LKPD Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Suara: Pernapasan dan Artikulasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Eksplorasi Suara: Pernapasan dan Artikulasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Suara: Pernapasan dan Artikulasi
Seni Teater - Kelas 5
Bab 1 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Eksplorasi Suara: Pernapasan dan Artikulasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Napas Perut: Rahasianya Para Aktor!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Saat kamu menarik napas dengan benar (pernapasan perut), bagian tubuh mana yang bergerak? Beri tanda centang (✓) pada kolom yang tepat di tabel berikut, lalu jelaskan apa yang kamu rasakan!
2. Menurutmu, mengapa seorang aktor di atas panggung perlu menggunakan pernapasan perut, bukan pernapasan dada? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat. 3. Gambarkan secara sederhana posisi tangan kamu saat melakukan latihan pernapasan perut. Tunjukkan dengan panah atau label mana tangan yang di dada dan mana yang di perut! Ruang gambar Pertanyaan 1: isi tabel 3 kolom (Bagian Tubuh | Bergerak saat Tarik Napas | Bergerak saat Buang Napas) dengan tanda centang dan tuliskan penjelasan di bawah tabel. Pertanyaan 2: tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak kosong. Pertanyaan 3: buat sketsa/gambar sederhana di kotak gambar yang tersedia, lengkapi dengan label. Kegiatan 2: Pembelit Lidah: Tantangan Artikulasi!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatanmu saat berlatih pembelit lidah!
2. Saat kamu mengucapkan frasa pembelit lidah dengan emosi yang ditentukan gurumu, apa yang berubah dari cara kamu berbicara? Sebutkan minimal 2 hal yang berubah (misalnya: kecepatan, keras/lemah suara, ekspresi wajah, dll.). 3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Menurut kalian, mengapa latihan pembelit lidah penting bagi seorang aktor teater? Tuliskan kesimpulan diskusi kalian dalam 2–4 kalimat. Pertanyaan 1: isi tabel 4 kolom (Frasa | Mudah/Sulit | Bagian yang Sering Salah | Cara Memperbaikinya) untuk 2 baris frasa. Pertanyaan 2: tulis uraian minimal 2 poin di kotak kosong. Pertanyaan 3: tulis hasil diskusi dalam kotak diskusi yang tersedia, boleh ditulis bersama teman namun masing-masing menulis di LKPD sendiri. Kegiatan 3: Suaraku, Ceritaku: Unjuk Kemampuan Mini!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi lembar observasi penampilanmu untuk setiap anggota kelompok!
2. Bandingkan penampilanmu saat pertama kali latihan pernapasan (Kegiatan 1) dengan penampilanmu di kegiatan ini. Apa yang sudah lebih baik? Apa yang masih perlu kamu latih lagi? Tulis dalam bentuk tabel berikut!
3. Bayangkan kamu akan tampil memerankan seorang tokoh dalam pertunjukan teater di depan seluruh sekolah. Tuliskan 2 hal yang akan kamu persiapkan dari pelajaran hari ini agar suaramu terdengar jelas hingga baris paling belakang! Pertanyaan 1: isi tabel observasi 5 kolom untuk 3 teman. Pertanyaan 2: isi tabel perbandingan 3 kolom (Aspek | Sebelum | Setelah) untuk 3 aspek. Pertanyaan 3: tulis uraian minimal 2 poin di kotak kosong. REFLEKSI1. Dari semua latihan hari ini, momen mana yang paling berkesan buatmu — saat berhasil mengucapkan pembelit lidah dengan cepat, atau saat merasakan perutmu bergerak saat bernapas? Ceritakan mengapa! 2. Apakah kamu pernah menonton aktor, presenter, atau pembaca berita yang suaranya sangat jelas dan enak didengar? Setelah belajar hari ini, apa menurutmu yang membuat mereka bisa berbicara seperti itu? 3. Jika kamu bisa melatih satu hal dari pelajaran hari ini setiap pagi selama seminggu, apa yang akan kamu pilih dan bagaimana cara kamu melakukannya di rumah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.