LKPDPertemuan 4Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 4: Menirukan Suara atau Vokal Dialog Tokoh Cerita Kehidupan Sehari-Hari Melalui Proses Mimesis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 4 dengan topik "Menirukan Suara atau Vokal Dialog Tokoh Cerita Kehidupan Sehari-Hari Melalui Proses Mimesis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 4: Menirukan Suara atau Vokal Dialog Tokoh Cerita Kehidupan Sehari-Hari Melalui Proses Mimesis

Seni Teater - Kelas 4

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menirukan Suara atau Vokal Dialog Tokoh Cerita Kehidupan Sehari-Hari Melalui Proses Mimesis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenirukan Suara atau Vokal Dialog Tokoh Cerita Kehidupan Sehari-Hari Melalui Proses Mimesis
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menirukan suara atau vokal sesuai tokoh dalam cerita kehidupan sehari-hari melalui proses mimesis

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap dialog dan petunjuk karakter tokoh dengan teliti.
  • Gunakan organ bicara dan pendengaranmu untuk mengamati serta menirukan warna suara tokoh di sekitarmu.
  • Lakukan latihan peniruan suara bersama teman sebangku atau kelompokmu dengan gembira dan percaya diri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Mimesis Bunyi dan Karakter Suara Sehari-hari

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali bagaimana suara orang-orang yang sering kamu jumpai di kehidupan sehari-hari.
  2. Cermati 3 profil tokoh berikut: Kakek Tua, Penjual Sayur Keliling, dan Anak Balita.
  3. Tirukan suara masing-masing tokoh berdasarkan ciri khas vokalnya secara lisan.
  4. Tuliskan ciri khas suara yang kamu tirukan pada tabel yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Tirukan suara Kakek Tua saat menyapa di pagi hari dan tuliskan ciri vokal yang kamu tirukan pada tabel!

Ruang tabel jawaban

2. Tirukan teriakan Penjual Sayur Keliling yang menawarkan dagangan dan tuliskan ciri vokal yang kamu tirukan pada tabel!

Ruang tabel jawaban

3. Tirukan rengekan Anak Balita yang meminta mainan dan tuliskan ciri vokal yang kamu tirukan pada tabel!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 'Nama Tokoh', Kolom 2 'Bunyi Tiruan Kata/Kalimat', Kolom 3 'Ciri Khas Suara yang Ditirukan (rendah/tinggi/serak/cempreng/lambat/cepat)'. Murid mengisi baris: 1. Kakek Tua, 2. Penjual Sayur Keliling, 3. Anak Balita.

Kegiatan 2: Praktik Mimesis Menirukan Suara Dialog Tokoh

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks dialog 'Pagi Hari di Dapur'
  • Lembar penilaian sejawat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan bersama teman sebangkumu.
  2. Bacalah cuplikan dialog cerita kehidupan sehari-hari berjudul 'Pagi Hari di Dapur' berikut: - Tokoh Nenek: 'Aduh, tolong ambilkan cangkir teh itu ya, Cu...' - Tokoh Cucu (Anak SD): 'Siap, Nenek! Ini teh hangatnya sudah jadi!' - Tokoh Ayah: 'Ayo segera diminum tehnya, sebentar lagi bus sekolah datang.'
  3. Secara bergantian dengan pasanganmu, tirukan suara atau vokal ketiga tokoh tersebut sesuai usia dan karakternya.
  4. Amati suara temanmu dan berikan tanda centang pada tabel pengamatan keberhasilan peniruan suara tokoh.

Pertanyaan:

1. Praktikkan peniruan suara tokoh Nenek pada kalimat dialog tersebut di depan pasanganmu! Jelaskan secara singkat apakah suara tiruanmu sudah terdengar seperti nenek-nenek.

2. Praktikkan peniruan suara tokoh Cucu (Anak SD) pada kalimat dialog tersebut di depan pasanganmu! Jelaskan ciri suara tiruan yang kamu hasilkan.

3. Praktikkan peniruan suara tokoh Ayah pada kalimat dialog tersebut di depan pasanganmu! Jelaskan ciri suara tiruan yang kamu hasilkan.

Format isian: Berisi kolom deskripsi diri untuk 3 tokoh (Nenek, Cucu, Ayah) yang mencakup: Kalimat dialog yang dilisankan, Cara menirukan suara, dan Ceklis penilaian sejawat (Sudah Mirip / Perlu Latihan).

Kegiatan 3: Uji Tebak Suara Tokoh Melalui Mimesis Vokal

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu peran tokoh sehari-hari
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu kartu peran yang dibagikan guru (Petugas Ronda Malam, Ibu Guru Sabar, Pedagang Es Cincau, atau Polisi Lalu Lintas).
  2. Jangan tunjukkan peranmu kepada kelompok lain.
  3. Ucapkan satu kalimat netral: 'Halo, permisi, mari lewat jalan sebelah sini.' HANYA dengan menirukan warna suara/vokal karakter tokoh yang kamu dapat.
  4. Kelompok penebak harus mendengarkan seksama dan menebak tokoh apa yang sedang ditirukan suaranya.
  5. Tuliskan analisis suara tiruan yang kamu dengar dari perwakilan kelompok lain pada tabel lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Dengarkan suara yang ditirukan temanmu dari kelompok lain. Tebaklah tokoh apa yang suaranya ditirukan!

2. Sebutkan 2 ciri bunyi vokal yang membuatmu yakin bahwa temanmu sedang menirukan suara tokoh tersebut!

Format tabel tebakan: 2 baris pencatatan penampilan teman, memuat kolom: Nama Teman Tampil, Tebakan Tokoh, dan 2 Ciri Vokal yang Terdengar.

REFLEKSI

1. Tokoh sehari-hari manakah yang suaranya paling mudah dan paling sulit kamu tirukan tadi? Mengapa?

2. Bagian tubuh apa saja (tenggorokan, bibir, pernapasan) yang kamu rasakan paling bekerja saat mengubah-ubah suaramu?

3. Apa yang akan kamu amati lagi dari cara bicara orang-orang di sekitarmu agar tiruan suaramu berikutnya semakin mirip?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.