LKPDPertemuan 1Bab 4Fase ASemester 2

LKPD Seni Teater Kelas 1: Mengenal Karakter Tokoh melalui Gambar dan Cerita

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Mengenal Karakter Tokoh melalui Gambar dan Cerita". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 1: Mengenal Karakter Tokoh melalui Gambar dan Cerita

Seni Teater - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Karakter Tokoh melalui Gambar dan Cerita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Karakter Tokoh melalui Gambar dan Cerita
Alokasi Waktu70 menit (2 × 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengamati gambar atau foto tokoh dan menyebutkan karakter tokoh tersebut menggunakan kosakata sehari-hari.
  2. Murid dapat merespons karakter tokoh pada gambar dengan menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan pensil dan crayon/spidol warnamu sebelum mulai.
  • Dengarkan petunjuk dari Bapak/Ibu Guru dengan baik.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan senang hati dan penuh semangat!
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang tidak dimengerti.
  • Jaga kebersihan LKPD-mu agar hasilnya rapi dan bagus.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Pengamat Hebat! — Siapa Tokoh Ini?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar tokoh (disiapkan guru, minimal 3 gambar tokoh berbeda karakter)
  • Pensil
  • Crayon atau spidol warna (opsional untuk mewarnai border tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat gambar-gambar tokoh yang ada di bawah ini dengan seksama.
  2. Perhatikan wajah, pakaian, dan sikap tubuh setiap tokoh.
  3. Tuliskan nama tokoh dan satu kata yang menggambarkan karakternya di tabel yang tersedia.
  4. Gunakan kata-kata yang biasa kamu pakai sehari-hari, misalnya: baik hati, nakal, pemberani, penakut, lucu, jahat.

Pertanyaan:

1. Lihat Gambar 1 (tokoh dengan jubah merah dan senyum lebar). Siapa nama tokoh ini dan bagaimana karakternya?

Ruang tabel jawaban

2. Lihat Gambar 2 (tokoh dengan wajah cemberut dan tangan dilipat). Siapa nama tokoh ini dan bagaimana karakternya?

Ruang tabel jawaban

3. Dari semua gambar tokoh di atas, tokoh mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

Isi tabel 3 kolom: (1) Nomor Gambar, (2) Nama Tokoh, (3) Karakter Tokoh — tulis satu kata atau lebih untuk kolomkarakter. Untuk pertanyaan nomor 3, tulis 1-2 kalimat pendek di bawah tabel.

Kegiatan 2: Aku Bisa Berekspresi! — Tiru Ekspresi Tokoh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau spidol warna untuk menggambar ekspresi
  • Cermin kecil (opsional, bisa disiapkan guru agar murid bisa melihat ekspresi mereka sendiri)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat kembali gambar tokoh dari Kegiatan 1.
  2. Perhatikan ekspresi wajah setiap tokoh (senang, marah, sedih, takut, terkejut).
  3. Pada kotak gambar yang tersedia, gambarlah ekspresi wajahmu sendiri yang sesuai dengan karakter tokoh tersebut (seperti sedang bercermin).
  4. Setelah menggambar, tunjukkan gambarmu kepada teman sebangku dan praktikkan ekspresi itu dengan wajahmu langsung!
  5. Tulis nama ekspresi di bawah setiap kotak gambar.

Pertanyaan:

1. Gambarlah ekspresi wajahmu yang cocok untuk tokoh baik hati di Kotak A. Tulis nama ekspresinya.

Ruang gambar

2. Gambarlah ekspresi wajahmu yang cocok untuk tokoh pemarah di Kotak B. Tulis nama ekspresinya.

Ruang gambar

3. Setelah kamu mempraktikkan ekspresi wajah tadi bersama temanmu, bagaimana perasaanmu? Ceritakan dengan 1-2 kalimat!

4. Menurutmu, mengapa seorang pemain teater perlu bisa membuat ekspresi yang bermacam-macam?

Dua kotak gambar kosong (Kotak A dan Kotak B) berukuran 6×6 cm untuk menggambar ekspresi wajah. Di bawah setiap kotak tersedia satu baris bertuliskan 'Nama ekspresi: ___'. Untuk pertanyaan uraian dan diskusi, tersedia 2-3 baris garis tulis.

Kegiatan 3: Kami Detektif Karakter! — Tebak Siapa Aku?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu bergambar tokoh (disiapkan guru, satu kartu per kelompok)
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama 2-3 teman dalam satu kelompok kecil.
  2. Guru akan memberikan satu kartu bergambar tokoh kepada setiap kelompok (jangan ditunjukkan ke kelompok lain).
  3. Perhatikan gambar tokoh di kartumu: wajahnya, pakaiannya, dan sikapnya.
  4. Satu orang dari kelompokmu akan memperagakan ekspresi wajah tokoh tersebut di depan kelas TANPA berbicara.
  5. Kelompok lain menebak karakter tokoh itu (contoh: 'Dia kelihatan sedih!' atau 'Tokohnya jahat!').
  6. Setelah selesai bermain, jawab pertanyaan di bawah ini bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Tokoh apa yang kelompokmu peragakan tadi? Tuliskan nama dan 2 kata yang menggambarkan karakternya!

2. Saat temanmu memperagakan ekspresi, apakah kelompok lain berhasil menebak karakternya? Beri tanda centang (✓)!

Ruang tabel jawaban

3. Bagian mana yang paling susah saat memperagakan ekspresi tokoh? Mengapa?

Untuk pertanyaan 1: dua baris isian (Nama Tokoh: ___ dan Karakter: ___, ___). Untuk pertanyaan 2: tabel sederhana 2 kolom dengan 3 baris pilihan dan kotak centang. Untuk pertanyaan 3: 3 baris garis tulis.

REFLEKSI

1. Tokoh manakah yang paling kamu ingat hari ini? Apa yang membuat karakter tokoh itu mudah kamu kenali?

2. Ekspresi wajah apa yang paling mudah dan paling susah kamu peragakan? Mengapa?

3. Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menunjukkan perasaan seseorang tanpa menggunakan kata-kata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.