LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 5: Pengenalan Karakter Tokoh Melalui Pengamatan Kebiasaan Gerak Tubuh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 5 dengan topik "Pengenalan Karakter Tokoh Melalui Pengamatan Kebiasaan Gerak Tubuh".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 5: Pengenalan Karakter Tokoh Melalui Pengamatan Kebiasaan Gerak Tubuh

Seni Teater - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pengenalan Karakter Tokoh Melalui Pengamatan Kebiasaan Gerak Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase Fase C / Kelas 5
TopikPengenalan Karakter Tokoh Melalui Pengamatan Kebiasaan Gerak Tubuh
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan pengenalan karakter melalui pengamatan kebiasaan tokoh yang diperankan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi pengamatan dan kegiatan dengan seksama.
  • Lakukan pengamatan secara langsung terhadap orang-orang atau makhluk hidup di lingkungan sekitarmu dengan cermat dan teliti.
  • Catat ciri kebiasaan gerak tubuh tokoh hasil pengamatanmu ke dalam lembar kerja yang tersedia.
  • Gunakan hasil pengamatan tersebut untuk melakukan pengenalan karakter melalui latihan dan tebak gerak bersama teman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Gerak: Pengamatan Kebiasaan Tubuh Tokoh di Sekitar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Papan dada / alas tulis
  • Lingkungan sekolah sebagai objek amatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Jelajahi area sekitar kelas atau sekolah selama 8 menit bersama teman sekelas.
  2. Pilihlah satu orang (misalnya guru, petugas kebersihan, penjaga kantin, satpam) atau makhluk hidup di lingkungan sekolah untuk diamati kebiasaan geraknya.
  3. Amati dengan saksama bagaimana cara tokoh tersebut berjalan, posisi punggung/bahunya saat beraktivitas, serta gerakan tangan atau kepala yang berulang (kebiasaan khas).
  4. Setelah kembali ke kelas, tuliskan hasil pengamatan kebiasaan gerak tubuh tokoh tersebut pada tabel yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pengamatan kebiasaan gerak tubuh tokoh yang kamu amati dengan mencatat: nama/sebutan tokoh, cara berjalan/langkah kaki, postur tubuh (tegak/membungkuk/santai), dan gerakan khas berulang.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan kebiasaan gerak tubuh yang telah kamu catat pada tabel di atas, bagaimana pengenalan karakter atau sifat tokoh tersebut (misalnya: cekatan, santai, tegas, berhati-hati, tergesa-gesa)? Jelaskan kaitannya dengan gerak tubuhnya!

Format tabel 4 kolom: Kolom 1 (Sebutan Tokoh Diamati), Kolom 2 (Cara Berjalan/Langkah Kaki), Kolom 3 (Postur Tubuh), Kolom 4 (Gerakan Khas Berulang). Di bawah tabel disediakan 3 baris kosong bergaris untuk menuliskan uraian pengenalan karakter tokoh beserta alasannya.

Kegiatan 2: Eksplorasi Gerak Tokoh: Latihan Kebiasaan Tubuh

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang kelas yang cukup leluasa untuk bergerak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil pengamatan yang sudah kamu catat pada Kegiatan 1.
  2. Berdirilah di tempat yang cukup leluasa di dalam ruang kelas.
  3. Latihlah secara mandiri gerakan tubuh tokoh tersebut selama 5 menit tanpa mengeluarkan suara sama sekali (fokus pada postur, cara melangkah, dan kebiasaan gerak berulang).
  4. Rasakan bagaimana kebiasaan gerak tubuh tersebut membentuk karakter tokoh yang kamu kenali, lalu jawablah pertanyaan analisis pengenalan fisik tokoh berikut.

Pertanyaan:

1. Saat kamu melatih gerak tubuh tokoh tersebut, bagian tubuh mana yang paling menentukan ciri kebiasaan karakter tokohmu (misalnya bahu, punggung, lutut, atau leher)? Tuliskan posisi fisik bagian tubuh tersebut saat kamu tirukan!

2. Apakah tempo gerakan tokohmu cenderung lambat, sedang, atau cepat? Tuliskan bagaimana tempo gerak tubuh itu memperjelas pengenalan karakter tokohmu!

Dua kotak isian singkat bergaris: Kotak 1 untuk anggota tubuh spesifik dan posisinya (2 baris), Kotak 2 untuk tempo gerakan dan karakter yang terlihat (2 baris).

Kegiatan 3: Panggung Lingkaran: Mengenal Karakter Lewat Tebak Gerak

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah membentuk lingkaran besar bersama seluruh teman sekelas dan guru.
  2. Secara bergiliran searah jarum jam, majulah ke tengah lingkaran untuk memperagakan kebiasaan gerak tubuh tokoh yang telah kamu amati (tanpa suara/hening) selama maksimal 1 menit.
  3. Teman-teman yang menonton mengamati dengan saksama kebiasaan gerak tubuh yang diperagakan, lalu menebak siapa tokoh tersebut dan bagaimana sifat karakternya.
  4. Catat pengenalan karakter dari peragaan 1 orang temanmu ke dalam lembar kerja berikut.
  5. Selesaikan kegiatan dengan menyimak ulasan guru serta merapikan tempat duduk.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama salah satu temanmu yang tampil, sebutkan tokoh yang diperagakannya, lalu sebutkan 2 kebiasaan gerak tubuh yang paling jelas membuatmu mengenali karakter tokoh tersebut!

Format isian terstruktur: Nama Teman (1 baris), Tokoh yang Diperagakan (1 baris), dan 2 Kebiasaan Gerak Pengenal Tokoh (poin a dan b masing-masing 1 baris). Termasuk waktu transisi penutupan di akhir.

REFLEKSI

1. Apa kebiasaan gerak tubuh yang paling mudah kamu amati dan kenali dari seseorang di sekitarmu?

2. Menurutmu, mengapa mengamati kebiasaan gerak tubuh (seperti cara berjalan dan postur) penting untuk mengenali karakter seorang tokoh?

3. Pengamatan gerak tubuh tokoh mana yang paling menarik perhatianmu hari ini dan ingin kamu pelajari lebih dalam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.