LKPDPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Tari Kelas 9: Mengelompokkan Jenis, Fungsi, dan Nilai Tari Tradisi Berdasarkan Latar Belakang Budaya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Tari kelas 9 dengan topik "Mengelompokkan Jenis, Fungsi, dan Nilai Tari Tradisi Berdasarkan Latar Belakang Budaya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Tari Kelas 9: Mengelompokkan Jenis, Fungsi, dan Nilai Tari Tradisi Berdasarkan Latar Belakang Budaya

Seni Tari - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Tari — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengelompokkan Jenis, Fungsi, dan Nilai Tari Tradisi Berdasarkan Latar Belakang Budaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase Fase D / Kelas 9
TopikMengelompokkan Jenis, Fungsi, dan Nilai Tari Tradisi Berdasarkan Latar Belakang Budaya
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengelompokkan jenis, fungsi, dan nilai tari tradisi berdasarkan latar belakang budaya dalam penyusunan konsep kreasi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa dan cermati setiap instruksi kerja sebelum mengerjakan LKPD.
  • Bekerjalah bersama kelompokmu secara aktif, saling menghargai pendapat, dan teliti.
  • Gunakan sumber belajar yang tersedia untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan data tari tradisi secara tepat.
  • Isilah jawaban langsung pada format tabel dan ruang yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengelompokkan Tari Tradisi Berdasarkan Jenis dan Latar Belakang Budayanya

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Seni Budaya / Seni Tari Kelas 9
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati daftar nama tari tradisi Indonesia berikut: Tari Bedhaya Ketawang (Jawa Tengah), Tari Saman (Aceh), Tari Gandrung (Banyuwangi), Tari Rejang (Bali), Tari Tayub (Jawa Tengah/Timur), dan Tari Pendet (Bali).
  2. Kelompokkan keenam tari tersebut ke dalam kategori Jenis Tari (Tari Upacara / Ritual, Tari Pergaulan / Hiburan, atau Tari Pertunjukan / Klasik Istana) berdasarkan latar belakang budayanya.
  3. Tuliskan hasil pengelompokanmu ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan 6 tarian tradisi di atas (Bedhaya Ketawang, Saman, Gandrung, Rejang, Tayub, Pendet) ke dalam 3 kolom kategori jenis tari yang tepat berdasarkan latar belakang budayanya!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tari Upacara/Ritual), Kolom 2 (Tari Pergaulan/Hiburan), Kolom 3 (Tari Pertunjukan/Klasik). Tuliskan nama-nama tari sesuai kelompoknya di baris yang tersedia.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Mengelompokkan Fungsi dan Latar Belakang Budaya Tari Tradisi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar bacaan deskripsi tari
  • Buku catatan
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati narasi profil budaya dari 4 tarian tradisi: (A) Tari Piring (Minangkabau - ucapan syukur panen & perayaan), (B) Tari Tor-Tor (Batak Toba - upacara adat kematian/perkawinan & penyampaian doa spiritual), (C) Tari Jaipong (Jawa Barat - hiburan sosial masyarakat & ajang silaturahmi), (D) Tari Sanghyang Dedari (Bali - ritual penolak bala/pembersihan desa).
  2. Lakukan pengelompokan fungsi tari berdasarkan latar belakang sosial-budaya masyarakat pemiliknya dengan melengkapi tabel klasifikasi fungsi.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan keempat tarian (Tari Piring, Tari Tor-Tor, Tari Jaipong, Tari Sanghyang Dedari) berdasarkan fungsi utamanya dalam latar belakang budaya masyarakatnya (Fungsi Upacara Keagamaan/Magis, Fungsi Adat/Kekerabatan, Fungsi Hiburan/Sosial, Fungsi Ungkapan Syukur/Perayaan)!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris klasifikasi: Baris 1 (Fungsi Ritual/Magis), Baris 2 (Fungsi Adat/Kekerabatan), Baris 3 (Fungsi Hiburan/Pergaulan), Baris 4 (Fungsi Syukur/Perayaan). Isi dengan Nama Tari dan Alasan Budaya Singkat.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Mengelompokkan Nilai-Nilai Tari Tradisi untuk Penyusunan Konsep Kreasi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format LKPD Kegiatan 3
  • Kamus istilah seni tari / catatan materi guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam merancang konsep tari kreasi yang berpijak pada tradisi, penata tari mengidentifikasi nilai tari: Nilai Religius/Spiritual, Nilai Kebersamaan/Gotong Royong, dan Nilai Patriotik/Kepahlawanan.
  2. Tersedia 6 contoh tari tradisi: (1) Tari Saman, (2) Tari Seudati, (3) Tari Kecak, (4) Tari Kuda Lumping/Jathilan, (5) Tari Anoman Obong (fragmen Wayang Wong), (6) Tari Zapin.
  3. Diskusikan dalam kelompok dan kelompokkan tari-tari tersebut berdasarkan dominasi nilai budaya yang dikandungnya sebagai modal gagasan konsep kreasi!
  4. Lengkapi pula kegiatan ini dengan mengisi refleksi pembelajaran bersama kelompok sebelum penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan keenam tarian tradisi tersebut ke dalam 3 kategori nilai budaya tari (Nilai Religius/Spiritual, Nilai Kebersamaan/Gotong Royong, Nilai Heroik/Kepahlawanan) dalam rangka penentuan pijakan ide kreasi!

2. Berdasarkan pengelompokan nilai di atas, pilihlah salah satu kelompok nilai (Religius, Kebersamaan, atau Kepahlawanan) dan tentukan 2 tarian di dalamnya yang paling cocok dijadikan rujukan utama dalam penyusunan konsep tema kreasi tari baru! Sebutkan alasannya berdasarkan latar belakang budayanya.

Format isian terstruktur: Bagian A (Pengelompokan 3 nilai tari tradisi), Bagian B (Pemilihan kelompok nilai beserta nama 2 tarian rujukan dan alasan latar belakang budayanya minimal 2 kalimat).

REFLEKSI

1. Bagaimana pengelompokan jenis, fungsi, dan nilai tari tradisi membantumu mengenali kekayaan latar belakang budaya nusantara?

2. Kategori nilai tari tradisi manakah (spiritual, kebersamaan, atau kepahlawanan) yang menurutmu paling menarik untuk dijadikan inspirasi karya tari kreasi? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.