LKPDPertemuan 5Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 2: Mengenal Properti Pendukung Peran

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Mengenal Properti Pendukung Peran". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 2: Mengenal Properti Pendukung Peran

Seni Teater - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Properti Pendukung Peran

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Properti Pendukung Peran
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi properti sederhana yang mendukung peran (topi, tongkat, kain).
  2. Murid mampu menggunakan properti untuk memperkuat karakter tokoh yang diperankan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan sesuai urutan nomor.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang belum dipahami.
  • Bekerjalah dengan gembira dan percaya diri — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berusaha!
  • Siapkan pensil warna atau krayon untuk kegiatan menggambar.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati! Properti Apa Ini?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Topi (boleh topi kertas/topi bekas)
  • Tongkat (bisa dari lidi atau sedotan tebal)
  • Kain (kain perca atau sapu tangan)
  • Pensil, pensil warna/krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gurumu akan menunjukkan atau membawa tiga benda: topi, tongkat, dan kain.
  2. Amati ketiga benda tersebut dengan seksama.
  3. Pikirkan: benda ini cocok dipakai oleh tokoh siapa ya?
  4. Jawab pertanyaan di bawah ini berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Lihat gambar di bawah ini. Tuliskan nama benda yang kamu lihat pada kolom 'Nama Benda'. Lalu gambar atau beri tanda centang (✓) pada kolom 'Pernah Lihat' jika kamu pernah melihat benda itu sebelumnya!

[Tabel: Nama Benda | Pernah Lihat? (✓/✗) | Menurut aku, benda ini dipakai oleh...]
— Topi
— Tongkat
— Kain

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kamu, apa nama benda-benda seperti topi, tongkat, dan kain yang digunakan dalam bermain peran? Lingkari jawaban yang benar!

  1. Kostum
    1. Properti
    2. Panggung

3. Gambarkan salah satu dari tiga properti tadi (topi, tongkat, atau kain) di kotak di bawah ini. Beri warna agar makin keren!

Ruang gambar

Tabel 3 kolom (Nama Benda | Pernah Lihat? | Dipakai oleh...) diisi per baris; satu soal pilihan dengan melingkari huruf; satu kotak gambar ukuran 8x8 cm.

Kegiatan 2: Ayo Cocokkan! Properti dan Tokohnya

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Penggaris (opsional untuk menarik garis)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan daftar tokoh dan daftar properti di bawah ini.
  2. Pikirkan: properti mana yang paling cocok untuk setiap tokoh?
  3. Hubungkan tokoh dengan propertinya menggunakan garis.
  4. Setelah itu, jawab pertanyaan uraian di bawahnya.

Pertanyaan:

1. Hubungkan tokoh di kolom kiri dengan properti yang cocok di kolom kanan dengan menarik garis!

Kolom Kiri (Tokoh):

  1. Nenek Tua
  2. Raja
  3. Peri

Kolom Kanan (Properti):

  1. Mahkota / Topi Mewah
    1. Tongkat
    2. Kain Berkilau
Ruang gambar

2. Mengapa kamu mencocokkan tongkat dengan tokoh Nenek Tua? Tuliskan alasanmu dalam 1–2 kalimat.

3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Apa yang terjadi jika seorang tokoh Raja bermain peran tanpa memakai properti apapun? Apakah penonton bisa langsung tahu dia adalah Raja? Ceritakan hasil diskusi kalian!

Satu kotak berisi dua kolom (Tokoh | Properti) untuk digaris-hubungkan; satu kotak isian uraian sekitar 3 baris; satu kotak diskusi dengan kolom 'Pendapat Aku' dan 'Pendapat Temanku'.

Kegiatan 3: Ayo Bermain Peran! Pakai Propertinya!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Topi, tongkat, dan kain (properti dari Kegiatan 1)
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu mencoba menjadi tokoh sungguhan!
  2. Gurumu akan membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (3–4 orang).
  3. Setiap kelompok mendapat satu set properti: topi, tongkat, atau kain.
  4. Diskusikan bersama kelompokmu: tokoh apa yang akan kalian perankan menggunakan properti itu?
  5. Peragakan tokohmu di depan kelompok lain selama 1–2 menit.
  6. Setelah bermain, jawab pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan kegiatan bermain peran kelompokmu!

[Tabel: Properti yang kami pakai | Tokoh yang kami mainkan | Gerakan/cara kami memakai properti itu]

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, apakah properti yang kamu pakai membuat tokohmu terasa lebih nyata? Beri tanda (✓) pada jawabanmu dan jelaskan!

☐ Ya, karena ...
☐ Tidak, karena ...

3. Ceritakan pengalaman bermain peranmu! Bagaimana perasaanmu saat memegang atau memakai properti tadi? Tuliskan dalam 2–3 kalimat.

Tabel 3 kolom (Properti | Tokoh | Gerakan); satu kotak pilihan dengan checkbox dan ruang isian alasan 2 baris; satu kotak cerita pengalaman 4–5 baris.

REFLEKSI

1. Properti apa yang paling kamu suka pakai hari ini? Mengapa properti itu terasa spesial buatmu?

2. Apakah kamu pernah melihat seseorang memakai benda seperti topi atau tongkat dalam kehidupan sehari-hari? Siapa orang itu dan benda apa yang dia pakai?

3. Jika kamu boleh membuat properti sendiri untuk bermain peran, benda apa yang ingin kamu buat dan untuk tokoh siapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.