LKPD Seni Teater Kelas 4: Memperagakan Cerita Legenda dengan Gerak dan Suara
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 4 dengan topik "Memperagakan Cerita Legenda dengan Gerak dan Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 4: Memperagakan Cerita Legenda dengan Gerak dan Suara
Seni Teater - Kelas 4
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 4 (Fase B) Topik: Memperagakan Cerita Legenda dengan Gerak dan Suara INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Kenali Tokohnya, Kenali Karakternya!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cerita legenda apa yang kamu baca hari ini? 2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan tokoh manusia dalam cerita legendamu! Tuliskan nama tokoh, sifat/karakter tokoh, dan bayangan gerak tubuhnya (contoh: berjalan tegak, menunduk sedih, berlari ketakutan). Ruang tabel jawaban 3. Dari semua tokoh di tabel, tokoh mana yang paling menarik bagimu? Mengapa? Jawaban nomor 1 ditulis di baris isian. Nomor 2 ditulis dalam tabel 3 kolom: Nama Tokoh | Sifat/Karakter | Bayangan Gerak Tubuh (minimal 2 baris). Nomor 3 ditulis bebas minimal 2 kalimat. Kegiatan 2: Ayo Meniru — Bergerak dan Bersuara Seperti Tokoh!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tokoh siapa yang kamu pilih untuk ditiru? Tuliskan satu kata yang menggambarkan suaranya dan satu kata yang menggambarkan gerak tubuhnya. 2. Saat kamu menampilkan tokohmu, apakah pasanganmu berhasil menebak dengan benar? Lingkari jawabanmu: YA / BELUM. Lalu tuliskan apa yang membuat tebakannya tepat atau kurang tepat. 3. Amati penampilan pasanganmu. Tuliskan: (a) Gerak tubuh apa yang paling mencolok? (b) Bagaimana suaranya? (c) Apa emosi yang kamu rasakan saat menonton penampilannya? Ruang tabel jawaban Nomor 1: isian singkat (nama tokoh + 2 kata deskripsi). Nomor 2: lingkari pilihan YA/BELUM lalu tulis penjelasan 2–3 kalimat. Nomor 3: tabel 2 kolom (Aspek yang Diamati | Catatan Pengamatanku) dengan 3 baris: Gerak Tubuh, Suara, Emosi yang Dirasakan. Kegiatan 3: Ceritakan Legendamu dengan Tubuh dan Suaramu!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rencana penampilanmu dalam tabel berikut: Nama Anggota | Tokoh yang Diperankan | Gerak Khas Tokoh | Suara/Nada Tokoh. Ruang tabel jawaban 2. Bagian cerita mana yang akan kelompokmu tampilkan? Gambarkan dalam 2–3 kalimat adegan yang akan dimainkan. 3. Setelah menonton penampilan kelompok lain, pilih satu kelompok yang penampilannya paling berkesan bagimu. Gambar ekspresi wajah tokoh yang paling kamu ingat dari penampilan kelompok tersebut, lalu tulis nama tokohnya dan alasan mengapa ekspresinya berkesan. Ruang gambar 4. Diskusi kelompok: Apa perbedaan menceritakan legenda hanya dengan kata-kata dibandingkan dengan gerak dan suara? Tuliskan pendapat kelompokmu dalam 3 kalimat. Nomor 1: tabel 4 kolom (Nama Anggota | Tokoh | Gerak Khas | Suara/Nada), diisi sesuai jumlah anggota kelompok. Nomor 2: paragraf singkat 2–3 kalimat. Nomor 3: kotak gambar kosong (sekitar 8x8 cm) + baris isian nama tokoh + 2 kalimat alasan. Nomor 4: paragraf diskusi kelompok minimal 3 kalimat, ditandatangani semua anggota. REFLEKSI1. Gerak atau suara seperti apa yang menurutmu paling cocok menggambarkan tokoh yang kamu perankan tadi? Mengapa kamu memilihnya? 2. Pernahkah kamu melihat seseorang di kehidupan nyata yang gerak atau suaranya mengingatkanmu pada tokoh dalam cerita legenda? Ceritakan! 3. Apa yang terasa sulit saat harus memerankan tokoh tanpa menggunakan teks? Apa yang akan kamu latih lebih lagi? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.