LKPDPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 5: Mengenal Karakter Melalui Pengamatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Mengenal Karakter Melalui Pengamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 5: Mengenal Karakter Melalui Pengamatan

Seni Teater - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Karakter Melalui Pengamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Karakter Melalui Pengamatan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan pengenalan karakter melalui pengamatan kebiasaan tokoh yang diperankan.
  2. Membuat deskripsi dan catatan untuk tokoh yang diperankan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh — tidak ada jawaban yang salah selama kamu mengamati dan berpikir dengan jujur.
  • Untuk kegiatan pengamatan, gunakan pancainderamu: lihat gerak tubuh, perhatikan cara bicara, dan rasakan suasana yang ditunjukkan tokoh.
  • Saat berdiskusi dengan teman, dengarkan pendapat mereka dengan hormat dan sampaikan idemu dengan percaya diri.
  • Simpan LKPD ini dengan baik — catatan karaktermu akan digunakan di pertemuan berikutnya!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Karakter: Aku Amati, Aku Temukan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Video pendek tokoh/demonstrasi guru (disiapkan guru)
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gurumu akan menampilkan video pendek atau melakukan demonstrasi langsung: seorang tokoh berjalan masuk ruangan, duduk, mengambil benda, dan berbicara singkat (±2 menit).
  2. Amati tokoh tersebut dengan seksama dari awal hingga akhir. Jangan terburu-buru menulis — fokus dulu pada pengamatanmu.
  3. Setelah tayangan/demonstrasi selesai, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan apa yang benar-benar kamu lihat dan rasakan.
  4. Ingat: kamu adalah seorang detektif karakter! Tugasmu adalah 'membongkar' siapa tokoh ini hanya dari tingkah lakunya.

Pertanyaan:

1. Bagaimana cara tokoh itu berjalan? Tuliskan kata-kata yang paling tepat menggambarkan cara jalannya (contoh: cepat, santai, ragu-ragu, tegap, dll.).

2. Perhatikan ekspresi wajah dan mata tokoh tersebut. Apa yang sedang dirasakan tokoh itu menurutmu? Apa bukti dari pengamatanmu yang mendukung jawabanmu?

3. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan apa yang kamu lihat dari tokoh tadi.

Ruang tabel jawaban

4. Hanya dari pengamatanmu, kira-kira siapakah tokoh ini? (pekerjaan, usia, sifat) Jelaskan alasanmu!

Jawab pertanyaan 1 dan 2 dalam kotak isian masing-masing (min. 2-3 kalimat untuk pertanyaan 2). Untuk pertanyaan 3, isi tabel 3 kolom: (1) Aspek yang Diamati — isi dengan: Gerakan Tubuh, Cara Bicara, Ekspresi Wajah, Kebiasaan Unik; (2) Deskripsi Detail; (3) Kesanku. Untuk pertanyaan 4, tulis dalam kotak uraian minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Kartu Identitas Tokohku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Pensil warna atau krayon (opsional, untuk sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan memilih SATU tokoh untuk dijadikan karaktermu sendiri. Tokoh bisa dari cerita yang sudah kamu kenal, tokoh dari lingkungan sekitarmu (penjual di pasar, tukang pos, dokter, dll.), atau tokoh rekaan.
  2. Bayangkan dengan detail: bagaimana tokoh itu hidup sehari-hari? Apa yang ia lakukan setiap pagi? Bagaimana ia berbicara kepada orang yang ia sayangi? Bagaimana jika ia sedang takut?
  3. Isi 'Kartu Identitas Tokoh' di bawah ini selengkap dan sedetail mungkin. Semakin detail catatanmu, semakin mudah nanti kamu memerankannya!
  4. Setelah selesai mengisi kartu, gambarlah sketsa sederhana wajah atau pose tokohmu di kotak yang tersedia. Tidak perlu bagus — yang penting menggambarkan ciri khasnya!

Pertanyaan:

1. Siapa nama tokohmu dan berapa usianya? Di mana ia tinggal dan apa pekerjaannya?

2. Tuliskan 3 sifat utama tokohmu dan untuk setiap sifat, berikan SATU contoh kebiasaan atau tindakan yang mencerminkan sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang tabel jawaban

3. Bagaimana ciri khas FISIK tokohmu yang bisa langsung dikenali orang lain? (cara berjalan, gestur tangan, cara duduk, ekspresi wajah khas, dsb.) Tuliskan minimal 3 ciri khas fisik.

4. Gambarlah sketsa sederhana tokohmu! Tunjukkan ciri khas fisik yang sudah kamu tuliskan di nomor 3. Beri keterangan singkat pada gambarmu.

Ruang gambar

5. Apa satu hal yang paling ditakuti atau paling diinginkan tokohmu dalam hidupnya? Bagaimana hal itu mempengaruhi cara ia bertindak sehari-hari?

Pertanyaan 1: isi kotak identitas (nama, usia, tempat tinggal, pekerjaan). Pertanyaan 2: isi tabel 2 kolom — Sifat Tokoh | Contoh Kebiasaan/Tindakan (3 baris). Pertanyaan 3: tulis dalam daftar bernomor minimal 3 poin. Pertanyaan 4: gambar di kotak sketsa (ukuran ±10x10 cm) dengan minimal 2 keterangan. Pertanyaan 5: uraian bebas minimal 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Aku Jadi Tokohku — Uji Coba Mini!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Catatan karakter dari Kegiatan 2 (LKPD halaman sebelumnya)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya kamu mencoba menjadi tokohmu secara langsung! Kegiatan ini dilakukan berpasangan atau dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Langkah 1 — Perkenalkan tokohmu: ceritakan kepada pasangan/kelompokmu siapa tokohmu (nama, pekerjaan, sifat utama) dalam 1 menit. Gunakan catatan dari Kegiatan 2.
  3. Langkah 2 — Uji coba gerak: praktikkan cara berjalan dan satu gestur khas tokohmu di depan kelompok (±30 detik). Teman-temanmu bertugas mengamati.
  4. Langkah 3 — Umpan balik teman: teman-temanmu memberikan umpan balik menggunakan tabel di bawah ini.
  5. Langkah 4 — Refleksi pribadi: setelah menerima umpan balik, jawab pertanyaan refleksi di bagian bawah kegiatan ini.
  6. Semua orang mendapat giliran — pastikan setiap anggota kelompok tampil dan memberikan umpan balik!

Pertanyaan:

1. Amati teman yang sedang menampilkan tokohnya. Isi tabel umpan balik berikut: (a) Apa ciri khas tokoh yang berhasil terlihat dari penampilannya? (b) Apa yang bisa lebih dikembangkan/diperjelas? (c) Satu saran konkret untuknya.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah mencoba menampilkan tokohmu dan mendapat umpan balik dari teman, apa bagian dari karaktermu yang menurutmu sudah kamu tampilkan dengan baik? Berikan contoh spesifik dari yang kamu lakukan tadi.

3. Setelah mencoba dan mendapat umpan balik, tuliskan SATU hal yang ingin kamu perbaiki atau tambahkan ke dalam catatan karaktermu. Mengapa hal itu penting untuk membuat tokohmu lebih hidup?

4. Diskusi kelompok: Menurutmu, mengapa seorang aktor perlu mengamati kehidupan nyata sebelum memerankan sebuah tokoh? Apa yang akan terjadi jika seorang aktor langsung tampil tanpa pengamatan? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

Pertanyaan 1: isi tabel umpan balik 3 kolom (Nama Teman | Yang Berhasil Ditampilkan | Saran Pengembangan) — isi untuk setiap teman yang tampil. Pertanyaan 2 dan 3: masing-masing kotak uraian minimal 3 kalimat. Pertanyaan 4: tulis hasil diskusi kelompok dalam 4-5 kalimat, bisa ditambahkan nama anggota kelompok yang setuju/menambahkan ide.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang kamu pelajari tentang cara mengenal sebuah karakter? Apakah ada sesuatu yang membuatmu terkejut atau penasaran?

2. Pernahkah kamu secara tidak sengaja 'mengamati' seseorang di kehidupan nyata — misalnya cara nenek/kakekmu berjalan, atau cara temanmu tertawa? Bagaimana pengalaman itu bisa membantumu menjadi aktor yang lebih baik?

3. Apa satu hal yang ingin kamu coba lakukan setelah pelajaran ini untuk terus mengembangkan karakter tokohmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.