LKPDPertemuan 10Bab 3Fase BSemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 4: Meniru Dialog dan Intonasi Suara Tokoh Fabel dan Legenda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 4 dengan topik "Meniru Dialog dan Intonasi Suara Tokoh Fabel dan Legenda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 4: Meniru Dialog dan Intonasi Suara Tokoh Fabel dan Legenda

Seni Teater - Kelas 4

Bab 3 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Meniru Dialog dan Intonasi Suara Tokoh Fabel dan Legenda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMeniru Dialog dan Intonasi Suara Tokoh Fabel dan Legenda
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Meniru suara/vokal sesuai tokoh fabel dan legenda melalui proses mimesis

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan riang gembira dan tertib.
  • Dengarkan dan amati contoh suara vokal tokoh yang diperagakan oleh guru.
  • Lakukan proses peniruan (mimesis) suara/vokal tokoh fabel dan legenda sesuai petunjuk.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mendengarkan dan Menirukan Bunyi Suara Tokoh Fabel

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu gambar tokoh Kancil dan Buaya
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama kelompokmu secara tenang dan fokus.
  2. Dengarkan contoh bunyi suara vokal karakter fabel yang dicontohkan guru: Kancil yang cerdik (suara lincah, ringan, melengking sedang) dan Buaya yang lapar (suara berat, serak, bergetar rendah).
  3. Tirukan suara/vokal kedua tokoh fabel tersebut bersama kelompokmu melalui proses mimesis (peniruan langsung).
  4. Lakukan peniruan suara secara bergantian satu per satu di depan teman kelompokmu.
  5. Beri tanda centang pada tabel pengamatan peniruan suara di lembar kerjamu berdasarkan keberhasilan meniru.

Pertanyaan:

1. Tirukan suara vokal tokoh Si Kancil saat menyapa: 'Hai Buaya, aku punya kabar gembira untukmu!'. Berikan tanda centang (V) pada tabel apakah kamu berhasil menirukan karakter vokal lincah dan ringan tersebut.

Ruang tabel jawaban

2. Tirukan suara vokal tokoh Sang Buaya saat menjawab: 'Harrrgh, jangan bohong kamu Kancil!'. Berikan tanda centang (V) pada tabel apakah kamu berhasil menirukan karakter vokal berat dan serak tersebut.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Nama Tokoh Fabel] | [Ciri Suara Vokal yang Ditiru] | [Ketercapaian Mimesis: Berhasil Meniru / Perlu Mengulang]. Baris 1: Kancil (suara lincah, ringan). Baris 2: Buaya (suara berat, bergetar rendah).

Kegiatan 2: Mimesis Suara Tokoh Manusia dalam Cerita Legenda

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks penggalan dialog legenda Malin Kundang
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan demonstrasi guru saat menirukan suara 2 tokoh cerita legenda Malin Kundang: Malin Kundang Muda (suara lantang, ceria, tegas) dan Ibu Malin/Mande Rubayah (suara bergetar, parau, lirih/tua).
  2. Lakukan latihan vokal mandiri untuk meniru warna suara vokal kedua tokoh tersebut melalui proses mimesis.
  3. Ucapkan kalimat dialog yang disediakan dengan menirukan warna vokal tokoh yang ditentukan.
  4. Secara berpasangan, tirukan vokal tokoh tersebut secara bersahut-sahutan (murid A meniru Malin Kundang, murid B meniru Ibu Malin, lalu bertukar peran).
  5. Tuliskan kesan jenis vokal yang kamu tirukan pada format yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tirukan suara vokal tokoh Malin Kundang Muda saat mengucapkan dialog: 'Ibu, izinkan aku merantau ke negeri seberang!'. Tuliskan ciri vokal yang kamu tiru (apakah lantang/ceria/tegas).

2. Tirukan suara vokal tokoh Mande Rubayah (Ibu Malin) saat mengucapkan dialog: 'Hati-hati di jalan, anakku yang tersayang...'. Tuliskan ciri vokal yang kamu tiru (apakah lirih/bergetar/parau).

Format isian terstruktur 2 nomor: 1. Peniruan Vokal Malin Kundang Muda (Tuliskan ciri vokal yang dihasilkan); 2. Peniruan Vokal Ibu Malin (Tuliskan ciri vokal yang dihasilkan).

Kegiatan 3: Praktik Mimesis Suara Vokal Tokoh Pilihan dan Refleksi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu pilihan tokoh fabel & legenda
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu tokoh dari fabel atau legenda yang paling kamu sukai (misalnya: Harimau yang garang, Burung Pipit yang mungil, atau Kakek Bijak).
  2. Tirukan suara vokal tokoh pilihanmu di depan kelompok kecilmu selama 1 menit.
  3. Mintalah teman sekelompokmu menebak tokoh apa yang suaranya sedang kamu tirukan berdasarkan karakter vokalnya.
  4. Catatlah nama tokoh yang kamu tirukan dan tanggapan tebakan teman pada lembar kerja.
  5. Lakukan refleksi pembelajaran bersama guru untuk menutup sesi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tokoh apa yang kamu pilih untuk kamu tirukan suara vokalnya? Tuliskan kalimat pendek yang kamu bunyikan saat menirukan vokal tokoh tersebut!

2. Diskusikan bersama pasanganmu: Apakah temanmu dapat mengenali tokoh tersebut hanya dari mendengarkan tiruan suara vokalmu? Tuliskan hasil tebakan temanmu!

Kolom isian: [Tokoh Pilihan] | [Kalimat Dialog yang Disuarakan] | [Hasil Tebakan Teman Berdasarkan Tiruan Vokal]. Dilanjutkan dengan ruang tanda tangan guru pembimbing.

REFLEKSI

1. Suara tokoh fabel atau legenda mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu tirukan hari ini? Mengapa?

2. Bagaimana caramu mengubah suara aslimu agar bisa menyerupai suara tokoh yang tua, muda, atau binatang dalam latihan mimesis tadi?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil mencoba menirukan berbagai suara vokal tokoh di depan teman-temanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.