LKPD Seni Teater Kelas 2: Bermain Olah Tubuh dan Ekspresi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Bermain Olah Tubuh dan Ekspresi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Teater Kelas 2: Bermain Olah Tubuh dan Ekspresi
Seni Teater - Kelas 2
Bab 2 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Teater — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bermain Olah Tubuh dan Ekspresi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Gerakkan Tubuhmu! (Olah Tubuh Kepala, Pundak, Lutut, Kaki)Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasangkan bagian tubuh dengan gerakan yang bisa dilakukan! Tarik garis dari bagian tubuh ke gerakan yang sesuai. Bagian Tubuh:
Gerakan: (a) Jinjit dan melangkah | (b) Angguk dan geleng | (c) Angkat dan putar | (d) Tekuk dan luruskan Ruang tabel jawaban 2. Gerakan tubuh mana yang paling mudah kamu lakukan? Mengapa? 3. Gerakan tubuh mana yang paling sulit? Apa yang ingin kamu latih lagi? Untuk soal 1: gambar tabel dua kolom (Bagian Tubuh dan Gerakan) dengan ruang untuk menarik garis atau menuliskan huruf pasangan. Untuk soal 2 dan 3: kotak uraian kosong berukuran 4 baris untuk masing-masing jawaban. Kegiatan 2: Wajahku Bercerita! (Mengenal dan Menirukan Ekspresi Emosi)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu saat menirukan ekspresi!
2. Gambarlah wajah dengan ekspresi emosi pilihanmu di kotak gambar! Tulis nama emosi itu di bawah gambar. Ruang gambar 3. Ceritakan: Kapan kamu pernah merasakan emosi yang kamu gambar tadi? Apa yang terjadi saat itu? Untuk soal 1: tabel 4 baris x 4 kolom dengan sel kosong yang cukup lebar untuk diisi. Untuk soal 2: kotak gambar kosong berukuran 8x8 cm dengan garis nama emosi di bawahnya. Untuk soal 3: kotak uraian kosong berukuran 4 baris. Kegiatan 3: Aku Seorang Aktor! (Bermain Peran dengan Tubuh dan Ekspresi)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kartu Situasi (pilih salah satu untuk diperagakan): 🎭 Kartu A: 'Budi menemukan kucing kecil yang tersesat di jalan. Ia sangat gembira dan langsung berlari membawanya pulang!' 🎭 Kartu B: 'Sari tidak sengaja memecahkan vas bunga kesayangan ibunya. Ia sangat sedih dan menyesal.' 🎭 Kartu C: 'Doni melihat bayangan besar di balik pintu saat lampu mati. Ia sangat ketakutan!' 🎭 Kartu D: 'Rini meminjam pensil Ani tanpa izin. Ani merasa kesal dan marah.' Kelompokmu memilih Kartu: ... 2. Setelah menonton penampilan kelompok lain, pilih satu kelompok dan ceritakan: emosi apa yang berhasil mereka tunjukkan? Bagian mana (gerakan tubuh atau ekspresi wajah) yang paling kamu ingat? 3. Menurut pendapatmu, mengapa seorang aktor perlu berlatih olah tubuh dan ekspresi wajah sebelum tampil di atas panggung? Untuk soal 1: kotak isian dengan empat baris berlabel (nomor kartu, emosi tokoh, gerakan tubuh, ekspresi wajah) masing-masing 2 baris tulis. Untuk soal 2 dan 3: kotak uraian kosong berukuran 4-5 baris per soal. REFLEKSI1. Bagian olah tubuh mana yang paling menyenangkan bagimu hari ini — gerakan kepala, pundak, lutut, atau kaki? Mengapa bagian itu terasa menyenangkan? 2. Emosi mana yang paling mudah kamu tunjukkan lewat wajah dan tubuhmu? Apakah emosi itu sering kamu rasakan dalam kehidupan sehari-hari? 3. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang ingin kamu coba lakukan saat bermain peran atau tampil di depan teman-temanmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.