LKPD Seni Tari Kelas 5: Mengamati Desain Kelompok pada Tari Jepin Selendang
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 5 dengan topik "Mengamati Desain Kelompok pada Tari Jepin Selendang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Tari Kelas 5: Mengamati Desain Kelompok pada Tari Jepin Selendang
Seni Tari - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Tari — Kelas 5 (Fase C) Topik: Mengamati Desain Kelompok pada Tari Jepin Selendang INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mari Berkenalan dengan Desain Kelompok!Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. UNISON (Serempak) adalah desain kelompok di mana semua penari melakukan gerakan yang sama pada waktu yang sama dengan pola lantai yang seragam. Menurutmu, kapan kita menggunakan formasi serempak dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 contoh! 2. BALANCE (Berimbang) adalah desain kelompok di mana penari dibagi menjadi dua kelompok yang saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan visual. Gambarlah dalam kotak di bawah ini sebuah contoh pola balance sederhana menggunakan tanda O untuk penari! Ruang gambar 3. ALTERNATE (Selang-seling) adalah desain kelompok di mana penari melakukan gerakan berbeda secara bergantian, menciptakan efek dinamis. Bayangkan kamu dan temanmu sedang bertepuk tangan bergantian. Tuliskan, apa yang menarik dari pola selang-seling ini? Tulis jawaban nomor 1 dan 3 dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat). Untuk nomor 2, gambar pola dalam kotak kosong yang disediakan menggunakan simbol O untuk penari. Kegiatan 2: Detektif Desain Kelompok: Mengamati Tari Jepin SelendangEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan video Tari Jepin Selendang yang kamu tonton! Ruang tabel jawaban Isi tabel dengan 4 kolom: (1) No., (2) Jenis Desain Kelompok (Unison/Balance/Alternate), (3) Alasanmu (minimal 2 kalimat), (4) Gambar posisi penari (gunakan simbol seperti O, △, □ untuk menggambarkan posisi dan jumlah penari). Buat minimal 3 baris untuk 3 jenis desain kelompok yang berbeda. Kegiatan 3: Presentasi Kelompok: Berbagi Temuan DesainEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah catatan persiapan presentasi kelompokmu: (a) Siapa yang akan menjadi presenter? (b) Poin-poin penting apa yang akan disampaikan? (c) Bagaimana cara menjelaskan gambar desain kelompok kalian? 2. Setelah mendengarkan presentasi kelompok lain, tuliskan satu hal baru atau menarik yang kamu pelajari tentang desain kelompok dalam Tari Jepin Selendang! 3. Berdasarkan semua presentasi, diskusikan dalam kelompok: Mengapa desain kelompok penting dalam sebuah tarian tradisi? Tuliskan kesimpulan kelompokmu! Untuk nomor 1 dan 2, tulis dalam bentuk poin-poin atau paragraf singkat (5-7 kalimat). Untuk nomor 3, tulis kesimpulan kelompok dalam bentuk paragraf (minimal 5 kalimat) yang menunjukkan hasil diskusi bersama. REFLEKSI1. Apa yang paling menarik bagimu saat mengamati desain kelompok dalam Tari Jepin Selendang? Mengapa? 2. Menurutmu, desain kelompok mana (unison, balance, atau alternate) yang paling sulit dilakukan oleh para penari? Jelaskan alasanmu! 3. Bagaimana kamu bisa menerapkan konsep desain kelompok dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat kerja kelompok di kelas atau kegiatan ekstrakurikuler? 4. Setelah belajar hari ini, apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang tari tradisi Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.