LKPD Seni Teater Kelas 5: Bermain Peran dengan Berbagai Emosi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Bermain Peran dengan Berbagai Emosi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 5: Bermain Peran dengan Berbagai Emosi
Seni Teater - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bermain Peran dengan Berbagai Emosi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Emosi: Aku Amati, Aku Kenali!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Amati peragaan gurumu. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu!
2. Dari pengamatanmu, bagian mana yang paling membantumu mengenali emosi sang tokoh: ekspresi wajah, gerak tubuh, atau suara? Jelaskan alasanmu! 3. Menurutmu, mengapa penting bagi seorang aktor untuk bisa menampilkan berbagai emosi yang berbeda dalam sebuah pertunjukan teater? Tabel 4 kolom untuk nomor 1 (minimal 3 baris isian). Paragraf bebas 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Satu Kalimat, Tiga Nyawa: Eksplorasi Dinamika SuaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan kalimat yang kamu terima di sini: Sekarang, rencanakan penampilanmu! Isi tabel berikut SEBELUM kamu berlatih:
2. Setelah presentasi, isi tabel evaluasi diri ini:
3. Dari ketiga emosi yang kamu tampilkan, emosi mana yang paling sulit diekspresikan melalui suara? Ceritakan tantangan yang kamu hadapi dan cara kamu mengatasinya saat berlatih! Baris isian singkat untuk kalimat yang diterima. Tabel 3 kolom untuk perencanaan (nomor 1) dan tabel 4 kolom untuk evaluasi diri (nomor 2). Paragraf bebas 3–5 kalimat untuk nomor 3. Kegiatan 3: Suara Punya Warna: Diskusi & Peta EmosiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diskusikan bersama kelompokmu: Dari semua penampilan yang kalian dan teman-teman tampilkan tadi, emosi apa saja yang muncul? Buatlah daftar lengkap emosi-emosi tersebut bersama kelompokmu! Daftar emosi yang kami temukan:
(tambahkan jika ada lebih banyak) 2. Buat 'Peta Emosi & Suaramu' sendiri! Di dalam kotak di bawah, tuliskan minimal 5 emosi dan pasangkan setiap emosi dengan ciri-ciri suara yang tepat. Kamu boleh menambahkan gambar ekspresi wajah sederhana juga! [ KOTAK PETA EMOSI & SUARA — gambar/tulis di sini ] Contoh cara mengisi: Sedih → suara: pelan, lambat, bergetar | ekspresi: 😢 Ruang gambar 3. Diskusikan bersama kelompokmu: Apakah suara saja cukup untuk menyampaikan emosi kepada penonton, atau perlu dikombinasikan dengan hal lain? Apa pendapat kelompokmu, dan berikan contoh dari penampilan hari ini sebagai buktinya! 4. Berdasarkan seluruh kegiatan hari ini, tuliskan satu kalimat paling penting yang kamu pelajari tentang hubungan antara emosi dan dinamika suara dalam bermain peran. Tulis dengan kata-katamu sendiri! Baris isian bernomor untuk pertanyaan 1. Kotak besar kosong (minimal 10x15 cm saat dicetak) untuk peta emosi di pertanyaan 2 — murid menggambar dan menulis bebas. Kotak diskusi kelompok untuk pertanyaan 3. Baris isian 1–2 kalimat untuk pertanyaan 4. REFLEKSI1. Emosi apa yang paling mudah dan paling sulit kamu ekspresikan hari ini? Menurutmu, mengapa bisa begitu? 2. Pernahkah kamu mengalami situasi di kehidupan nyata di mana kamu harus mengatur suaramu agar orang lain bisa memahami perasaanmu? Ceritakan pengalaman itu! 3. Setelah belajar hari ini, apa satu hal yang ingin kamu latih lebih jauh agar kamu bisa semakin baik dalam bermain peran? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.