LKPDPertemuan 4Bab 1Fase ASemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 2: Mengingat Suara Berdasarkan Emosi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Mengingat Suara Berdasarkan Emosi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 2: Mengingat Suara Berdasarkan Emosi

Seni Teater - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengingat Suara Berdasarkan Emosi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengingat Suara Berdasarkan Emosi
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengingat dan membedakan suara yang mencerminkan emosi senang, sedih, marah, dan takut.
  2. Menirukan suara dengan ekspresi emosi yang sesuai.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan dirimu dengan duduk nyaman dan tenang.
  • Dengarkan setiap petunjuk dari guru dengan baik.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan semangat dan percaya diri.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang tidak dimengerti.
  • Saat teman berbicara atau berekspresi, dengarkan dan hargai mereka.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Yuk, Kenali Suara Emosiku!

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Rekaman suara 4 emosi (dari guru atau perangkat audio)
  • Krayon atau pensil warna untuk melingkari gambar wajah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan memperdengarkan 4 suara pendek yang berbeda (tertawa riang, isak tangis, teriakan marah, suara gemetar ketakutan).
  2. Dengarkan setiap suara dengan teliti.
  3. Setelah mendengar, lingkari gambar wajah emosi yang menurutmu cocok dengan suara tersebut.
  4. Lakukan ini untuk keempat suara yang diperdengarkan.

Pertanyaan:

1. Suara 1 yang kamu dengar tadi menunjukkan emosi apa? Lingkari gambar wajah yang tepat: 😊 Senang / 😢 Sedih / 😠 Marah / 😨 Takut

Ruang gambar

2. Suara 2 yang kamu dengar tadi menunjukkan emosi apa? Lingkari gambar wajah yang tepat: 😊 Senang / 😢 Sedih / 😠 Marah / 😨 Takut

Ruang gambar

3. Suara 3 yang kamu dengar tadi menunjukkan emosi apa? Lingkari gambar wajah yang tepat: 😊 Senang / 😢 Sedih / 😠 Marah / 😨 Takut

Ruang gambar

4. Suara 4 yang kamu dengar tadi menunjukkan emosi apa? Lingkari gambar wajah yang tepat: 😊 Senang / 😢 Sedih / 😠 Marah / 😨 Takut

Ruang gambar

5. Menurutmu, apa yang membuat suara 'senang' dan suara 'marah' terdengar berbeda? Tuliskan satu perbedaannya!

Lingkari salah satu pilihan emosi di setiap nomor soal 1–4. Untuk nomor 5, tulis jawabanmu di kotak yang tersedia (2–3 kalimat pendek).

Kegiatan 2: Aku Bisa Menirukan Suara Emosi!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau spidol warna untuk menggambar ekspresi wajah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat tabel di bawah ini. Ada 4 emosi: Senang, Sedih, Marah, dan Takut.
  2. Guru akan memberi contoh suara untuk setiap emosi satu per satu.
  3. Setelah guru memberi contoh, tirukan suara tersebut bersama-sama dengan teman sekelasmu.
  4. Setelah mencoba, tuliskan atau gambar di tabel: suara seperti apa yang kamu hasilkan (contoh: 'hahaha', 'huhuhu', 'aarrgh!', 'ih ih ih...').
  5. Lakukan secara bergantian untuk keempat emosi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan suara yang sudah kamu tirukan! Tuliskan bunyi suaranya dan gambarlah ekspresi wajahmu saat menirukan suara tersebut.

EmosiBunyi SuaranyaGambar Ekspresi Wajahku
SenangSedihMarah
Takut

2. Emosi mana yang paling mudah kamu tirukan suaranya? Mengapa?

3. Emosi mana yang paling sulit kamu tirukan suaranya? Ceritakan kesulitanmu!

Isi tabel 4 baris dengan menuliskan bunyi suara dan menggambar ekspresi wajah di kolom masing-masing emosi. Untuk nomor 2 dan 3, tulis jawabanmu di kotak uraian yang tersedia.

Kegiatan 3: Tebak Suara Temanku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu emosi (4 kartu bertuliskan: Senang, Sedih, Marah, Takut — disediakan guru)
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama teman sebangkumu.
  2. Secara bergantian, salah satu dari kalian akan memilih satu kartu emosi (yang disediakan guru: Senang, Sedih, Marah, atau Takut) tanpa memperlihatkan kepada teman.
  3. Tirukan suara sesuai emosi di kartu tersebut selama 5 detik.
  4. Temanmu menebak emosi apa yang kamu tirukan, lalu menuliskannya di tabel hasil tebakan.
  5. Lakukan bergantian minimal 4 putaran (masing-masing 2 kali giliran).
  6. Setelah selesai, diskusikan bersama: apakah tebakan teman sudah tepat?

Pertanyaan:

1. Catat hasil permainan tebak suara kalian di tabel berikut!

PutaranYang BersuaraEmosi yang DitirukanTebakan TemanBenar / Salah
1234

2. Dari permainan tadi, berapa kali tebakan temanmu benar? Berapa kali salah? Tulis hasilnya!

3. Mengapa menurutmu ada tebakan yang salah? Apa yang membuat suara emosi itu sulit ditebak?

4. Tuliskan satu cara agar suara emosi yang kamu tirukan bisa lebih mudah ditebak oleh teman!

Isi tabel 4 putaran dengan nama, emosi yang ditirukan, tebakan teman, dan hasilnya (benar/salah). Untuk nomor 2–4, tulis jawabanmu di kotak yang tersedia.

REFLEKSI

1. Emosi apa yang paling sering kamu rasakan hari ini? Bagaimana suara yang kamu keluarkan saat merasakan emosi itu?

2. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang suara dan emosi? Apakah kamu merasa lebih pintar mengenali perasaan dari suara seseorang?

3. Bagaimana perasaanmu saat bermain tebak suara bersama teman? Apakah kamu senang, kesulitan, atau keduanya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.