LKPDPertemuan 5Bab 1Fase ASemester 1

LKPD Seni Teater Kelas 1: Menceritakan Tokoh dan Kejadian Karya Pertunjukan yang Ditonton dengan Kosakata Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Teater kelas 1 dengan topik "Menceritakan Tokoh dan Kejadian Karya Pertunjukan yang Ditonton dengan Kosakata Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Teater Kelas 1: Menceritakan Tokoh dan Kejadian Karya Pertunjukan yang Ditonton dengan Kosakata Sehari-hari

Seni Teater - Kelas 1

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menceritakan Tokoh dan Kejadian Karya Pertunjukan yang Ditonton dengan Kosakata Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenceritakan Tokoh dan Kejadian Karya Pertunjukan yang Ditonton dengan Kosakata Sehari-hari
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menceritakan sebuah karya pertunjukan yang ditonton dengan kosakata sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Duduk dengan tenang dan tontonlah rekaman pertunjukan teater/dongeng boneka yang diputar oleh guru.
  • Ingatlah siapa saja tokoh yang ada di atas panggung dan peristiwa yang terjadi.
  • Gunakan kata-kata sehari-hari yang biasa kamu pakai di rumah atau sekolah untuk menceritakannya.
  • Bila kamu belum lancar menulis, kamu boleh menceritakan jawabanmu secara lisan kepada guru atau teman sekelompokmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Tokoh dalam Pertunjukan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Video pertunjukan dongeng/teater anak
  • Pensil
  • Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali tokoh/pemain yang baru saja kamu lihat dalam pertunjukan teater.
  2. Sebutkan siapa saja tokohnya dan apa ciri yang paling kamu ingat menggunakan kata-kata sehari-hari.

Pertanyaan:

1. Siapa nama tokoh yang paling kamu sukai di pertunjukan tadi? Mengapa kamu menyukai tokoh itu?

2. Ceritakan tokoh lain yang ada dalam pertunjukan tersebut! Seperti apa orang atau hewan itu di panggung?

Kotak isian bergaris dua baris untuk menuliskan nama tokoh dan ceritanya, atau gambar wajah tokoh di lingkaran yang tersedia lalu ceritakan secara lisan.

Kegiatan 2: Menceritakan Urutan Kejadian Cerita

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan apa yang terjadi dari awal sampai pertunjukan selesai.
  2. Ceritakan kembali apa yang terjadi pada bagian awal, tengah, dan akhir dengan bahasamu sendiri.

Pertanyaan:

1. Apa kejadian yang terjadi pada awal pertunjukan?

2. Apa masalah atau kejadian ramai yang terjadi di tengah pertunjukan?

3. Bagaimana pertunjukan itu berakhir?

Tiga kotak berseri (Kotak 1: Kejadian Awal, Kotak 2: Kejadian Tengah, Kotak 3: Kejadian Akhir) yang dapat diisi tulisan sederhana atau gambar adegan yang kemudian diceritakan secara lisan.

Kegiatan 3: Berbagi Cerita Pertunjukan kepada Teman

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar pengamatan teman sebaya sederhana berformat gambar senyum

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Ceritakan secara lisan seluruh cerita pertunjukan yang sudah kamu tonton tadi kepada temanmu dari awal sampai akhir memakai kata-kata sehari-hari.
  3. Dengarkan cerita temanmu secara bergantian.
  4. Lakukan refleksi bersama guru di akhir pertemuan.

Pertanyaan:

1. Ceritakan kembali pertunjukan yang kamu tonton kepada teman sebangkumu: sebutkan siapa tokohnya dan apa saja kejadian seru yang terjadi di panggung!

Tabel centang pengamatan pasangan (Temanku menceritakan tokoh: Ya/Belum; Temanku menceritakan kejadian: Ya/Belum).

REFLEKSI

1. Bagian cerita pertunjukan mana yang paling mudah kamu ceritakan kepada teman?

2. Kata-kata apa yang paling sering kamu pakai saat menceritakan tokoh tadi?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menceritakan pertunjukan panggung itu kepada temanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.