LKPDPertemuan 7Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 5: Mengidentifikasi Properti Sederhana Benda Sekitar Berdasarkan Cerita

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 5 dengan topik "Mengidentifikasi Properti Sederhana Benda Sekitar Berdasarkan Cerita".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 5: Mengidentifikasi Properti Sederhana Benda Sekitar Berdasarkan Cerita

Seni Teater - Kelas 5

Bab 2 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengidentifikasi Properti Sederhana Benda Sekitar Berdasarkan Cerita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengidentifikasi Properti Sederhana Benda Sekitar Berdasarkan Cerita
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi properti sederhana berdasarkan cerita yang akan dimainkan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok belajarmu.
  • Bacalah penggalan cerita dan instruksi pada setiap kegiatan dengan teliti.
  • Fokuslah pada pencarian dan pengidentifikasian benda/properti sederhana yang sesuai dengan isi cerita.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada petunjuk yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Properti: Menemukan Benda dari Teks Cerita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cuplikan cerita 'Tersesat di Hutan Bambu'
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan adegan cerita 'Tersesat di Hutan Bambu' berikut secara saksama: 'Sore mulai gelap. Pak Karta berjalan tertatih menyusuri jalan setapak sambil bertumpu pada sebatang tongkat kayu. Di tangan kirinya, ia memegang sebuah lentera minyak tanah untuk menerangi jalan. Dari kejauhan, Rasti berlari menyusul sambil menggendong sebuah bakul bambu kecil berisi bekal makanan dan membawa selembar peta tua.'
  2. Identifikasi benda-benda apa saja yang dibutuhkan tokoh dalam penggalan cerita tersebut.
  3. Kelompokkan benda-benda tersebut ke dalam tabel yang disediakan berdasarkan tokoh pemakainya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cuplikan cerita di atas, sebutkan dan kelompokkan seluruh properti sederhana yang dibutuhkan oleh tokoh Pak Karta dan Rasti ke dalam tabel yang tersedia!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa lentera minyak tanah dan tongkat kayu diidentifikasi sebagai properti yang dibutuhkan oleh Pak Karta dalam cerita tersebut?

Tabel 2 kolom: Kolom 1 'Tokoh (Pak Karta / Rasti)', Kolom 2 'Daftar Properti yang Dibutuhkan'. Di bawah tabel, sediakan 3 baris kosong untuk uraian alasan pemilihan properti.

Kegiatan 2: Eksplorasi Benda Sekitar sebagai Properti Teater

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Benda-benda sederhana di dalam kelas (gagang sapu, botol minum plastik, kertas bekas, kotak pensil, dll.)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan ruang kelas dan sekitarmu (misalnya: botol minum, penggaris, buku, kemoceng, sapu, map, kardus bekas).
  2. Pilihlah benda-benda di sekitar tersebut yang dapat dialihfungsikan menjadi properti untuk cerita 'Tersesat di Hutan Bambu'.
  3. Cocokkan benda pengganti tersebut dengan properti cerita yang telah diidentifikasi pada Kegiatan 1 beserta alasan kesesuaian fungsinya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pemasangan berikut untuk mengidentifikasi benda sekitar di ruang kelas yang dapat dijadikan properti pengganti yang aman dan sesuai cerita!

Ruang tabel jawaban

2. Dari 4 benda sekitar yang telah kelompokmu identifikasi, benda manakah yang paling mudah ditemukan dan paling aman digunakan di kelas? Berikan alasannya berdasarkan pengamatan kelompokmu!

Tabel 3 kolom: Kolom 1 'Properti Asli Cerita', Kolom 2 'Benda Sekitar Pengganti', Kolom 3 'Alasan Kesesuaian Bentuk/Fungsi'. Di bawahnya tersedia 4 baris kosong untuk catatan hasil diskusi kelompok.

Kegiatan 3: Matriks Rencana Properti Adegan Pertunjukan

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks rancangan Adegan 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah rancangan adegan pembuka pertunjukan kelas berikut: 'Adegan 1: Di dalam sebuah gubuk tua, Nenek Sari sedang menumbuk obat tradisional menggunakan lesung kecil. Tiba-tiba datang Dito membawakan sekeranjang kayu bakar basah sambil memegang payung robek karena hujan deras.'
  2. Secara mandiri atau berpasangan, identifikasi seluruh properti yang dibutuhkan dalam adegan tersebut.
  3. Tentukan apakah properti tersebut termasuk Hand-Prop (properti yang dipegang/dimainkan tokoh) atau Setting-Prop (properti penunjang panggung/ruang), serta identifikasi benda sekitar apa yang dapat mewakilinya.

Pertanyaan:

1. Identifikasi dan klasifikasikan 4 properti dari teks cerita Adegan 1 ke dalam tabel matriks properti (nama properti cerita, jenis properti [Hand-Prop/Setting-Prop], tokoh pemakai, dan benda sekitar pengganti)!

Ruang tabel jawaban

2. Sebutkan 1 properti tambahan yang tepat untuk memperkuat setting latar 'gubuk tua' dan sebutkan benda sekitar di kelas yang dapat mengidentifikasi properti latar tersebut!

Tabel matriks 4 kolom: 'Nama Properti Cerita', 'Jenis Properti', 'Tokoh/Latar', 'Benda Sekitar Pengganti' (disediakan 4 baris isian). Di bawahnya disediakan 2 baris isian singkat untuk pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Apa tanda atau petunjuk di dalam cerita yang paling membantumu mengenali properti yang dibutuhkan seorang tokoh?

2. Bagaimana caramu dan temanmu memanfaatkan benda di sekitarmu agar dapat menjadi properti yang cocok dengan cerita?

3. Hal menarik apa yang kamu pelajari tentang pentingnya properti sederhana dalam sebuah adegan teater?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.