LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 1: Menirukan Peristiwa Sehari-hari melalui Pose Tablo

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Menirukan Peristiwa Sehari-hari melalui Pose Tablo". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 1: Menirukan Peristiwa Sehari-hari melalui Pose Tablo

Seni Teater - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menirukan Peristiwa Sehari-hari melalui Pose Tablo

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenirukan Peristiwa Sehari-hari melalui Pose Tablo
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menirukan peristiwa sehari-hari (misalnya sakit perut, makan, berlari) melalui pose diam dalam permainan tablo.
  2. Murid dapat menceritakan peristiwa yang ditirukan dalam pose tablo menggunakan kosakata sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan dirimu dengan semangat! Hari ini kita akan bermain tablo yang seru.
  • Tablo adalah permainan di mana kita membuat pose diam seperti patung untuk menggambarkan suatu peristiwa.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan urut — dari Kegiatan 1, lalu 2, lalu 3.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang tidak dimengerti.
  • Gunakan pensil warna atau krayon untuk mewarnai dan menggambar jika diminta.
  • Jaga ketenangan saat teman sedang berpose agar kita bisa menebak dengan baik.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Tebak Poseku! 🕵️

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Lembar LKPD dengan gambar pose (disiapkan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar pose di bawah ini.
  2. Setiap gambar menunjukkan seseorang yang sedang melakukan sesuatu.
  3. Tebak: peristiwa apa yang sedang terjadi di setiap gambar?
  4. Tuliskan jawabanmu di kotak yang sudah disediakan.
  5. Setelah selesai, diskusikan bersama temanmu — apakah jawabannya sama?

Pertanyaan:

1. Gambar 1 menunjukkan anak yang memegang perutnya dan wajahnya meringis. Peristiwa apa yang sedang terjadi? Tuliskan jawabanmu.

2. Gambar 2 menunjukkan anak yang duduk, tangan membawa sendok ke mulut, dan mata melihat ke depan. Peristiwa apa yang sedang terjadi? Tuliskan jawabanmu.

3. Gambar 3 menunjukkan anak yang badannya condong ke depan, satu kaki terangkat, dan tangan melambai ke belakang. Peristiwa apa yang sedang terjadi? Tuliskan jawabanmu.

4. Dari ketiga gambar di atas, pose mana yang menurutmu paling mudah ditebak? Mengapa? Ceritakan dengan 1–2 kalimat.

Tulis jawaban di kotak isian yang tersedia di bawah setiap gambar. Untuk nomor 4, tulis 1–2 kalimat di kotak uraian.

Kegiatan 2: Giliranku Berpose! 🧍

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon
  • Lembar LKPD dengan tabel dan kotak gambar kosong

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliran KAMU yang bermain tablo!
  2. Guru akan menyebutkan sebuah peristiwa sehari-hari.
  3. Kamu harus membuat pose diam seperti patung yang menggambarkan peristiwa itu.
  4. Tahan posemu selama gurumu menghitung 1 sampai 5.
  5. Setelah mencoba 3 pose, isilah tabel di bawah ini.
  6. Gambarkan dirimu dalam pose tablo di kolom 'Gambar Poseku' (boleh gambar sederhana seperti orang-orangan).

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan pose tablo yang sudah kamu lakukan. Tabel terdiri dari 3 kolom:

  1. Peristiwa yang Kutirukan,
  2. Bagian Tubuh yang Kugerakkan,
  3. Gambar Poseku.
Ruang tabel jawaban

2. Dari 3 pose yang kamu coba, pose mana yang paling sulit dilakukan? Lingkari jawabanmu: (a) Sakit perut (b) Makan (c) Berlari. Lalu tuliskan: mengapa pose itu terasa sulit?

3. Bayangkan kamu punya satu pose tablo baru selain tiga pose tadi. Peristiwa apa yang ingin kamu tirukan? Gambarlah posemu di kotak yang tersedia.

Ruang gambar

Isi tabel 3 kolom dengan tulisan dan gambar sederhana. Untuk nomor 2, lingkari pilihan dan tulis alasan di bawahnya. Untuk nomor 3, gambar di kotak kosong yang tersedia.

Kegiatan 3: Aku Bisa Bercerita! 💬

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah hebat bermain tablo!
  2. Sekarang saatnya bercerita tentang pose yang sudah kamu buat.
  3. Pilih SATU pose tablo favoritmu dari Kegiatan 2.
  4. Ceritakan pose itu kepada temanmu dengan kata-katamu sendiri.
  5. Setelah bercerita, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  6. Gunakan kata-kata yang kamu ketahui sehari-hari — tidak perlu kata yang susah!

Pertanyaan:

1. Pose tablo favoritku adalah pose ... (tuliskan nama peristiwanya).

2. Ceritakan posemu dengan melengkapi kalimat berikut:
'Dalam poseku, aku menggambarkan peristiwa ______. Aku menggerakkan ______ dan wajahku terlihat ______. Peristiwa ini biasanya terjadi ketika ______.'

3. Diskusi dengan temanmu: Pernahkah kamu mengalami peristiwa seperti yang kamu tirukan tadi? Ceritakan pengalamanmu kepada teman, lalu tuliskan 1–2 kalimat di bawah ini.

4. Menurut kamu, mengapa tablo menggunakan pose DIAM (tidak bergerak)? Apa yang membuat tablo berbeda dari menari atau drama biasa? Tuliskan jawabanmu.

Isi isian singkat untuk nomor 1. Lengkapi kalimat rumpang untuk nomor 2. Tulis 1–2 kalimat untuk nomor 3 dan 4 di kotak uraian masing-masing.

REFLEKSI

1. Peristiwa sehari-hari apa yang paling berkesan saat kamu mainkan dalam pose tablo hari ini? Mengapa peristiwa itu mudah atau susah untuk kamu tirukan?

2. Bagaimana perasaanmu saat berpose diam seperti patung di depan teman-teman? Apakah kamu merasa senang, gugup, atau yang lain?

3. Setelah bermain tablo hari ini, apa satu hal baru yang kamu pelajari tentang cara tubuhmu bisa bercerita tanpa suara?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.