajah PerasaanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan empat emosi berikut: MARAH, SEDIH, GEMBIRA, TAKUT. Tuliskan masing-masing satu ciri ekspresi wajah dan satu ciri gerakan tubuh (gestur) yang biasanya muncul saat seseorang merasakan emosi tersebut! Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, mengapa seorang aktor perlu menguasai berbagai ekspresi emosi saat memerankan sebuah karakter? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri! 3. Dari empat emosi di atas (marah, sedih, gembira, takut), emosi mana yang menurutmu PALING SULIT diperagakan? Berikan alasanmu! Buat tabel 3 kolom dengan judul: 'Emosi' | 'Ciri Ekspresi Wajah' | 'Ciri Gestur/Gerakan Tubuh'. Isi 4 baris untuk keempat emosi. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulis jawaban dalam 2–4 kalimat di bawah tabel. Kegiatan 2: Studio Ekspresi — Aku Bisa Berubah Emosi!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Saat mengamati teman yang memperagakan emosi, tuliskan apa yang kamu lihat pada wajah dan tubuhnya untuk setiap emosi! Gunakan tabel pengamatan. Ruang tabel jawaban 2. Setelah kamu sendiri mencoba memperagakan keempat emosi itu, bagian mana yang terasa paling menantang? Jelaskan apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya! 3. Gambarlah dua ekspresi wajah: satu wajah 'TAKUT' dan satu wajah 'GEMBIRA' berdasarkan yang kamu peragakan atau amati tadi. Beri keterangan singkat di bawah setiap gambar tentang ciri yang kamu tampilkan. Ruang gambar Buat tabel pengamatan 3 kolom: 'Emosi yang Diperagakan' | 'Yang Terlihat di Wajah' | 'Yang Terlihat di Gestur/Tubuh' (4 baris untuk 4 emosi). Di bawah tabel, sediakan dua kotak kosong berukuran 8x8 cm untuk menggambar ekspresi wajah, masing-masing dilengkapi baris keterangan. Kegiatan 3: Rancangan Karakter — Emosi dalam CeritakuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Karakter apa yang kamu pilih dan apa peristiwa singkat yang kamu bayangkan? Ceritakan dalam 3–5 kalimat! 2. Buatlah 'Peta Emosi Karakter' dalam bentuk diagram alur: tuliskan urutan emosi yang dirasakan karaktermu (minimal 3 emosi) beserta peristiwa pemicunya. Gunakan format: [Peristiwa] → (Emosi) → [Peristiwa berikutnya] → (Emosi) → dst. Ruang tabel jawaban 3. Pilih SATU emosi dari peta karaktermu yang menurutmu paling penting untuk ditampilkan. Deskripsikan secara detail: bagaimana ekspresi wajahnya, bagaimana posisi tubuhnya, dan bagaimana gerakannya (gestur) saat emosi itu muncul! 4. Jika karakter yang kamu buat ini tampil di atas panggung, pesan apa yang ingin kamu sampaikan kepada penonton melalui perjalanan emosinya? Sediakan ruang uraian untuk pertanyaan 1 (5 baris). Untuk pertanyaan 2, buat ruang diagram alur horizontal dengan 3–5 kotak berurutan yang bisa diisi. Untuk pertanyaan 3, sediakan ruang uraian (6–8 baris). Untuk pertanyaan 4, sediakan ruang diskusi singkat (3–4 baris). REFLEKSI1. Emosi mana yang paling mudah dan paling sulit kamu peragakan hari ini? Apa yang membuatnya berbeda bagimu? 2. Pernahkah kamu melihat seseorang (di kehidupan nyata, film, atau pertunjukan) yang sangat pandai menampilkan emosinya? Apa yang membuat penampilannya terasa nyata dan menyentuh? 3. Setelah belajar tentang ekspresi emosi hari ini, apakah ada hal baru yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri sebagai seorang performer? Ceritakan! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.