LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Seni Tari Kelas 9: Membuat Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tari Tradisi dengan Penerapan Desain Lantai

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Tari kelas 9 dengan topik "Membuat Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tari Tradisi dengan Penerapan Desain Lantai".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Tari Kelas 9: Membuat Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tari Tradisi dengan Penerapan Desain Lantai

Seni Tari - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Tari — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Membuat Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tari Tradisi dengan Penerapan Desain Lantai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMembuat Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tari Tradisi dengan Penerapan Desain Lantai
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat gerak tari kreasi berdasarkan jenis dan fungsi dari tari tradisi dengan menerapkan desain lantai dan level

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang secara aktif dan saling menghargai.
  • Pahami setiap instruksi pada lembar kerja untuk mengeksplorasi dan membuat ragam gerak tari kreasi.
  • Gunakan ruang kelas atau area tari secara aman saat melakukan gerak, perpindahan lintasan (desain lantai), dan perubahan ketinggian tubuh (level).

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Gagasan Gerak Tari Kreasi Berdasarkan Jenis dan Fungsi Tradisi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku catatan/LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok untuk menentukan 1 tari tradisi sebagai sumber inspirasi beserta jenis penyajiannya (tari tunggal, berpasangan, atau kelompok) dan fungsinya (upacara ritual, hiburan/pergaulan, atau pertunjukan).
  2. Buatlah deskripsi 2 motif gerak kreasi baru yang dikembangkan dari pijakan tradisi tersebut dengan mencantumkan rencana level gerak (rendah, sedang, atau tinggi) dan bentuk pola lantai awal.

Pertanyaan:

1. Isilah rancangan pembuatan gerak tari kreasi kelompokmu ke dalam format tabel perencanaan yang mencakup: Nama Tari Tradisi Acuan, Jenis Tari, Fungsi Tari, Deskripsi Rancangan Gerak 1 (termasuk level), dan Deskripsi Rancangan Gerak 2 (termasuk level)!

Ruang tabel jawaban

Tabel 5 baris isian: (1) Tari Tradisi Acuan & Daerah Asal, (2) Jenis Tari (tunggal/berpasangan/kelompok), (3) Fungsi Tari Tradisi (upacara/hiburan/pertunjukan), (4) Rancangan Gerak Kreasi 1 (tuliskan nama gerak, detail gerak tubuh, dan level: rendah/sedang/tinggi), (5) Rancangan Gerak Kreasi 2 (tuliskan nama gerak, detail gerak tubuh, dan level: rendah/sedang/tinggi).

Kegiatan 2: Eksplorasi Pembuatan Desain Lantai dan Penerapan Level Tubuh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan rancangan gerak dari Kegiatan 1 menjadi sebuah rangkaian komposisi gerak tari kreasi kelompok.
  2. Buat dan gambarkan 2 desain denah lantai (garis lurus/diagonal/lingkaran/zig-zag) yang dilalui penari saat menghubungkan gerak pertama dan kedua.
  3. Tentukan penerapan variasi level tubuh (rendah: bertumpu di lantai/duduk/rebah; sedang: posisi berdiri normal/kaki ditekuk; tinggi: meloncat/jinjit/melayang) pada setiap perpindahan desain lantai tersebut.

Pertanyaan:

1. Gambarkan denah Formasi 1 (Desain Lantai Gerak

  1. dan Formasi 2 (Desain Lantai Gerak
  2. menggunakan simbol titik/lingkaran posisi penari beserta tanda panah arah pergeseran penari!
Ruang gambar

2. Jelaskan bagaimana level gerak (rendah, sedang, atau tinggi) diterapkan oleh masing-masing posisi penari saat berada di Formasi 1 dan Formasi 2!

Kotak gambar denah berpetak (Area Formasi 1 dan Area Formasi 2 dengan legenda simbol penari dan arah panah), diikuti ruang garis berbaris 4-5 baris untuk menuliskan deskripsi penerapan level gerak.

Kegiatan 3: Mempraktikkan dan Memadukan Rangkaian Gerak Tari Kreasi Berdesain Lantai dan Level

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang gerak yang lapang
  • Pemutar audio/iringan ritmis hitungan (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Satukan hasil rancangan gerak, denah desain lantai, dan level menjadi satu rangkaian kesatuan gerak tari kreasi utuh minimal 2 x 8 hitungan.
  2. Lakukan praktik eksplorasi gerak tersebut secara langsung bersama kelompok di area yang telah disediakan.
  3. Tuliskan susunan urutan hitungan gerak kelompokmu dan mintalah kelompok lain atau guru memberikan paraf checklist ketercapaian aspek pembuatan gerak, pola lantai, dan variasi level.

Pertanyaan:

1. Tuliskan susunan sekuens gerak kreasi kelompokmu berdasarkan hitungan (Hitungan 1-8 pertama dan Hitungan 1-8 kedua) yang mencantumkan nama gerak, desain lantai yang dibentuk, dan level yang digunakan!

Ruang tabel jawaban

Tabel sekuens gerak 4 kolom: Kolom 1 (Hitungan: 1-8 ke-1 dan 1-8 ke-2), Kolom 2 (Deskripsi Gerak Kreasi Tradisi), Kolom 3 (Desain Lantai/Lintasan), Kolom 4 (Penerapan Level Tubuh). Bagian bawah dilengkapi lembar ceklis verifikasi keterlaksanaan praktik (Ada/Sesuai/Perlu Latihan).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pembuatan gerak tari kreasi dengan desain lantai dan level tadi yang paling menantang untuk diselaraskan bersama kelompokmu?

2. Bagaimana penggabungan level (rendah, sedang, tinggi) dan desain lantai membuat gerak tari tradisi yang kamu kreasikan terlihat lebih dinamis dan menarik?

3. Apa yang akan kamu kembangkan lebih lanjut jika diberi kesempatan menambah durasi atau ragam gerak kreasi pada pertemuan berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.