LKPDPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Tari Kelas 8: Mengamati Latar Belakang Tari Tradisi dalam Konteks Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Tari kelas 8 dengan topik "Mengamati Latar Belakang Tari Tradisi dalam Konteks Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Tari Kelas 8: Mengamati Latar Belakang Tari Tradisi dalam Konteks Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat

Seni Tari - Kelas 8

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Tari — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengamati Latar Belakang Tari Tradisi dalam Konteks Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengamati Latar Belakang Tari Tradisi dalam Konteks Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati latar belakang tari dalam konteks budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan teks stimulus pengamatan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri atau bersama rekan kelompok sesuai arahan pada setiap kegiatan.
  • Fokuskan perhatianmu pada pengamatan unsur-unsur latar belakang budaya (kehidupan masyarakat, lingkungan alam, dan tradisi setempat) yang tampak dalam tari tradisi.
  • Tuliskan hasil pengamatanmu secara jujur, cermat, dan rapi pada format yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan 1: Mengamati Jejak Kehidupan Masyarakat Agraris pada Tari Tradisi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks deskripsi pengamatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks deskripsi pengamatan Tari Pakarena dan Tari Jaipong/Tari Tani berikut:
  2. Teks Stimulus: Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan mencerminkan filosofi hidup masyarakat yang menghormati perempuan dan kelembutan budi pekerti, sedangkan tari bernuansa agraris (seperti Tari Tani/Jaipong gaya ketuk tilu di Jawa Barat) memperlihatkan gerak-gerak yang meniru aktivitas bercocok tanam, gotong royong, dan kegembiraan menuai padi di sawah.
  3. Amati unsur-unsur latar belakang budaya yang tampak dalam deskripsi tersebut.
  4. Isilah tabel pengamatan untuk mencatat keterkaitan antara tari tradisi dan latar belakang kehidupan masyarakatnya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks pengamatan, amati dan sebutkan 2 aspek latar belakang kehidupan masyarakat yang tampak memengaruhi gerak dan suasana tari agraris!

2. Lengkapi tabel pengamatan berikut untuk mencatat hasil pengamatanmu terhadap latar belakang budaya kedua tarian tersebut!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nama Tari Tradisi), Kolom 2 (Unsur Budaya/Kehidupan Masyarakat yang Diamati), Kolom 3 (Tanda Pengamatan pada Tari). Baris 1: Tari Pakarena; Baris 2: Tari Bertema Agraris.

Kegiatan 2: Pengamatan 2: Mengamati Pengaruh Lingkungan Alam terhadap Tari Tradisi Pesisir dan Pedalaman

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks kasus lingkungan
  • Foto/ilustrasi tari pesisir dan pedalaman
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus perbandingan dua video/deskripsi visual tari tradisi berikut:
  2. Deskripsi A (Tari Pesisir - Misal: Tari Piring/Tari Nelayan): Gerakan lincah, dinamis, berirama cepat, mencerminkan deburan ombak dan ketangkasan warga di wilayah pantai/laut.
  3. Deskripsi B (Tari Pedalaman/Pegunungan - Misal: Tari Rantak atau Tari Tor-Tor): Gerakan menjejak bumi secara mantap, ritme teratur dan khidmat, mencerminkan hubungan masyarakat dengan tanah leluhur dan perbukitan.
  4. Amati hubungan antara kondisi lingkungan alam setempat dengan karakteristik tari yang berkembang.
  5. Diskusikan bersama teman sebangku dan tuliskan temuan pengamatanmu pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Amatilah perbedaan latar belakang kondisi lingkungan alam pada Tari Tradisi Pesisir dan Tari Tradisi Pedalaman/Pegunungan!

2. Berdasarkan pengamatanmu terhadap ciri gerak dan latar belakangnya, cocokkan Tari Pesisir dan Tari Pedalaman dengan unsur lingkungan yang melatarbelakanginya!

Tuliskan jawaban dalam format uraian singkat 2-3 kalimat untuk nomor 1, dan format pasangan/daftar untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Pengamatan 3: Menelusuri Latar Belakang Tari Tradisi di Daerah Sendiri/Nusantara

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Seni Tari Kelas 8
  • Lembar Kartu Pengamatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu tari tradisi daerah setempat atau daerah di Nusantara yang kamu ketahui/pernah kamu amati secara langsung atau lewat media.
  2. Lakukan pengamatan terarah terhadap latar belakang budayanya dengan mengisi kartu pengamatan tari tradisi.
  3. Identifikasi peristiwa budaya atau lingkungan kehidupan yang menjadi asal-usul keberadaan tari tersebut.
  4. Tuliskan catatan hasil pengamatanmu secara ringkas dan lugas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama tari tradisi yang kamu amati beserta daerah asalnya, lalu jelaskan latar belakang tradisi atau peristiwa budaya yang mendasari tarian tersebut!

2. Berdasarkan pengamatanmu, sebutkan satu bukti benda/properti/tata busana pada tarian tersebut yang memperlihatkan latar belakang kehidupan masyarakatnya!

Format Kartu Pengamatan: Identitas Tari (Nama & Asal Daerah), Uraian Latar Belakang Budaya (3-4 baris), dan Bukti Unsur Visual Budaya (1-2 baris).

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu temukan saat mengamati hubungan antara tari tradisi dengan lingkungan dan cara hidup masyarakatnya?

2. Bagian mana dari pengamatan tari tradisi tadi yang paling membantumu memahami bahwa tari lahir dari budaya masyarakat, bukan sekadar gerakan fisik semata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.