LKPD Seni Teater Kelas 5: Improvisasi Sederhana: Aksi dan Reaksi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Improvisasi Sederhana: Aksi dan Reaksi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 5: Improvisasi Sederhana: Aksi dan Reaksi
Seni Teater - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Improvisasi Sederhana: Aksi dan Reaksi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Mengenal Aksi dan ReaksiEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari cerita mini di atas, identifikasi minimal 3 pasangan aksi dan reaksi. Tuliskan dalam tabel! Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apa perbedaan antara 'aksi' dan 'reaksi' dalam sebuah pertunjukan teater? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri! 3. Berikan satu contoh aksi dan reaksi dari kehidupan sehari-harimu (di rumah, sekolah, atau saat bermain)! Buat tabel 2 kolom dengan judul: 'AKSI' dan 'REAKSI'. Sediakan 3 baris untuk soal nomor 1. Untuk soal nomor 2 dan 3, tulis jawaban dalam bentuk paragraf pendek (2–3 kalimat). Kegiatan 2: Ayo Bermain 'Ya, Dan...' Bersama!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Saat kamu mengamati kelompok lain bermain 'Ya, Dan...', catat apa yang terjadi pada kolom berikut! Ruang tabel jawaban 2. Ketika kelompokmu bermain, adakah momen saat kamu bingung harus bereaksi apa? Ceritakan situasinya dan apa yang akhirnya kamu lakukan! 3. Menurut kelompokmu, mengapa dalam permainan 'Ya, Dan...' kita tidak boleh berkata 'Tidak' atau 'Tapi'? Diskusikan dan tulis jawaban bersama! Untuk soal nomor 1: buat tabel 5 kolom — 'Nama Kelompok', 'Situasi Awal', 'Aksi Paling Menarik', 'Reaksi yang Muncul', 'Reaksi Paling Kreatif' — dengan 3 baris untuk tiga kelompok yang diamati. Untuk soal nomor 2 dan 3: tulis dalam kotak jawaban uraian masing-masing sekitar 3–5 kalimat. Kegiatan 3: Rancanganku: Adegan Improviku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan situasi starter yang kamu pilih (atau yang kamu buat sendiri) dan jelaskan mengapa situasi itu menurutmu menarik untuk dimainkan! 2. Tuliskan minimal 2 karakter dalam adeganmu, serta sifat/kebiasaan unik masing-masing karakter yang akan memengaruhi cara mereka bereaksi! Ruang tabel jawaban 3. Tulis satu rangkaian aksi-reaksi (minimal 4 giliran) untuk adeganmu menggunakan format dialog singkat! Gunakan nama karaktermu. 4. Gambar ekspresi wajah dua karakter utamamu saat menghadapi situasi starter tersebut! Beri label nama dan emosi yang digambarkan. Ruang gambar Untuk soal nomor 1: kotak isian satu paragraf. Untuk soal nomor 2: tabel 3 kolom — 'Nama Karakter', 'Sifat/Kebiasaan Unik', 'Cara Bereaksi yang Khas' — dengan 2–3 baris. Untuk soal nomor 3: kotak dialog berlabel nama karakter, minimal 4 giliran. Untuk soal nomor 4: kotak gambar kosong berukuran 6x6 cm sebanyak dua buah, masing-masing dengan baris label 'Nama:' dan 'Emosi:' di bawahnya. REFLEKSI1. Dari semua kegiatan hari ini, momen mana yang paling membuatmu merasa 'hidup' sebagai pemain? Ceritakan apa yang kamu rasakan saat itu! 2. Apa yang paling sulit bagimu saat harus bereaksi cepat terhadap aksi temanmu? Bagaimana caramu mengatasinya? 3. Menurutmu, kemampuan merespons dengan cepat dan kreatif dalam improvisasi berguna tidak hanya di atas panggung — bisa juga dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Berikan satu contoh nyata di luar teater di mana kamu bisa memakai keterampilan 'aksi dan reaksi' ini! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.