LKPDPertemuan 14Bab 3Fase BSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 3

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 3

Seni Teater - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 14

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 3
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan pemahaman tentang karakter, gerak, suara, dan properti dalam bermain peran dari cerita fabel dan legenda melalui tes praktik atau tulis.

PETUNJUK UMUM

  • Selamat datang di Asesmen Sumatif Bab 3! Kalian akan menunjukkan kemampuan bermain peran dari cerita fabel dan legenda yang sudah dipelajari.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur dan percaya diri. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajarmu!
  • Asesmen ini terdiri dari 3 kegiatan: tes tulis tentang karakter dan properti, praktik bermain peran, dan refleksi diri.
  • Siapkan alat tulis dan semangat terbaikmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Karakter, Gerak, Suara, dan Properti

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Lembar kerja yang sudah disiapkan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap pertanyaan dengan saksama.
  2. Tuliskan jawabanmu dengan jelas di tempat yang disediakan.
  3. Ingat kembali cerita fabel dan legenda yang sudah kamu pelajari: Raja Kura-Kura, Nyi Rengganis, dan cerita lainnya.
  4. Jawablah semua pertanyaan sesuai pemahamanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 contoh karakter hewan dalam cerita fabel yang pernah kamu pelajari! Tuliskan sifat masing-masing karakter tersebut.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan bagaimana gerak tubuh yang tepat untuk memerankan karakter Raja Kura-Kura saat sedang mengumpulkan rakyatnya! Tuliskan minimal 3 gerakan.

3. Bagaimana suara dan emosi yang harus ditampilkan ketika memerankan Nyi Rengganis saat sedang memetik bunga di taman? Jelaskan!

4. Lengkapi tabel berikut dengan properti yang sesuai untuk setiap karakter!

Ruang tabel jawaban

5. Mengapa properti dan kostum penting dalam bermain peran? Jelaskan dengan contoh!

Untuk pertanyaan nomor 1 dan 4, buatlah tabel dengan kolom: Nama Karakter | Sifat/Properti | Keterangan. Untuk pertanyaan nomor 2, 3, dan 5, tulislah jawaban dalam bentuk uraian minimal 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Praktik Bermain Peran

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu adegan (disiapkan guru)
  • Properti sederhana yang tersedia di kelas (opsional: kain, tongkat, keranjang, bunga kertas, dll)
  • Ruang yang cukup luas untuk bergerak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan memberikan kartu adegan secara acak kepada setiap murid atau kelompok.
  2. Bacalah kartu adegan yang kamu terima dengan saksama.
  3. Kamu akan memerankan adegan tersebut di depan kelas dengan menggunakan gerak, suara, dan emosi yang sesuai karakter.
  4. Jika memungkinkan, gunakan properti sederhana yang tersedia (bisa dari benda di sekitar).
  5. Waktu penampilan: 2-3 menit per murid/kelompok.
  6. Teman-teman yang menonton akan memberikan apresiasi setelah penampilan selesai.

Pertanyaan:

1. Adegan yang harus diperagakan (akan diberikan oleh guru melalui kartu adegan): Pilihan adegan antara lain: (a) Raja Kura-Kura mengumpulkan rakyatnya, (b) Nyi Rengganis memetik bunga dan ditegur penjaga, (c) Karakter hewan dalam fabel yang sedang berdialog, (d) Adegan lain dari cerita yang dipelajari.

2. Setelah selesai penampilan, tuliskan: Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik? Apa yang masih perlu diperbaiki?

Untuk pertanyaan nomor 1: penampilan dinilai langsung oleh guru menggunakan rubrik. Untuk pertanyaan nomor 2: tuliskan evaluasi diri dalam 3-5 kalimat di lembar kerja yang disediakan.

Kegiatan 3: Refleksi dan Apresiasi Seni Teater

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Lembar refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah semua penampilan selesai, saatnya merefleksikan pengalaman belajarmu selama Bab 3.
  2. Jawablah pertanyaan refleksi dengan jujur berdasarkan pengalamanmu.
  3. Tidak ada jawaban benar atau salah, yang penting kamu menceritakan pengalaman dan perasaanmu dengan tulus.
  4. Tulislah dengan rapi dan jelas agar guru dapat memahami refleksimu.

Pertanyaan:

1. Cerita fabel atau legenda mana yang paling kamu sukai untuk diperankan? Mengapa?

2. Apa hal paling sulit yang kamu hadapi saat belajar bermain peran? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Setelah belajar bermain peran dari cerita fabel dan legenda, apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang seni teater?

4. Tuliskan satu apresiasi untuk teman yang penampilannya paling berkesan menurutmu! Jelaskan apa yang membuatnya berkesan.

Tuliskan setiap jawaban dalam 3-7 kalimat yang menggambarkan pengalaman dan perasaanmu dengan jelas. Gunakan bahasa yang sopan saat memberikan apresiasi kepada teman.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan asesmen sumatif ini? Apakah kamu merasa sudah memahami cara bermain peran dengan baik?

2. Apa yang paling kamu ingat dari pembelajaran Bab 3 tentang bermain peran dari cerita fabel dan legenda?

3. Bagaimana kamu bisa menggunakan kemampuan bermain peran ini dalam kehidupan sehari-hari? (Misalnya: saat presentasi, saat bermain dengan teman, atau saat mengikuti lomba)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.