LKPDPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 2: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Bermain Kata Bersambung dengan Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 2: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

Seni Teater - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBermain Kata Bersambung dengan Suara
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merangkai kata menjadi kalimat sederhana dan melafalkannya dengan intonasi yang jelas.
  2. Bermain kata bersambung secara berkelompok dengan suara lantang dan percaya diri.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan satu per satu sesuai urutan nomor.
  • Pada kegiatan kelompok, dengarkan teman dan tunggu giliranmu.
  • Bicaralah dengan suara lantang dan percaya diri — tidak perlu malu!
  • Jika ada yang belum jelas, tanyakan kepada gurumu.
  • Berikan tanda bintang (★) di setiap kegiatan yang sudah kamu selesaikan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Kenali Kata Ajaib! 🔍

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata kunci (disiapkan guru)
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat kartu-kartu kata yang sudah disiapkan gurumu di depan kelas.
  2. Baca setiap kata dengan lantang bersama-sama.
  3. Pilih 5 kata yang paling sering kamu gunakan sehari-hari.
  4. Tulis kata-kata pilihanmu di tabel yang tersedia.
  5. Di kolom 'Di mana aku mendengarnya?', tuliskan tempat atau siapa yang biasa mengucapkan kata itu.

Pertanyaan:

1. Pilih dan tulis 5 kata yang paling sering kamu dengar atau ucapkan setiap hari! Lengkapi tabelnya ya.

Ruang tabel jawaban

2. Dari 5 kata yang kamu pilih, manakah kata yang paling sering kamu ucapkan? Mengapa kata itu sering kamu ucapkan?

Tabel 2 kolom: (1) Kata Pilihanku, (2) Di Mana Aku Mendengarnya — isi 5 baris. Di bawah tabel, tersedia kotak uraian untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Sambung Kata, Sambung Cerita! ✏️

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Pensil warna atau krayon (opsional untuk sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat kata pertama yang sudah ada di setiap baris tabel.
  2. Tambahkan kata-kata di kolom berikutnya (kata ke-2, ke-3, ke-4, ke-5) agar menjadi sebuah kalimat yang masuk akal.
  3. Setiap kata boleh berbeda-beda — gunakan imajinasimu!
  4. Setelah selesai, baca kalimatmu dalam hati terlebih dahulu.
  5. Berikan tanda garis bawah pada kata yang ingin kamu ucapkan dengan suara paling keras.
  6. Setelah siap, bacakan kalimatmu dengan suara lantang kepada teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel kata bersambung di bawah ini! Tambahkan kata ke-2 sampai ke-5, lalu baca kalimat lengkapnya.

Ruang tabel jawaban

2. Pilih 1 kalimat favoritmu dari tabel di atas. Tulis ulang kalimat itu di sini, lalu gambarkan isi kalimatnya dengan sketsa sederhana!

Ruang gambar

3. Bagaimana rasanya membacakan kalimatmu kepada teman? Lingkari gambar ekspresi yang paling sesuai perasaanmu! 😊 😐 😰

Tabel 7 kolom: (1) No, (2) Kata ke-1 sudah terisi, (3) Kata ke-2, (4) Kata ke-3, (5) Kata ke-4, (6) Kata ke-5, (7) Kalimat Lengkap — isi 5 baris. Di bawah tabel, kotak kosong besar untuk menulis kalimat favorit dan sketsa gambar. Di bawahnya, tiga pilihan emotikon untuk dilingkari.

Kegiatan 3: Rantai Kata Bersuara — Kita Bermain Bersama! 🎤

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata kunci (opsional, bisa digunakan sebagai bantuan)
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama kelompokmu (4–5 orang).
  2. Gurumu akan menyebut 1 kata awal sebagai 'benih kata'.
  3. Orang pertama mengucapkan kata awal itu dengan suara lantang.
  4. Orang berikutnya menambahkan 1 kata baru setelah kata teman sebelumnya.
  5. Lanjutkan sampai kalimat memiliki 5 kata — lalu orang ke-5 membaca kalimat lengkapnya dengan intonasi menarik!
  6. Ulangi sebanyak 3 putaran dengan kata awal yang berbeda.
  7. Setelah bermain, isi lembar catatan kelompok di bawah ini bersama-sama.
  8. Ingat: suara harus lantang, tubuh tegak, dan mata menatap teman saat bicara!

Pertanyaan:

1. Tulis hasil rantai kata dari setiap putaran permainan kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama kelompokmu: Apa yang membuat kalimat kalian terdengar menarik saat dibacakan? Tuliskan 2 hal yang kelompokmu temukan!

3. Siapa teman di kelompokmu yang menurutmu paling berani bersuara lantang hari ini? Tuliskan namanya dan alasanmu memilihnya!

Tabel 3 kolom untuk kegiatan nomor 1: (1) Putaran ke-, (2) Kata Awal, (3) Kalimat Lengkap Hasil Rantai — isi 3 baris. Di bawah tabel, dua kotak isian bernomor untuk pertanyaan diskusi nomor 2. Di bagian paling bawah, satu kotak uraian untuk pertanyaan nomor 3.

REFLEKSI

1. Hari ini kamu bermain kata bersambung. Kata apa yang paling kamu ingat? Mengapa kata itu terasa istimewa bagimu?

2. Bagaimana perasaanmu saat harus berbicara dengan suara lantang di depan teman-teman? Apakah lebih mudah atau lebih susah dari yang kamu bayangkan?

3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara berbicara atau bermain bersama teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.